Edition 166/XV/2014
 Search    Edition
Redaksi
 
Select Edition     

 

DOKUMENTASI TESIS

MODEL EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SMA

Upaya untuk mengevaluasi hasil belajar bahasa Inggris selama ini telah dilaksanakan tetapi proses pembelajaran bahasa Inggris belum dievaluasi secara keseluruhan. Hasil pembelajaran bahasa Inggris dievaluasi secara terpisah dengan evaluasi proses pembelajaran bahasa Inggris selama ini sehingga penyebab atau hambatan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam mengelola aktivitas pembelajaran di dalam kelas belum terungkap secara keseluruhan. Karena itu, proses dan output pembelajaran bahasa Inggris sangat perlu dievaluasi dalam satu kesatuan. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah model evaluasi pembelajaran yang dapat memberikan informasi bagi pimpinan sekolah dan guru bahasa Inggris, baik dari segi isi, cakupan, format maupun waktu penyampaian serta bermanfaat bagi pembelajaran bahasa Inggris di jenjang SMA.

Oleh:
SUHURI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2008

KONTRIBUSI MOTIVASI DAN IKLIM KOMUNIKASI KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN

Penelitian ini dilatarbelakangi tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya, maka perlu motivasi dan iklim komunikasi kelas. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan motivasi, iklim komunikasi dalam kelas, dan hasil belajar peserta didik. Sedangkan tujuan khusus yang hendak dicapai dalam penulisan makalah ini adalah ingin mendeskripsikan kontribusi motivasi dan iklim komuniksi kelas terhadap mutu hasil belajar kimia pada peserta didik SMA Negeri 1 Jogonalan Klaten
Populasi sebanyak 450 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak 210 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu motivasi (X1), iklim komunikasi kelas (X2), dan hasil belajar kimia (Y). Uji instrumen validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji F, dan uji t.

Oleh :
SRI SUPENI KAPTI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

KONTRIBUSI BUDAYA MASYARAKAT DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 1 KARANGNONGKO KLATEN

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi nyata budaya masyarakat, pergaulan teman sebaya, dan perilaku sosial siswa SMA Negeri 1 Karangnongko Kabupaten Klaten. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan tentang budaya masyarakat, pergaulan teman sebaya, dan perilaku sosial siswa. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini ingin mendeskripsikan tentang kontribusi budaya masyarakat terhadap perilaku sosial siswa, kontribusi pergaulan teman sebaya terhadap perilaku sosial siswa, dan kontribusi budaya masyarakat dan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku sosial siswa di SMA Negeri 1 Karangnongko Klaten
Populasi sebanyak 570 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak 240 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu budaya masyarakat (X1), pergaulan teman sebaya, (X2), dan perilaku sosial siswa (Y). Uji instrumen validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas dengan rumus Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji F, dan uji t.

Oleh :
SAMSUDI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

POLA PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 CAWAS KABUPATEN KLATEN

Penelitian ini dilatarbelakangi pengambilan keputusan kepala sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan dan pencapaian tujuan pendidikan sekolah, sehingga apabila pengambilan keputusan kepala sekolah baik maka kemajuan sekolah akan tercapai. Tujuan umum penelitian ingin mendeskripsikan pola pengambilan keputusan kepala sekolah. Sedangkan tujuan khususnya ingin mendeskripsikan pola pengambilan keputusan tentang input, proses, dan output dalam sistem pendidikan.
Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif.


Oleh :
PRIYANTA
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

KONTRIBUSI FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA SISWA SMA NEGERI 1 KARANGNONGKO KABUPATEN KLATEN

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Fasilitas belajar dan motivasi berprestasi serta hasil belajar kimia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan tentang fasilitas belajar, motivasi berprestasi, dan hasil belajar kimia pada siswa SMA Negeri 1 Karangnongko Klaten. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan seberapa besar kontribusi fasilitas belajar dan motivasi berprestasi terhadap dan hasil belajar kimia pada siswa SMA Negeri 1 Karangnongko Klaten
Populasi sebanyak 570 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak 240 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu fasilitas belajar (X1), motivasi berprestasi (X2), dan hasil belajar kimia (Y). Uji instrumen validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji F, dan uji t.

Oleh :
PRANTIYA
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT MELALUI LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN (LMDH) (Suatu Kajian Penguatan Kapasitas LMDH dan Peningkatan Efektivitas PHBM di Desa Glandang, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang)

Untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945, berbagai program pengembangan masyarakat di Desa Glandang telah di lakukan oleh pemerintah, yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat melalui berbagai pendekatan partisipatif. Pada era pembangunan masa lalu proses pengembangan masyarakat mulai dari tahap identifikasi masalah dan kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan dan monitoring serta evaluasi program dilakukan oleh pemerintah dengan orientasi pada hasil atau produksi (production centered development) tanpa melibatkan masyarakat, sehingga telah mengakibatkan kerusakan terhadap sumberdaya alam yang mengancam keberlanjutan pembangunan itu sendiri serta mengabaikan aspek-aspek pemerataan dan keadilan sosial bagi masyarakat, sehingga menimbulkan persoalan-persoalan bagi masyarakat, seperti kemiskinan dan ketimpangan struktur sosial yang tajam antara lapisan masyarakat bawah yang semakin miskin dan termarjinalkan dengan lapisan masyarakat atas yang semakin kaya. Tetapi dengan diberlakukannya otonomi daerah pada semua tahap pengembangan masyarakat sekarang diserahkan pada masyarakat dengan paradigma pembangunan yang berorientasi pada pembangunan manusia seutuhnya dan masyarakat keseluruhan (people centered development), sedangkan pihak pemerintah berfungsi memfasilitasi terciptanya lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menggali inisiatif dan partisipasi masyarakat lokal serta memelihara dan menjaga kelestarian sumberdaya alam sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan (sustainable development).


Oleh:
PAMBUDIARTO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MENCARI INFORMASI DALAM PENINGKATAN KEMANDIRIAN KEMAMPUAN BERAPRESIASI DI SMA NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN

Penelitian ini dilatarbelakangi Pembelajaran berbasis informasi belum dikembangkan pada sekolah secara konvensional. Tujuan umum yang hendak dicapai adalah ingin mendeskripsikan pembelajaran berbasis mencari informasi. Sedangkan tujuan khusus ingin mendeskripsikan model implementasi pembelajaran berbasis mencari informasi yang mengarah pada peningkatan kemandirian kemampuan berapresiasi, dan mendeskripsikan kondisi pengalaman pola hidup dan prestasi akademik siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia dari pelaksanaan pembelajaran berbasis mencari informasi di SMA Negeri 1 Jogonalan.
Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi.
Hasil penelitian, Implementasi pembelajaran berbasis mencari informasi adalah pembelajaran yang menugaskan pada siswa untuk aktif memperoleh pengalaman belajar sendiri dari sumber-sumber belajar yang telah ditetapkan, seperti internet, surat kabar/ majalah, dan sebagainya. Prestasi akademik melalui pembelajaran berbasis mencari informasi dapat membantu meningkatkan prestasi siswa menjadikan siswa lebih aktif dan semangat dalam belajarnya dan juga meningkatkan kemampuan mengajar guru. Karena keterbatasan, hendaknya peneliti berikutnya untuk menindaklanjuti dan mengembangkan penelitian ini yang lebih mendalam sesuai pokok permasalahan yang belum dikaji.

Oleh :
MARIA SUGIHARYANI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

KINERJA KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI I KLATEN DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja kepala sekolah dalam implementasi manajemen berbasis sekolah, terutama terkait dengan pemberdayaan kinerja guru, pengelolaan sarana prasarana, dan anggaran pendidikan. Tujuan umum yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan tentang kinerja kepala sekolah dalam manajemen berbasis sekolah, dan tujuan khusus ingin mendiskripsikan kinerja kepala sekolah dalam pemberdayaan guru. pengelolaan sarana prasarana, dan pengelolaan dana pendidikan
Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan beberapa guru SMP Negeri 1 Klaten. Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi.

Oleh :
MARDOYO
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKANN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI KERJA APARATUR DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN (STUDI KASUS DI KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH)

Penelitian yang berjudul Strategi Peningkatan Motivasi Kerja Aparatur dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Studi Kasus di Kecamatan Singkawang Tengah ini meneliti tentang bagaimana strategi peningkatan motivasi kerja pegawai dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Singkawang Tengah Pemerintah Kota Singkawang.
Dengan menggunakan teknik dan alat pengumpul data melalui wawancara dan observasi memperoleh hasil bahwa strategi yang dipergunakan oleh Camat Singkawang Tengah dalam memotivasi pegawai adalah dengan partisipasi, komunikasi, pengakuan, pendelegasian wewenang, dan perhatian timbal balik. Kenyataannya di lapangan, strategi yang diterapkan masih belum dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai. Keadaan ini disebabkan karena strategi yang diterapkan belum maksimal dan menyeluruh kepada seluruh pegawai. Hal ini berdasarkan data dan fakta yang ditemui di lokasi penelitian. Untuk itu sebagai pimpinan organisasi di Kecamatan, camat hendaknya dapat menerapkan pendekatan-pendekatan yang disederhanakan, metode-metode, serta model dari motivasi secara maksimal. Strategi ini dilakukan karena setiap pegawai tidak bisa menerima beberapa model yang diterapkan. Pelaksanaan strategi ini, dengan tidak mengabaikan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di Kecamatan Singkawang Tengah.

Oleh
H A K I M I
PROGRAM MAGISTER ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2007

PENGEMBANGAN SILABUS DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 KLATEN

Penelitian ini dilatarbelakangi pengembangan silabus dan penilaian hasil belajar siswa. Pentingnya silabus merupakan esensi dari kurikulum. Tujuan umum penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi kurikulum di SMA Negeri 1 Klaten. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang aspek-aspek pengembangan silabus dan aspek-aspek penilaian hasil belajar matematika di SMA Negeri 1 Klaten. Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru SMA Negeri 1 Klaten yang diwakili oleh beberapa guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi.

Oleh :
EKO TUNGGAL BASUKI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

DAMPAK INDUSTRIALISASI PERTANIAN TERHADAP KINERJA SEKTOR PERTANIAN DAN KEMISKINAN PERDESAAN : MODEL CGE RECURSIVE DYNAMIC

Industrialisasi pertanian dapat ditempuh melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan dari sisi penawaran (supply) dan dari sisi permintaan (demand). Dari sisi supply, industrialisasi pertanian dapat dilakukan melalui peningkatan pro-duktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak peningkatan produk-tivitas industri pertanian (agroindustri) terhadap kinerja ekonomi sektoral, ekonomi makro, pendapatan rumah tangga dan kemiskinan perdesaan. Dampak yang sama juga dianalisis jika peningkatan produktivitas agroindustri diikuti oleh peningkatan produktivitas sektor pertanian dan lembaga keuangan.

Oleh:
DWI HARYONO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

STUDI TENTANG KEPUASAN SISWA DITINJAU DARI UNJUK KERJA GURU, FASILITAS PEMBELAJARAN DAN KESELAMATAN KERJA SISWA DI SMK NEGERI 1 NGAWEN GUNUNGKIDUL

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh unjuk kerja guru, fasilitas pembelajaran, dan keselematan kerja yang berdampak pada kepuasan siswa. Tujuan umum penelitian ini ingin mendeskripsikan unjuk kerja guru, fasilitas pembelajaran, dan keselematan kerja yang berdampak pada kepuasan siswa. Sedangkan tujuan khususnya untuk mendeskripsikan kepuasan siswa ditinjau dari unjuk kerja guru, fasilitas pembelajaran dan keselamatan kerja siswa.
Populasi sebanyak 390 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak 190 guru. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu unjuk kerja guru (X1), fasilitas pembelajaran (X2), keselamatan kerja (X3), dan kepuasan siswa (Y). Uji instrumen validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan rumus normalitas, linieritas, Multikollinearitas, regresi linier berganda, uji F, dan uji t.

Oleh:
AGUS SANTOSO
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008

 


DAMPAK KEBIJAKAN MIGRASI TERHADAP PASAR KERJA DAN PEREKONOMIAN INDONESIA

Masalah migrasi internal dan internasional hingga saat ini terus dihadapi pemerintah Indonesia. Masalah migrasi internal adalah terkonsentrasinya arus tujuan migrasi ke Pulau Jawa, meskipun jumlah penduduk dan pengangguran di pulau tersebut cukup tinggi. Todaro menyatakan keputusan tersebut merupakan keputusan yang rasional. Para migran tetap migrasi ke daerah tujuan, meskipun pengangguran cukup tinggi di daerah tersebut. Tindakan ini dilakukan karena alasan yang kuat yaitu adanya perbedaan upah dan pendapatan antara daerah asal dan daerah tujuan. Para migran selalu membandingkan dan mempertimbangkan pasar tenaga kerja yang tersedia bagi mereka di daerah asal dan daerah tujuan. Kemudian akan memilih salah satunya jika dapat memaksimumkan keuntungan (Todaro, 1998). Sedangkan masalah migrasi internasional adalah belum berhasilnya pemerintah memenuhi tingginya permintaan tenaga kerja profesional oleh negara tujuan migran internasional Indonesia. Hingga saat ini tenaga kerja migran internasional Indonesia yang bersedia bekerja di luar negeri adalah tenaga kerja yang berpendidikan rendah.

Oleh:
SAFRIDA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

 

DINAMIKA KOMUNITAS MEIOFAUNA INTERSTISIAL DI PERAIRAN SELAT DOMPAK KEPULAUAN RIAU

Tujuan penelitian adalah menganalisis dan menentukan variabilitas spasial dan temporal parameter fisika-kimia perairan dan komunitas meiofauna interstisial (jumlah genus dan kelimpahan individu), pola distribusi horizontal dan vertikal, serta menentukan genus spesifik di berbagai tipe habitat (site specific genus). Kemudian, menganalisis dan mengungkapkan peranan tipe habitat, kedalaman sedimen, musim dan interaksinya serta peranan padang lamun dalam menentukan jumlah genus dan kelimpahan individu meiofauna interstisial di perairan laut. Di samping itu, menganalisis dan menentukan parameter paling berpengaruh terhadap dinamika komunitas meiofauna interstisial di perairan laut, serta menganalisis dan menentukan tingkat kesamaan atau perbedaan dan pola pengelompokan komunitas meiofauna interstisial di perairan Selat Dompak.

Oleh:
ZULKIFLI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

 

MODEL PENGEMBANGAN WILAYAH DENGAN PENDEKATAN AGROPOLITAN (STUDI KASUS KABUPATEN BANYUMAS )

Pembangunan wilayah adalah suatu proses perubahan terencana ke arah semakin tersedianya alternatif-alternatif bagi setiap orang untuk memenuhi tujuan-tujuan yang paling humanistik sesuai dengan perkembangan tata nilai dan norma-norma yang dijunjung tinggi di dalam masyarakat.Tolok ukur kinerja pembangunan wilayah : a. Pemerataan, b.Pertumbuhan, c. keterkaitan, d. keberimbangan, e. kemandirian, dan f. keberlanjutan. Konsep Pembangunan wilayah dengan basis pengembangan kota-kota pertanian atau yang lebih dikenal dengan agropolitan, menjadi pilihan utama Pemerintah Daerah, dalam melaksanakan otonominya.

Oleh:
SULISTIONO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

 

KAJIAN TINGKAH LAKU, DISTRIBUSI DAN KARAKTER SUARA LUMBA-LUMBA DI PERAIRAN PANTAI LOVINA BALI DAN TELUK KILUAN LAMPUNG

Lebih dari sepertiga jenis paus dan lumba-lumba dunia terdapat di perairan Indonesia termasuk juga beberapa jenis yang dikategorikan langka dan terancam punah. Kenyataan saat ini bahwa lumba-lumba sudah menjadi hewan buruan untuk dijadikan bahan konsumsi dan lain seperti daging paus. Pemburuan Lumba-lumba secara terus menerus dapat mengakibatkan berkurangnya populasi Cetacea di alam, meskipun dilakukan secara tradisional (Faizah et al. 2006). Untuk mengetahui keberadaan populasi lumba-lumba diperlukan suatu informasi awal yang akan berguna sebagai referensi untuk manajemen sumberdaya laut dan meningkatkan pemahaman mengenai ekologi Cetacea di habitat yang sebenarnya.

Oleh:
STANY RACHEL SIAHAINENIA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

ADSORPSI ION Cr3+ OLEH SERBUK GERGAJI KAYU ALBIZIA (Albizzia falcata): Studi Pengembangan Bahan Alternatif Penjerap Limbah Logam Berat

Logam krom (Cr) adalah salah satu jenis polutan logam berat yang bersifat toksik, dalam tubuh logam krom biasanya berada dalam keadaan sebagai ion Cr3+. Krom dapat menyebabkan kanker paru-paru, kerusakan hati (liver) dan ginjal. Jika kontak dengan kulit menyebabkan iritasi dan jika tertelan dapat menyebabkan sakit perut dan muntah.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar pencemar pada perairan biasanya dilakukan melalui kombinasi proses biologi, fisika dan kimia. Pada proses fisika, dilakukan dengan mengalirkan air yang tercemar ke dalam bak penampung yang telah diisi campuran pasir, kerikil serta ijuk. Hal ini lebih ditujukan untuk mengurangi atau menghilangkan kotoran-kotoran kasar dan penyisihan lumpur. Pada proses kimia, dilakukan dengan menambahkan bahanbahan kimia untuk mengendapkan zat pencemar misalnya persenyawaan karbonat. Beberapa bahan lain yang telah digunakan sebagai penjerap adalah karbon aktif, lempung, dan batu cadas. Namun, bahan-bahan tersebut relatif sulit diperoleh dan karbon aktif mempunyai harga yang cukup mahal. Oleh karena itu, penelusuran terhadap material baru yang lebih murah, mudah didapat serta mempunyai daya adsorpsi besar sangat perlu diupayakan.

Oleh:
I NYOMAN SUKARTA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

ARAHAN STRATEGI KEBIJAKAN REKLAMASI LAHAN PASCA PENAMBANGAN NIKEL PADA LAHAN KONSESI PT. ANEKA TAMBANG TBK UNIT BISNIS PERTAMBANGAN NIKEL DAERAH OPERASI MALUKU UTARA KABUPATEN HALMAHERA TIMUR PROVINSI MALUKU UTARA

Dunia pertambangan sering diangap sebagai perusakan alam dan lingkungan, oleh karena itu negara dengan cadangan tambang yang cukup besar seperti Indonesia sudah harus memiliki pedoman standar lingkungan pertambangan. Provinsi Maluku Utara dikenal dengan daerah penghasil nikel. Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Daerah Operasi Maluku Utara adalah salah satu unit produksi PT. Aneka Tambang Tbk, yang pekerjaan penambangannya
dilaksanakan 90% oleh kontraktor, sedangkan pengawasannya di bawah UBPN Maluku Utara. Tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui kondisi ekologi, ekonomi, sosial dan kelembagaan pada daerah reklamasi lahan pasca penambangan dan menentukan arahan strategi kebijakan reklamasi lahan pasca penambangan nikel. Waktu penelitian dilaksanakan selama tiga bulan di lapangan pada bulan Desember 2006-September 2007.

Oleh:
BUDI YUSUF
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA PERAIRAN DAN KAITANNYA DENGAN DISTRIBUSI SERTA KELIMPAHAN LARVA IKAN DI TELUK PALABUHAN RATU

Pemahaman tentang biologi ikan sangatlah penting dimulai dengan pengetahuan yang baik tentang perkembangan awal daur hidup ikan, baik ekologi maupun kehidupannya. Pentingnya aspek ini karena mempunyai keterkaitan dengan fluktuasi ikan, bahkan kelangsungan hidup dari spesies itu sendiri. Seperti diketahui pada tahap awal daur hidup ikan mempunyai mortalitas yang tinggi karena kepekaan terhadap predator, ketersediaan makanan, dan juga perubahan lingkungan yang terjadi di alam (critical period). Kondisi perairan sangat menentukan kelimpahan dan penyebaran organisme di dalamnya, akan
tetapi setiap organisme memiliki kebutuhan dan preferensi lingkungan yang berbeda untuk hidup yang terkait dengan karakteristik lingkungannya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui kaitan antara karakter habitat dengan distribusi larva yang didasarkan pada parameter fisika kimia perairan dan pola distribusi larva ikan secara spasial dan temporal di perairan Teluk Pelabuhan Ratu. Dengan penelitian ini, akan diketahui sejauh mana kondisi ekologis larva ikan di Teluk Palabuhan Ratu.

Oleh:
NURMILA ANWAR
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
HP 081355827211
Email niar_luv_all@yahoo.co.id

ISOLASI DAN KARAKTERISASI FRAGMEN cDNA DARI GEN PENYANDI METALLOTHIONEIN DARI KEDELAI KULTIVAR SLAMET

Metallothionein (MT) memiliki kemampuan untuk mengikat ion logam. Oleh karena itu, MT mempunyai peranan yang penting dalam mendetoksifikasi ion logam, termasuk aluminium (Al). Protein ini mempunyai berat molekul yang rendah dan mengandung banyak asam amino sistein. Penelitian ini tujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi fragmen cDNA dari gen yang menyandikan MT tipe 2 dari kedelai kultivar Slamet (GmMt2). Isolasi fragmen cDNA Mt2 Glycine max L. (GmMt2), diawali dengan isolasi RNA total. Dengan transkripsi balik, cDNA total berhasil disintesis dari RNA total sebagai cetakan. Dengan PCR, fragmen cDNA GmMt2 telah berhasil diisolasi dengan menggunakan cDNA total sebagai cetakan dan primer spesifik Mt2 yang dirancang dari Arabidopsis thaliana (AtMt2) (Acc. EM_PL:AY037263). Fragmen GmMt2 berhasil disisipkan ke dalam plasmid pGEM-T Easy, kemudian plasmid rekombinan ini diintroduksikan ke dalam Escherichia coli DH5_.

Oleh
Yassier Anwar
SEKOLAH PASCASARJANA
IPB BOGOR
2008
HP 08984106289

ANALISIS WILAYAH PERAIRAN TELUK PELABUHAN RATU UNTUK KAWASAN BUDIDAYA PERIKANAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG

Wilayah pesisir merupakan kawasan yang sangat strategis untuk dikembangkannya berbagai kegiatan usaha budidaya perikanan seperti pertambakan, budidaya rumput laut, budidaya tiram mutiara dan keramba jaring apung. Penelitian mengenai kesesuaian lahan untuk pengembangan budidaya perikanan sistem keramba jaring apung ini dilaksanakan selama 4 bulan (Agustus – November) di Teluk Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Luas areal penelitian adalah sebesar 7.585,42 ha atau 18 % dari total keseluruhan wilayah Teluk Pelabuhan Ratu (± 42.000). Aspek-aspek yang dikaji dalam penelitian ini meliputi analisis kesesuaian lahan, analisis estimasi beban limbah kegiatan keramba jaring apung, analisis estimasi beban limbah kegiatan non keramba jaring apung dan analisis jarak sebaran limbah. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendapatkan wilayah teluk yang sangat sesuai untuk dikembangkannya kegiatan usaha budidaya perikanan sistem keramba
jaring apung yang sesuai dengan daya dukung perairan teluk berdasarkan parameter biofisik perairan.

Oleh:
PRAMA HARTAMI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008

 

PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL OUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP BUDAYA KUALITAS (Studi Pada PT. Hari Terang Industry - Surabaya)

Pada era persaingan pasar global dewasa ini, tuntutan konsumen terhadap peningkatan kualitas produk dan jasa bertambah dengan harga yang lebih bersaing. Sejalan dengan pergeseran paradigma dari 'market orientecT ke 'resources orientecT, maka salah satu cara yang tepat untuk memenangkan persaingan tersebut adalah menerapkan Total Ouality Management (TQM). Di lain pihak, organisasi harus memiliki budaya organisasi yang kondusif terhadap peningkatan kualitas yang dikenal sebagai budaya kualitas. Budaya kualitas yang kuat dapat menunjang keunggulan daya saing organisasi dalam jangka panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Total Guality Management (TQM) terhadap budaya kualitas. Penelitian dilakukan pada PT. Hari Terang Industry - Surabaya, dengan jumlah responden 175 karyawan. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah Regresi Linier Berganda. Teknik ini digunakan untuk menentukan pengaruh variabel-variabel bebas terhadap varibel terikat.

Oleh:
SETIAWAN WICAKSONO
PROGRAM STUDI MANAJEMEN MINAT MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2006

KAJIAN KLOROFIL-A DAN NUTRIEN SERTA INTERELASINYA DENGAN DINAMIKA MASSA AIR Dl PERAIRAN BARAT SUMATERA DAN SELATAN JAWA - SUMBAWA

Data for this research consists of: (1) wind data from European Center for Medium Range Forecast (ECMWF) in the period of 1990-2002; (2) Sea Surface Temperature (SST) data from National Oceanographic and Atmospheric Administration (NOAA) of 1990-2005 and also from Moderate Resolution Imaging Spectro Radiometer (MODIS) AQUA of 2002-2005; (3) chlorophyll-a data from SeaWifS image of 1997-2005 and from MODIS AQUA of 2002-2005 as well; (4) the sea level anomaly data of 2001-2005 from TOPEX/POISEDON, European Remote Sensing Satellite (ERS-1 and ERS-2); (5) nitrate and chlorophyll data from NOBM (NASA Ocean Biogeochemical Model) Assimilated Dayled Global Products of 1997-2005; (6) CTD data from the expedition of Baruna Jaya I in 1990 and (7) the archives of World Ocean Data - National Ocean Data Center (WOD-NODC). All of the collected data were utilized to analyze and investigate characteristics and dynamics of water mass by using the Ekman Transport and Ekman Pumping methods. Also, the analyses included the interrelationship between the dynamics of water mass and distribution of nutrient and chlorophyll-a in the waters of West Sumatera and South Java - Sumbawa.

Oleh:
SIMON TUBALAWONY
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

KAJIAN EKOLOGIS DAN BIOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Penelitian ini dilakukan di kecamatan Kupang Barat, kabupaten Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur bertujuan untuk (1) Menganalisis kesesuaian ekologis wilayah perairan untuk pengembangan budidaya rumput laut secara berkelanjutan di kecamatan Kupang Barat (2) Menganalisis daya dukung lahan untuk pengembangan budidaya rumput laut dalam suatu kawasan dan (3) Menyusun strategi pengembangan budidaya rumput laut. Penelitian ini menggunakan metode survey untuk melihat kondisi ekologis perairan dan percobaan untuk melihat pertumbuhan rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisika, kimia dan biologi perairan layak untuk pertumbuhan rumput laut. Wilayah perairan yang tidak sesuai adalah 14.720,97 ha, sesuai bersyarat 3.940,35 ha dan sangat sesuai 1.840,80 ha dengan jumlah rakit yang ditampung pada kawasan sangat sesuai adalah 552.224 unit dengan produksi 265.075 ton/tahun. Strategi pengembangan budidaya rumput laut antara lain 1) Pengelolaan lingkungan perairan berbasis ekologis, 2) Aspek teknologi dalam budidaya rumput laut dan 3) Penataan kawasan sesuai daya dukung lingkungan.

Oleh:
YUSUF KAMLASI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008

KAJIAN KETERKAITAN ANTARA KEMANTAPAN CADANGAN OKSIGEN DENGAN BEBAN MASUKAN BAHAN ORGANIK DI WADUK IR. H. JUANDA PURWAKARTA, JAWA BARAT

Waduk Ir. H. Juanda adalah salah satu waduk terbesar di Indonesia. Sejak tahun 1976 di waduk Ir. H. Juanda telah dimulai kegiatan usaha budidaya ikan di karamba jaring apung (KJA). Kegiatan budidaya ikan ini mengalami perkembangan setiap tahunnya. Pada tahun 1999 jumlah karamba jaring apung (KJA) di Waduk Ir. H. Juanda 2357 unit (2260 yang operasional) dan pada tahun 2003 jumlah KJA telah mencapai 3216 unit.
Kegiatan budidaya ikan di KJA memberikan limbah berupa sisa pakan dan kotoran ikan yang potensial mengakibatkan deplesi oksigen. Menurut Mc Donald et al., (1996) 30% dari jumlah pakan yang diberikan tertinggal sebagai pakan yang tidak dikonsumsi dan 25% - 30% dari pakan yang dikonsumsi akan diekskresikan. Ini berarti jumlah yang cukup besar masuk ke badan air. Hal ini terlihat sewaktu terjadi umbalan terdapat kematian massal ikan yang di duga disebabkan oleh kekurangan oksigen.
Beban limbah yang masuk ke perairan harus dikendalikan agar sesuai dengan daya dukung asimilasi perairan yaitu ketersediaan cadangan oksigen di hipolimnion. Dengan kata lain keseimbangan antara in put (sumber) dan out put (kehilangan atau pemakaian) oksigen penting untuk menjaga agar tidak terjadi deplesi oksigen yang mengakibatkan defisit oksigen di perairan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengkaji keterkaitan antara ketersediaan cadangan oksigen dengan keberadaan bahan organik sebagai dasar penentu beban masukan limbah dari kegiatan usaha budidaya KJA.

Oleh:
ASMIKA HARNALIN SIMARMATA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

ANTIGEN EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli SEBAGAI PEMICU PEMBENTUKAN IMUNOGLOBOLIN YOLK (IgY) PADA AYAM PETELUR

Ascaridiosis disebabkan oleh infeksi cacing nematoda parasitik Ascaridia galli. Penelitian telah dilakukan untuk mendapatkan antigen ekskretori/sekretori stadium L3 A. galli sebagai pemicu pembentukan imunoglobulin Y (IgY) anti-ascaridiosis pada ayam petelur. Dosis 6000 L2 diberikan kepada 100 ekor ayam, dan tujuh hari kemudian larva yang sudah menetas (L3) diambil kembali dari dalam usus halus. L3 dikultur secara in vitro (5 - 10/ml) dalam rosswell park memorial institute (RPMI 1640), pH 6,8, tanpa merah fenol dalam inkubator pada temperatur 37oC dan 5% CO2 selama 3 hari. Untuk mendapatkan antigen ekskretori/sekretori, medium kultur dipekatkan dengan vivaspin 30.000 MWCO, dan kuantitas protein antigen dihitung dengan metode Bradford. Berat molekul ekskretori/sekretori ditentukan dengan sodium dodecyl sulphate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS PAGE).
Imunisasi aktif pertama pada ayam dengan dosis 80 µg diaplikasikan secara intramuskular. Imunisasi diulang tiga kali dengan dosis 60 µg dalam interval waktu satu minggu. Pada imunisasi pertama, antigen ekskretori/sekretori dicampur dalam fruend adjuvant complete dan imunisasi selanjutnya antigen dicampur dalam freund adjuvant incomplete. Telur ayam dikoleksi mulai hari ke-49 pascaimunisasi

Oleh:
DARMAWI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007

PEMANFAATAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.) DENGAN BUBU DI PERAIRAN MEMPAWAH HILIR, KABUPATEN PONTIANAK

Keragaan alat tangkap bubu untuk menangkap ikan kakap merah di Mempawah Hilir cukup beragam, terdiri dari bubu bambu dan bubu jaring. Pada pengoperasiannya bubu bambu di rendam selama empat hari sedangkan bubu jaring di rendam selama tiga hari. Hingga saat ini, belum diketahui berapa lama perendaman yang efektif untuk menangkap ikan kakap merah di antara kedua jenis bubu dan tingkat pendapatan usaha perikanan bubu di Mempawah Hilir.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan: menentukan komposisi hasil tangkapan bubu, menentukan lama perendaman yang efektif untuk menangkap ikan kakap merah pada kedua jenis bubu dan menentukan tingkat R/C Ratio untuk mendapatkan usaha perikanan bubu yang menguntungkan.
Ikan-ikan tujuan penangkapan pada operasi penangkapan menggunakan bubu adalah Lutjanus sanguineus, Lutjanus johni dan Pomadasys sp. Bubu bambu dan bubu jaring yang digunakan selama penelitian di Mempawah Hilir sangat selektif untuk menangkap ikan-ikan tujuan penangkapan, baik berdasarkan komposisi jumlah (individu) maupun bobot (gr). Komposisi bobot (gr) hasil tangkapan pada bubu bambu didominasi oleh ikan-ikan tujuan penangkapan sebesar 91%, sedangkan komposisi bobot (gr) hasil tangkapan pada bubu jaring juga didominasi oleh ikan-ikan tujuan penangkapan sebesar 95%.

Oleh:
ISKANDAR ZULKARNAEN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI PROTEASE DARI EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTAHANAN DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS HALUS AYAM PETELUR

Infeksi cacing nematoda parasitik Ascaridia galli berlangsung di dalam usus halus unggas. Penelitian ini dilakukan untuk memurnikan dan menganalisa karakter protease dari ekskretori/sekretori stadium L3 A. galli sebagai pemicu pertahanan mukosa berdasarkan proliferasi dan hiperplasia sel goblet, sel mast mukosa, sel eosinofil pada usus halus ayam petelur. Dosis 6000 L2 diberikan langsung ke dalam oesofagus 100 ekor ayam, dan tujuh hari kemudian larva yang sudah menetas (L3) diambil kembali dari dalam usus halus. L3 dikultur secara in vitro dalam medium Rosswell Park Memorial Institute (RPMI 1640), pH 6,8, tanpa merah fenol dalam inkubator pada temperatur 37oC dan 5% CO2 selama 3 hari. Ekskretori/sekretori dipreparasi dari produk metabolisme L3 yang dilepaskan ke dalam medium kultur. Protease dimurnikan dengan ammunium sulfat, dialisis yang diikuti dengan kromatografi filtrasi gel matriks sephadex G-100. Matriks DEAE sephadex A-50 digunakan untuk pemurnian protease melalui kromatografi anion exchange. Aktivitas protease diuji pada kasein 2%. Aktivitas protease dikaji terhadap sensitivitas inhibitor, temperatur, dan pH. Konsentrasi protein dihitung mengikuti metode Bradford. Berat molekul protease diestimasi melalui sodium dodecyl sulphate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS PAGE).

Oleh:
UMMU BALQIS
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007

PENGARUH KEMAMPUAN PEMBELAJARAN ORGANISASI TERHADAP KOMPETENSI, TINGKAT DIVERSIFIKASI DAN KINERJA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI SUMATERA UTARA

Studi ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh kemampuan pembelajaran organisasi terhadap kompetensi, tingkat diversifikasi dan kinerja perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara.
Studi ini termasuk dalam jenis penelitian survei yang digunakan untuk maksud penjelasan atau konfirmatori, atau disebut juga penelitian pengujian hipotesis yang dimaksudkan untuk menjelaskan pengaruh antar variabel atau hubungan kausal antar variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Studi ini juga termasuk dalam penelitian persepsional, atau disebut juga penelitian opini.populasi penelitian ini adalah seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumatera Utara yang berada di bawah KOPERTIS Wilayah I Sumut-NAD, yang berjumlah 134 PTS. Informasi atau data tentang kemampuan pembelajaran organisasi, kompetensi, tingkat diversifikasi, dan kinerja PTS tersebut diperoleh berdasarkan pandangan, tanggapan, persepsi atau penilaian dari pimpinan PTS, yang selanjutnya disebut responden penelitian atau sebagai sumber data primer. Studi ini menggunakan metode sensus atau complete enumeration, atau dengan kata lain tidak menggunakan sampel sehingga teknik pengambilan sampel di dalam studi ini juga tidak diperlukan.

Oleh:
YENI ABSAH
NIM. 090415488 –D
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007

PERBAIKAN KAMPUNG KOMPREHENSIF DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL SERTA KEMANDIRIAN MASYARAKAT MISKIN KAMPUNG KUMUH DI KOTA SURABAYA

Pemerintah kota Surabya didalam mengatasi masalah pemukiman kumuh telah melaksanakan berbagai program mulai tahun 1976, yang dari tahun ke tahun terus disempurnakan. Program perbaikan kampung yang mula-mula hanya ditujukan pada perbaikan fisik lingkungan sudah disempurnakan dengan program yang sifatnya lebih komprehensif; yaitu melalui Program Perbaikan Kampung – Komprehensif (Kampung improvement Programe- Comprehensive/KIP-K). Konsep yang digunakan dalam KIP-K ini adalah : menyeluruh dan terpadu, pemberdayaan dan kemandirian, pendekatan bottom up serta berkelanjutan. Rencana program ini sesuai dengan inti pembangunan yaitu menuju kesejahteraan dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. Namun banyaknya kendala yang berupa masyarakat yang terdiri dari berbagai etnis, pendidikannya rendah, ketrampilan dan kondisi ekonominya terbatas, serta sulitnya mempertahankan konsekuensi serta konsistensi strategi pembangunan yang berfihak pada masyarakat miskin, menyebabkan terjadinya kesenjanagn antara rencana dengan implementasinya.

Oleh:
SITI UMAJAH MASJKURI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007

PERBEDAAN BUDAYA DAN ADAPTASI ANTAR BUDAYA DALAM RELASI KEMITRAAN INTI-PLASMA (Studi tentang Komunikasi Antar Budaya: Kasus Kemitraan antara Perusahaan Inti dan Petani Plasma di Perusahaan Teh PT Pagilaran)

Perbedaan budaya adalah karakteristik khas dari komunikasi antarbudaya. Dari perbedaan tersebut muncul perilaku komunikasi yang berbeda, sehingga dapat memunculkan berbagai masalah komunikasi yang solusinya memerlukan kompetensi komunikasi tertentu agar komunikasi dapat mencapai tujuannya.
Perbedaan budaya dalam sistem perkebunan di Indonesia diawali dengan adanya realitas ekonomi dualistik yang pada gilirannya memunculkan adanya dualisme budaya dalam kehidupan perkebunan. Di satu pihak adalah perkebunan besar yang berorientasi kapitalisme modern, di lain pihak petani kecil pra-kapitalis yang tradisional. Pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dipandang merupakan solusi yang dapat mengatasi masalah perbedaan di antara dua komunitas tersebut. Dengan kata lain Pola PIR yang kemudian berlanjut dengan istilah kemitraan antara perusahaan inti dan petani plasma dipandang sebagai sebuah sistem yang dapat memadukan dua komunitas berbeda budaya, yaitu pengusaha besar dan petani kecil.

Oleh:
NINIK SRI REJEKI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS INDONESIA

CIRCULAR MIGRATION OF FEMALE WORKERS TO ABROAD: A STUDY ON MIGRATION DECISION MAKING PROCESSES BY FEMALE FROM EAST JAVA VILLAGES

The objectives of this study are to know the determinant affecting female workers from East Java villages deciding to join short term immigration both legally and illegally, and how the process of migration is, as well as the effect of the so called migration to the migrants’ family’s prosperity in their homeland. This study will examine weather theory of “Voluntaristic Action” can be accepted as the theory of migration decision making in the level of individual.
To ask the questions and achieve the objectives of the study, the writer has interviewed 300 return migrant - female workers divided into two sample groups, which are 150 legal and 150 illegal female workers, using “Availability sampling”, from 15 villages in the areas of Malang, Blitar, and Tulungagung districts.


Oleh:
IDA BAGUS WIRAWAN
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA

PENGARUH ECONOMIC CONTENT, RESOURCE CONTENT DAN SOCIAL CONTENT TERHADAP KEPERCAYAAN, KEPUASAN, DAN KOMITMEN SERTA RELATIONSHIP INTENTION DEBITUR BANK SUMUT DI SUMATERA UTARA

Bank Sumut adalah bank yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Sumatera Utara. Bank ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber penerimaan asli daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara dan memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara. Bank ini harus berusaha memenuhi tuntutan ini walaupun menghadapi persaingan yang sangat ketat yang ditunjukkan dari banyaknya bank yang beroperasi di Sumatera Utara. Oleh karena itu Bank Sumut harus berusaha terus menerus memperbaiki pelayanannya dan menjalin hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan para nasabahnya dengan berusaha menciptakan kepercayaan, kepuasan, dan komitmen sehingga diharapkan para nasabah tersebut ingin menjalin hubungan jangka panjang (relationship intention) dengan PT Bank Sumut. Faktor penting yang dapat mengembangkan kepercayaan, komitmen dan kerjasama yang efektif dalam pemasaran relasional yaitu economic content, resource content, dan social content.
Penelitian ini adalah penelitian eksplanatori yang membahas masalah relasi antara bank-nasabah. Secara komprehensif, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel economic content, resource content, dan social content terhadap kepercayaan, kepuasan, dan komitmen serta relationship intention nasabah Bank Sumut. Populasi penelitian adalah debitur Bank Sumut yang menggunakan produk kredit untuk kegiatan usaha yang ada di Sumatera Utara. Jumlah debitur yang dijadikan sampel penelitian ini adalah 180 orang.


Oleh:
ENDANG SULISTYA RINI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007

EFEK PENCEMARAN PERAIRAN SUNGAI KAMPAR DI PROVINSI RIAU TERHADAP IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus)

Muara Sungai Kampar merupakan gabungan dari beberapa aliran sungai besar dan anak sungai yang terdapat di Provinsi Riau. Aliran air yang masuk ke muara Sungai Kampar mengindikasikan banyak mengandung bahan pencemar. Hal ini terjadi karena di sepanjang sungai yang mengalir ke muara Sungai Kampar terdapat banyak pabrik-pabrik atau kegiatan industri yang beroperasi dan membuang limbahnya ke sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kandungan bahan pencemar dari berbagai aktivitas manusia yang berada di sekitar perairan Sungai Kampar, khususnya bahan pencemar yang ditimbulkan dari aktifitas industri terhadap organisme perairan.


Oleh:
ERLANGGA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
HP:085281060954

DIMENSI TEGAKAN DAN PENGARUH PEUBAH TEMPAT TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAMAR MATA KUCING (Shorea javanica K. et. V.) DI KRUI LAMPUNG BARAT

Pembangunan kehutanan saat ini terus ditingkatkan dan diarahkan untuk menjamin kelangsungan tersedianya produksi hasil hutan, demi kepentingan pembangunan industri, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, tanpa mengabaikan fungsi ekologis hutan. Dimensi tegakan merupakan penduga yang akurat bagi produksi hasil hutan kayu. Namun, untuk menduga produksi hasil getah, perlu kajian lebih lanjut tentang korelasi antara dimensi tegakan dan produksi getah. Beberapa peubah tempat tumbuh diketahui juga memiliki korelasi dengan pertumbuhan dan produksi pohon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara peubah dimensi tegakan dan peubah tempat tumbuh terhadap produksi Damar Mata Kucing (Shorea javanica K. et.V.) di Krui Lampung Barat. Berdasarkan peubah-peubah yang berkorelasi, kemudian dibuat model penduga produksi damar. Pengambilan contoh di lapangan dilakukan secara sengaja (purposive) yang didasarkan pada ketersebaran petak contoh pada: (1). tiga kecamatan di lokasi penelitian, (2). tiga kelas ketinggian tempat, dan (3). lima kelas kelerengan. Analisis yang digunakan untuk menyaring peubah-peubah berkorelasi nyata adalah analisis regresi bertatar (stepwise). Untuk membuat model penduga produksi damar berdasarkan peubah berkorelasi digunakan analisis regresi berganda.


Oleh:
DURYAT
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006

PENAMPILAN REPRODUKSI INDUK IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus Blkr) DENGAN PEMBERIAN PAKAN BUATAN YANG DITAMBAHKAN ASAM LEMAK N-6 DAN N-3 DAN DENGAN IMPLANTASI ESTRADIOL-17B DAN TIROKSIN

Penelitian terdiri dari dua tahap. Percobaan tahap I bertujuan untuk menentukan kebutuhan asam lemak n-6 dan n-3. Dalam percobaan ini digunakan empat jenis pakan dengan perbedaan kadar asam lemak n-6 dan n-3 sebagai berikut. Pakan A 0.77% asam lemak n-6, 0.56% asam lemak n-3; pakan B 1.56%,0.78%; pakan C 1.74%, 1.00% dan pakan D 2.03%, 1.82%. Tujuh ekor induk dengan berat rata-rata 290-327g ditebar ke setiap jaring apung. Pakan diberikan dua kali sehari secara at satiation. Sampling dilakukan setiap dua minggu untuk mengevaluasi perkembangan gonad. Kandungan lemak dan komposisi asam lemak di hati, telur dan larva umur 0 dan 24 jam dianalisis. Berdasarkan evaluasi pada lama waktu matang gonad, fekunditas, derajat tetas telur, derajat kelangsung hidup dan persentase larva abnormal yang dihasilkan induk, dapat disimpulkan kadar asam lemak n-6 1.56% dan n-3 0.78% optimal untuk pakan induk.
Percobaan tahap II dilakukan untuk menentukan kombinasi dari hormon E2 dan T4 yang diimplant dan diberi pakan yang terbaik dari percobaan tahap I. Lima dosis kombinasi E2 dan T4 yang digunakan dalam percobaan ini berturut-turut A E2 0 µg/kg dan T4 0 mg/kg; B E2 600 µg/kg dan T4 0 mg/kg bobot induk; perlakuan C E2 400 µg/kg dan T4 10 mg/kg bobot induk; perlakuan D E2 200 µg/kg dan T4 50 mg/kg bobot induk dan perlakuan E E2 0 µg/kg dan T4 100 mg/kg bobot induk. Hormon diberikan ke induk dengan cara diimplant. Tujuh induk ditebar ke setiap jaring apung. Pakan diberikan dua kali sehari secara at satiation. Sampling dilakukan setiap dua minggu untuk mengevaluasi perkembangan gonad dan profil hormon E2. Kandungan lemak dan komposisi asam lemak di hati, telur dan larva umur 0 dan 24 jam dianalisis. Berdasarkan evaluasi pada lama waktu matang, fekunditas, derajat tetas telur, derajat kelangsungan hidup dan persentase larva abnormal yang dihasilkan induk, dapat disimpulkan bahwa kombinasi E2 dan T4 optimum adalah 400 ìg dan 10 mg per kg bobot badan.

Oleh:
ADHARTHO UTIAH
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006

IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA NASIONAL ERA DESENTRALISASI DI PROVINSI SUMATERA UTARA

Kebijakan desentralisasi telah membawa perubahan dalam pengelolaan program KB Nasional dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah. Keberhasilan program KB Nasional sangat ditentukan oleh dukungan politis dan operasional dari para pengambil kebijakan, baik di pusat maupun di daerah. Akhir-akhir ini, dukungan tersebut mulai menurun dan perlu ditingkatkan kembali di semua tingkat wilayah dengan advokasi, yang meliputi kegiatan pertemuan serta rapat koordinasi yang merupakan kekuatan dalam penggalangan kesepakatan baik politis maupun operasional serta pendekatan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program KB Nasional di Proipinsi Sumatera Utara serta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program KB tersebut. Sampel diambil secara purposive sampling, sebanyak 55 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriftif.
Implementasi program KB Nasional di Propinsi Sumatera Utara dilihat dari komunikasi, sumber-sumber, wewenang dan sruktur birokrasi, secara umum belum berjalan dengan baik, namun apabila dilihat dari masing- masing variabel kebijakan menunjukkan adanya perbedaan dalam keberhasilan implementasi program KB tersebut . Dilihat dari Komunikasi, yaitu berkaitan dengan kjelasan konsep kebijakan dan kejelasan tujuan dan sasaran kebijakan KB, telah dapat dipahami dengan baik oleh para pelaksana program, namun sumber daya yang digunakan ( SDM, teknologi, keuangan, sarana dan prasarana) sebagai ujung tombak dalam proses administrasi maupun organisasi pelaksana belum memadai. Wewenang yang dimiliki oleh pelaksana program KB, menunjukkan masih rendahnya dukungan komitment Pemerintah Kabupaten / Kota baik secara politis maupun operasional, dan masih kurangnya koordinasi dan komunikasi antara aktor kebijakan yakni terutama antar instansi terkait sebagai pelaksana dengan seluruh stakeholders yang ada. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam implementasi Kebijakan Program KB di Propinsi Sumatera Utara adalah fakor masih rendahnya dukungan komitmen politis dan operasional Pemerintah Kabupaten / Kota terhadap Program KB di daerahnya.

Oleh:
AHMAD SOFIAN RANGKUTI
PROGRAM PASCASARJANA
MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK
UNIVERSITAS MEDAN AREA
M E D A N
2007

DAMPAK KEBERADAAN IPB TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN BOGOR

Pembangunan ekonomi pada dasarnya dicerminkan oleh terjadinya perubahan dalam aliran-aliran yang menyangkut, arus, pendapatan dan manfaat (benefit) kepada masyarakat lokal, wilayah maupun nasional. Keberadaan kampus IPB Darmaga diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah keberadaan kampus IPB Darmaga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar kampus dan Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi untuk melihat kontribusi keberadaan kampus IPB terhadap masyarakat sekitar serta analisis I-O untuk melihat peran keberadaan IPB dalam menunjang perekonomian wilayah Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi keberadaan kampus IPB, khususnya kampus Darmaga, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan Kabupaten Bogor sangat dirasakan sekali. Oleh karena itu pengembangan wilayah perlu dikelola secara terpadu dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan, terutama masyarakat sekitar IPB, institusi IPB dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Oleh:
ARYS SUHARYANTO
SEKOLAH PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007

PERBAIKAN TANAH MEDIA TANAMAN JERUK DENGAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK DALAM BENTUK KOMPOS

Penambahan bahan organik berupa kompos dapat memperbaiki sifat-sifat tanah, akan tetapi banyak ditinggalkan penggunaannya padahal perannya sangat besar bagi perbaikan tanah. Selain itu, penggunaan bahan yang tidak ditemukan di lapang pun sering terjadi. Penggunaan bahan organik yang mudah diperoleh setempat dipandang efektif sebagai bahan pembuat kompos.
Penelitian ini menggunakan lima macam bahan organik in situ, dengan tujuan mengetahui kandungan hara dari kompos yang digunakan, melihat pengaruh penambahan kompos terhadap perubahan sifat-sifat tanah dan pertumbuhan tanaman, dan mencari jenis kompos yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman jeruk. Penelitian ini menganalisis sifat kimia, biologi tanah, dan fisika, dan analisis kadar hara tanaman.

Oleh:
ANI SURYANI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

KAJIAN PENAMPILAN REPRODUKSI IKAN LELE (Clarias gariepinus) BETINA MELALUI PENAMBAHAN ASCORBYL PHOSPHATE MAGNESIUM SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DAN IMPLANTASI DENGAN ESTRADIOL-17B

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh kombinasi ascorbyl phosphate magnesium sebagai sumber vitamin C dan implantasi estradiol-17â pada kecepatan pematangan gonad, kualitas telur, dan larva ikan lele (Clarias gariepinus). Dalam percobaan ini ikan diberikan beberapa kombinasi perlakuan yang terdiri atas 2 faktor, yaitu penambahan ascorbyl phosphate magnesium pada pakan dengan dosis 0, 600, 1200, dan 1800 mg/kg pakan dan implantasi estradiol 17-â dengan dosis 00, 250, dan 500 ìg/kg induk ikan, sehingga jumlah kombinasi perlakuan adalah 12. Delapan belas ekor induk dengan berat 250–328 gr ditebar ke dalam jaring apung (3X2X2m) untuk satu perlakuan sehingga terdapat 12 buah jaring apung dengan total induk ikan berjumlah 216 ekor. Pakan diberikan dua kali sehari secara at satiation.
Pemeriksaan kematangan gonad dilakukan dua minggu sekali dengan menggunakan metode kanulasi, bersamaan waktunya dilakukan pengambilan sampel darah dengan menggunakan spuit 2.5 ml yang berheparin untuk keperluan analisis kandungan estradiol plasma darah. Induk yang telah matang gonad diinjeksi dengan ovaprim sebanyak 2 kali untuk memacu ovulasi.

Oleh:
HENGKY JULIUS SINJAL
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
Contact Address:
Bogor Baru Blok B2 No 3-4 Bogor

INDUKSI VARIAN SOMAKLON MELALUI IRADIASI SINAR GAMMA DAN SELEKSI IN VITRO UNTUK MENDAPATKAN TANAMAN NILAM TOLERAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN

Tanaman nilam umumnya dibudidayakan pada lahan kering, sehingga salah satu resiko pengembangannya adalah masalah kekeringan. Sempitnya keragaman genetik dan terbatasnya jumlah klon yang tersedia merupakan salah satu kendala dalam melakukan seleksi untuk memperoleh klon unggul yang adaptif terhadap cekaman kekeringan. Penggunaan iradiasi sinar gamma pada kalus nilam yang telah mengalami subkultur berulang merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan variasi somaklonal, dan melalui seleksi in vitro menggunakan agen penyeleksi Polyethilene Glycol (PEG), diharapkan diperoleh tanaman nilam yang toleran terhadap cekaman kekeringan sebagaimana tujuan dari penelitian ini. Penelitian dilaksanakan di Lab.Biologi Sel dan Jaringan Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian Bogor. Iradiasi sinar gamma dilaksanakan di Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) Badan tenaga Atom Nasional (BATAN) Jakarta. Penelitian berlangsung dari Juli 2004 s/d Januari 2007. Bahan tanaman yang digunakan adalah klon nilam Tapak Tuan (TT75) hasil perbanyakan secara in vitro dan merupakan salah satu klon harapan yang dikoleksi Balitbiogen. Penelitian ini terdiri atas empat percobaan yaitu, Percobaan 1: Induksi dan perbanyakan populasi kalus, regenerasi tanaman serta uji respon kalus terhadap konsentrasi PEG dan dosis iradiasi sinar gamma, betujuan untuk mendapatkan komposisi media kultur in vitro yang terbaik dalam menginduksi dan memperbanyak populasi kalus embriogenik menggunakan komposisi BA dan 2,4-D dalam media dasar MS serta untuk mendapatkan media regenerasi terbaik menggunakan berbagai komposisi auksin dan sitokinin, juga untuk mempelajari respon kalus embriogenik dalam media selektif PEG dan dosis iradiasi sinar gamma dalam menekan pertumbuhan kalus.

Oleh:
Abdul Kadir
Sekolah Pascasarajana Institut Pertanian Bogor
2007
hp: 081316342520

MODEL PENGENDALIAN PENCEMARAN PERAIRAN DI DANAU MANINJAU SUMATERA BARAT

Kualitas perairan Danau Maninjau semakin menurun akibat masuknya beban pencemar baik organik maupun anorganik yang berasal dari berbagai sumber pencemar. Sumber utama pencemaran berasal dari kegiatan di sekitar perairan danau, seperti dari permukiman, pertanian, peternakan dan perhotelan serta kegiatan di badan air danau yaitu kegiatan keramba jaring apung (KJA). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membangun model pengendalian pencemaran perairan di Danau Maninjau. Untuk mencapai tujuan utama tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan beberapa kegaitan diantaranya (1) menentukan kondisi eksisting perairan Danau Maninjau, (2) membangun suatu model dinamis yang menggambarkan sistem pengendalian pencemaran perairan di Danau Maninjau, dan (3) merumuskan kebijakan atau skenario pengendalian pencemaran perairan danau.
Model di dalam penelitian ini dibangun melalui pendekatan sistem dengan menggunakan program powersim versi 2,5c. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pencemaran perairan danau seperti COD, BOD5, DO, TSS dan PO43- sudah di atas ambang batas yang dipersyaratkan sebagai sumber air baku air minum. Berdasarkan nilai indeks mutu lingkungan perairan (IMLP) perairan Danau Maninjau dikategorikan dalam kondisi tercemar sedang. Model pengendalian pencemaran terbangun dalam lima sub-model limbah yaitu: (1) sub-model limbah penduduk, (2) sub-model limbah hotel, (3) sub-model limbah peternakan, (4) sub-model limbah pertanian, dan (5) sub-model limbah KJA. Melalui analisis prospektif didapatkan lima faktor penting yang berpengaruh di masa depan dalam pengendalian pencemaran perairan di Danau Maninjau, yaitu (1) jumlah KJA, (2) pertumbuhan penduduk, (3) partisipasi masyarakat, (4) pemanfaatan lahan, dan (5) dukungan pemerintah daerah.


Oleh:
MARGANOF
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
hp:081310928345

PENAPISAN GENOTIPE DAN ANALISIS GENETIK KETAHANAN PEPAYA TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA

Penyakit antraknosa pada buah pepaya merupakan salah satu faktor pembatas produksi pada pertanaman pepaya di dunia, termasuk di Indonesia. Pembentukan varietas yang tahan merupakan salah satu cara pengendalian yang tepat. Hal yang penting untuk menentukan strategi pemuliaan yang efektif adalah informasi tentang patogen penyebab antraknosa dan tetua donor serta kendali genetik penyakit antraknosa pada tanaman pepaya.
Penelitian ini meliputi empat kegiatan yaitu (1) Studi patogen penyebab penyakit antraknosa, (2) Penapisan ketahanan plasma nutfah pepaya (Carica papaya L.), (3) Korelasi antar karakter terhadap karakter ketahanan, (4) Analisis silang diallel untuk karakter ketahanan pepaya terhadap antraknosa.
Penelitian yang dilakukan bertujuan :mengidentifikasi patogen penyebab antraknosa dan mendapatkan metode skrining yang efisien untuk penentuan derajat ketahanan terhadap penyakit antraknosa pada pepaya , mengetahui adanya tanaman yang tahan dan rentan pada plasma nutfah yang ada yang akan digunakan sebagai tetua, mengevaluasi keragaan umum beberapa karakter kuantitatif pepaya yang mencerminkan tingkat ketahanan terhadap penyakit antraknosa. menghitung besarnya daya gabung (umum dan khusus) dan heterosis dari hasil persilangan half diallel, sehingga diharapkan diperoleh keterangan tentang potensi hibrida.

Oleh:
SITI HAFSAH
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007
hp:081382646971

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN NASIONAL DAN PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGHAPUSAN PERDAGANGAN ANAK (Studi Di Kabupaten Karawang)

Disertasi dengan judul Implementasi Kebijakan Nasional dan Peran Pemerintah Daerah Dalam Penghapusan Perdagangan Anak (Studi Di Kabupaten Karawang), bertujuan untuk menelusuri masalah yang berkaitan dengan Implementasi Kebijakan Nasional Penghapusan Perdagangan Anak khususnya peran Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan kebijakan nasional Penghapusan Perdagangan Anak secara komprehensif dari para pelaksana ditingkat di Kabupaten.
Hal ini untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu : Implementasi Kebijakan Nasional Penghapusan Perdagangan Anak seperti apa yang dapat mendorong penghapusan perdagangan anak? Bagaimana agar implementasi Kebijakan Nasional Penghapusan Perdagangan Anak dapat berjalan dengan baik? Peran Pemerintah Daerah seperti apa yang dibutuhkan agar Kebijakan Nasional Penghapusan Perdagangan Anak dapat berjalan dengan baik dan mampu menghapus perdagangan anak? Ada tiga faktor yang mempengaruhi implementasi Kebijakan Penghapusan Perdagangan Anak yaitu: faktor lingkungan, faktor nilai dan faktor sumberdaya, yang ketiganya saling berinteraksi melalui peran pemerintah daerah yang kuat; Hasil analisis kondisi EVR digambarkan dalam penelitian dan berada dalam kuadran kiri seimbang diantara atas dan bawah, sehingga disimpulkan bahwa EVR rendah sehingga menjadi faktor kelemahan dan faktor ancaman bagi implementasi Kebijakan penghapusan Perdagangan Anak sehingga dibutuhkan pengikat berupa peran Pemerintah Daerah yang peduli anak.

Oleh :
TB Rahmat Sentika
Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran
Bandung 2007

PENGARUH PEMBERIAN SUSU BERKALSIUM TINGGI TERHADAP KADAR KALSIUM DARAH DAN KEPADATAN TULANG REMAJA PRIA

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pengaruh pemberian susu berkalsium tinggi dan susu segar pada kadar kalsium darah dan kepadatan tulang remaja pria. Kepadatan tulang yang diukur meliputi kepadatan tulang pinggang, punggung, kepala, lengan, rusuk, panggul dan kaki.
Penelitian dilaksanakan bertempat di Asrama Putra TPB IPB. Analisis darah dilakukan di Laboratorium SEAMEO TROPMED FK-UI Jakarta dan Laboratorium PMI Bogor, sedangkan pengukuran kepadatan tulang dilakukan di Unit Densitometry Klinik Teratai RSCM Jakarta. Kepadatan tulang yang diukur meliputi tulang bagian pinggang, punggung, kepala, lengan, rusuk, panggul dan kaki. Unit percobaan yang digunakan sebanyak 55 orang mahasiswa putra TPB IPB berusia 17 – 19 tahun dan mempunyai IMT < 18,5.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Tersarang yaitu volume susu tersarang dalan jenis susu. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor yaitu jenis susu dengan dua taraf dan volume susu dengan tiga taraf. Masing-masing jenis susu (susu berkalsium tinggi, susu segar) diberikan dalam beberapa taraf volume (porsi) pemberian yaitu 250 ml , 500 ml dan 750 ml selama 16 minggu (4 bulan). Selain faktor jenis dan volume susu, faktor lain yang dianggap sebagai faktor penggangu (confounding factor) yang diukur adalah kadar kalsium dan kepadatan tulang awal, aktivitas olahraga dan tingkat konsumsi energi zat gizi (protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin D dan vitamin C).

Oleh:
SURYONO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

 

EKSTRAK BENALU TEH (Scurrula oortiana) SEBAGAI IMUNOMODULATOR DAN ANTITUMOR INFEKSI Marek’s Disease Virus (MDV) SEROTIPA 1 ONKOGENIK PADA AYAM

Ayam dalam kondisi normal memproduksi radikal bebas (prooksidan) sebagai proses fisiologis yang seimbang dengan antioksidan endogen yang tersedia. Infeksi Marek’s disease virus(MDV) onkogenik pada ayam diawali sitolisis pada limfosit B dan limfosit T, ayam memberikan responss imun yang didahului oleh responss imun nonspesifik, yaitu fagositosis oleh mekrofag dan neutrofil yang menghasilkan bahan penghancur mikroorganisme patogen berupa peningkatan produksi radikal bebas yang memiliki efek samping, yaitu kerusakan molekul-molekul pada sel sehingga menimbulkan sitolisis termasuk pada limfosit B dan limfosit T. Radikal bebas merupakan bahan karsinogen yang menimbulkan mutasi gen sehingga dapat menginduksi terjadinya kanker. Virus penyebab tumor disebut virus onkogen dan gen yang ada pada virus disebut viral oncogen (V-onc) yang homolog dengan sekuen DNA pada gen seluler inang, yaitu proto oncogen (C-onc) yang dapat berinteraksi dengan gen virus. Terjadinya transformasi pada gen seluler inang oleh gen virus bergantung pada resistensi seluler inang, virulensi virus penyebab, dan kehadiran substansi kimia penyebab tumor, yaitu bahan karsinogen yang menginduksi terjadinya mutasi.
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh ekstrak benalu teh Scurrula oortiana terhadap fenomena imunologis dan risiko kanker pada ayam yang diinfeksi virusherpes MDV onkogenik, sedangkan secara khusus tujuan penelitian ini adalah: pembuktian secara ilmiah khasiat eksstrak S. oortiana sebagai imunomodulator dan mengurangi risiko kanker, menggunakan parameter imunologi. Menjadikan benalu teh S. oortiana sebagai obat herbal berstandar.

Oleh:
MUHAMAD SAMSI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

 

ANALISIS DAN SIMULASI DISTRIBUSI SUHU UDARA PADA KANDANG SAPI PERAH MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD)

Sapi perah Fries Holland (FH) sangat peka terhadap perubahan iklim mikro terutama suhu dan kelembaban udara. Pada lokasi yang memiliki suhu tinggi dan kelembaban udara yang tidak mendukung, sapi perah akan mengalami cekaman panas yang berakibat pada menurunnya produktivitas. Penyebab tingginya suhu dan kelembaban udara adalah radiasi matahari, produksi panas ternak, tinggi dan luas kandang serta bahan atap. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan suhu dan kelembaban udara pada kandang sapi perah adalah modifikasi disain kandang dengan cara menganalisis distribusi suhu dan kelembaban udara dalam kandang melalui analisis pola aliran udara. Pola aliran udara pada ventilasi alamiah dapat dianalisis menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Melalui CFD disain kandang seperti tinggi dan luas dapat diubah-ubah sehingga diperoleh disain kandang dengan tinggi, lebar, luas bukaan ventilasi yang menghasilkan distribusi suhu yang lebih rendah dari disain lainnya.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis distribusi suhu dan kelembaban udara pada kandang sapi perah FH menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD), melakukan simulasi tinggi dan luas kandang sapi perah FH (dua arah angin) untuk mendapatkan distribusi suhu dan kelembaban udara (RH) yang lebih baik dan merekomendasikan modifikasi desain kandang sapi perah FH (tinggi, luas, bukaan ventilasi kandang dan posisi bak penampung air).
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Bagian Ternak Perah, Fakultas Peternakan, IPB pada Bulan Mei - Juli 2007. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah kandang sapi perah FH, tambang, dan bambu. Kandang sapi perah memiliki kapasitas 20 ekor sapi dengan model kandang tail to tail yang memiliki ukuran: panjang 13 m, lebar 6,3 m dan tinggi 5,75 m. Lantai kandang terbuat dari beton dengan kemiringan 2%, atap menggunakan asbes, rangka menggunakan besi, tempat pakan dan minum terbuat dari beton. Peralatan yang digunakan meliputi weather station, termokopel, recorder, anemometer, mistar ukur, note book, personal computer (PC) dengan software autocad 2005, gambit 2.2.30 & fluent 6.2. Parameter iklim mikro yang diukur adalah suhu, kelembaban udara, arah dan kecepatan angin serta radiasi matahari (sesaat). Suhu kulit sapi diperoleh dari pengukuran di empat titik yaitu punggung, dada, tungkai atas dan tungkai bawah. Validasi dilakukan dengan standar deviasi dan curve fitting.

Oleh:
AHMAD YANI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

 

FUNGSI MAJELIS EKONOMI MUHAMMADIYAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT DI KOTA METRO BANDAR LAMPUNG

Pemberdayaan ekonomi umat di Persyarikatan Muhammadiyah dilaksanakan oleh Majlis Ekonomi. Pemberdayaan ekonomi umat merupakan hal yang penting bagi Muhammadiyah karena berkaitan dengan tujuannya yaitu terwujudnya masyarakat makmur, artinya terpenuhinya kebutuhan materiil. Penelitian ini berusaha mengungkap fungsi Majlis Ekonomi Muhammadiyah dalam pemberdayaan ekonomi umat di kota Metro.
Rumusan masalah adalah : pertama , apakah Majlis Ekonomi Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Metro berfungsi dalam pemberdayaan Ekonomi Umat di kota Metro dan bagaimana implementasi fungsi tersebut ? Kedua, bagaimanakah bentuk-bentuk pemberdayaan ekonomi umat yang dilakukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Majlis Ekonomi kota Metro ?
Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif-analitis dan menggunakan analisa data kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner, interview, observasi dan dekumentasi. Sistem pengambilan sampel dengan purposive sampling.
Sebagai kesimpulan dalam penelitian ini adalah : Pertama PDM. Majlis Ekonomi kota Metro berfungsi dalam pemberdayaan ekonomi umat di kota Metro. Hal ini dapat dilihat dari : pertama, jawaban responden karyawan PT. MSI menyatakan bahwa mereka tetah mendapat penghasilan antara Rp. 300.000,- sampai dengan Rp. 400.000,- dari yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan 67 % dan yang 33 % penghasilannya meningkat antara Rp. 100.000,- sampai dengan Rp. 200.000,- dari penghasilan sebelum di PT MSI antara Rp. 200.000,- sampai dengan Rp. 250.000,-. Dengan penghasilan tersebut 83 % dari mereka dapat mengusahakan kehidupan yang cukup untuk pendidikan dan kesehatan bagi keluarga mereka, dan 27 % karena belum berkeluarga maka penghasilan tesebut ditabung. Kedua, bagi konsumen/pembeli di toko Multi-M dapat menghemat pengeluarannya diatas Rp. 50.000,- setiap bulan 80 %, Rp 21.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- 20 %. Ketiga, pedagang eceran, mereka diberi pinjaman modal berupa barang oleh toko Metro-M, dengan bantuan tersebut keuntungan mereka antara 15 % sampai dengan 20 %. Dan pertambahan modal mereka dalam setahun antara Rp. 1.000.000,- sampai dengan Rp. 2.000.000,-, jawaban responden 80 % dan 20 % antara Rp. 2.100.000,-.sampai dengan Rp. 3.000.000,-

Oleh:
ABDIZULKARNAIN SITEPU
PROGRAM PASCASARJANA (PPs)
PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
IAIN RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG
1427 H/2006 M

PENGARUH PENGEMBANGAN PEGAWAI DALAM KONTEKS IMPLEMENTASI ONLINE SYSTEM TERHADAP KEPUASAN KERJA, KOMITMENT DAN KINERJA PEGAWAI PADA PT. BANK JATIM DI SURABAYA

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pelatihan pegawai dalam konteks implementasi online system di PT. Bank Jatim terhadap kepuasan kerja, komitmen, dan kinerja dengan menempatkan kemampuan pegawai sebagai variabel antara. Kepuasan kerja dan komitmen pegawai sebagai dampak pelatihan teknologi informasi online system, juga dihipotesiskan berpengaruh terhadap kinerja, sehingga secara keseluruhan terdapat tiga variabel antara dalam penelitian ini. Pelatihan pegawai dalam konteks implementasi online system dihipotesiskan baik secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kepuasan kerja, komitmen pegawai pada perusahaan dan kinerja pegawai, melalui kemampuan pegawai, sehingga ada 9 jalur dalam model yang diuji. Masing-masing variabel diukur secara multi item. Jumlah item keseluruhan adalah 67, dan alternatif jawaban dibobot pada skala Likert 4 interval. Sampel ditarik secara random dari 3 kantor cabang Bank Jatim di Surabaya.

Oleh
IDA MARTININGSIH
PROGRAM STUDI ILMU PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007

PEMBANGUNAN DESAIN MATERI PELATIHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOPMPETENSI KARYAWAN TEKNIS DIVISI PERTANIAN PT. NUSA INDO AGROMADANI SURABAYA

TRAINING SUBJECT DISIGN DEVELOPMENT AS AN EFFORT TO
INCREASE COMPETENCY OF TECHNICAL EMPLOYEE IN AGRICULTURE
DIVISION PT. NUSA INDO AGROMADANI SURABAYA
In globalization era, a company needs an acceleration to develop, in order not to drop behind with other company, especially which of a kind. To develop in agriculture business area, PT. Nusa Indo Agromadani needs HR who is competence to work as agriculture field supervisor technology , so that can support the vision and mission of company. HR required by the company is the individual who capable to and have knowledge in agriculture area. With strata-1 master grad criterion from science study area faculty in around agro, for example agriculture, fishery, forestry and ranch
On the other side, HR with its amount agro area strata-1 master grad criterion is few/little, it can be seen from amount of applicant who has entered. This HR crisis makes PT. Nusa Indo Agromadani has to take a step as the problems solution. As the solution from company is grad criterion not only fetch up all standing to strata-1 grad master. Company can recruit diploma-3 grad with conditions that science study area remain to in around agro. Besides, company can also recruit non-agro strata-1 grad with conditions they have family performing a agricultural activity.

Oleh:

ADITYA WAHYU PERMANA
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2007

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA USAHA MENENGAH KABUPATEN SIDOARJO
Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pengaruh pengetahuan akuntansi, skala usaha, pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi dengan ketidakpastian lingkungan sebagai moderating variable pada usaha menengah Kabupaten Sidoarjo.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan akuntansi, skala usaha, pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi dengan ketidakpastian lingkungan sebagai moderating variable.
Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan Simple Random Sampling (acak) berjumlah 195 orang pimpinan atau pemilik usaha menengah Kabupaten Sidoarjo dengan tingkat kesalahan 5%. Data-data mengenai pengetahuan akuntansi, skala usaha, pengalaman usaha, jenis usaha, penggunaan informasi akuntansi dan ketidakpastian lingkungan dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada para pimpinan atau pemilik usaha menengah Kabupaten Sidoarjo. Data-data tersebut sebelum dianalisis telah diuji validitas dan reliabilitasnya.

Oleh:
HADIAH FITRIYAH
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2006

 

PEMANASAN BERULANG TERHADAP KANDUNGAN GIZI "SIE REUBOH" MAKANAN TRADISIONAL ACEH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dari sie reuboh yang telah mengalami pemanasan berulang. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pendahuluan bertujuan untuk mencari resep standar sie reuboh dengan menggunakan wawancara dan uji organoleptik terhadap panelis di Aceh Besar yang memiliki kebiasaan dan pengetahuan tentang sie reuboh. Tahap lanjutan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan berulang sie reuboh terhadap mutu protein, keruskan lemak, jumlah mikroba, dan kesukaan panelis.
Analisis data penelitian menggunakan program SPSS 11.5 for Windows dan Microsoft Excel 2003. Untuk menganalisis data-data uji beda pada penelitian pendahuluan digunakan tabel uji beda dari Jellinek (1985). Data-data sifat kimia dan mikroba dinalisis menggunakan ragam Anova, sedangkan untuk mengetahui perbedaan masing-masing perlakuan digunakan uji lanjut Duncan. Data organoleptik pada penelitian pendahuluan dan lanjutan dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam (One Way Anova).

Oleh:
LAILI SUHAIRI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

HUBUNGAN GAYA PENGASUHAN ORANG TUA AUTHORITARIAN DENGAN KEMANDIRIAN EMOSIONAL REMAJA (Studi Remaja Madya dalam Perspektif Psikologi Perkembangan Pada Siswa SMA Negeri I Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya pengasuhan orang tua authoritarian dengan kemandirian emosional remaja siswa SMA Negeri I Punggaluku Konawe Selatan.

Subyek penelitian adalah remaja siswa SMA Negeri I Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara kelas 2. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan simple random sampling, 100 siswa terpilih. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner yang telah diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya. Kemudian data dianalisis dengan uji korelasi statistik non parametric Rank-Spearman melalui program komputer SPSS versi 13.

Oleh:
A S P I N
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJAJARAN BANDUNG
2007

PERANAN PEREMPUAN TANI DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PETANI MISKIN ( STUDI KASUS KELUARGA PETANI SAWAH TADAH HUJAN DI DESA BONTO MATE’NE KECAMATAN MANDAI KABUPATEN MAROS )

Penelitian ini bertujuan menggambarkan, menganalisis dan menjelaskan keadaan bagaimana peran perempuan tani dalam pemberdayaan ekonomi keluarga petani miskin baik perempuan tani yang memiliki lahan sawah pertanian yang digarap sendiri, maupun yang memiliki sawah tetapi juga menjadi buruh sawah orang lain, dan juga perempuan tani yang sama sekali tidak memiliki sawah tetapi hanya sebagai buruh tani sawah orang lain pada pertanian sawah tadah hujan yang menjadi kasus dalam penelitian ini.
Penelitian ini dilakukan di daerah yang keseluruhan lahan sawah pertaniannya dengan sistem sawah tadah hujan, yaitu di Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Penelitian ini berpendekatan Kualitatif, dengan metode Studi Kasus, pengambilan dan penentuan informan secara Purposive. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan perempuan tani sangat besar baik dalam tugasnya sebagai ibu rumah tangga maupun dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.

Oleh:
IDA RAHMY CHALID
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2006

PENGARUH PEMBERIAN MIE INSTAN FORTIFIKASI PADA IBU MENYUSUI TERHADAP KADAR ZINK DAN BESI ASI SERTA PERTUMBUHAN LINIER BAYI
Penelitian ini dilakukan pada 8 desa di Kecamatan Darmaga Kabupaten Bogor yang bertujuan : 1) Menganalisis kadar zink dan besi dalam ASI ibu menyusui, 2) Menganalisis intik gizi (energi, protein, zink, besi) dari pangan dan mie instan fortifikasi pada ibu menyusui, 3) Menganalisis intik gizi (energi, protein, zink, besi) dari ASI dan MPASI pada bayi, 4) Menganalisis pengaruh mie instan fortifikasi terhadap kadar zink dan besi dalam ASI, 5) Menganalisis pengaruh mie instan fortifikasi terhadap pertumbuhan linier bayi.
Disain penelitian adalah uji acak buta ganda terkendali (double blind randomized control trial) dengan 60 sampel yang terdiri dari 30 ibu menyusui sebagai kelompok perlakuan (mendapat mie instan yang difortifikasi zink, besi, kalsium, iodium, selenium, folat, vitamin A, D, E, B6 dan B12 yang didisain WFP, BPOM, Depkes, dan diproduksi oleh PT Indofood) dan 30 ibu menyusui sebagai kelompok kontrol (mendapat mie instan tanpa fortifikasi). Intervensi dilakukan selama 4 bulan. Analisis kadar zink ASI dan kadar besi ASI dilakukan dengan metode AAS (Atomic Absorption Spectrofotometer) sebelum intervensi dan setelah intervensi. Sedangkan pengukuran panjang badan dan berat badan bayi dilakukan setiap bulan selama 4 bulan intervensi yang dinyatakan dengan z skor PB/U dan z skor BB/U.

Oleh:
EVAWANY ARITONANG
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

 

PEMBERDAYAAN PENYANDANG CACAT MELALUI PROGRAM REHABILITASI BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (Studi Kasus Pelaksanaan Pemberdayaan Terhadap 7 Penyandang Cacat Melalui Program RBM di Kecamatan Rantepao Tana Toraja)

Secara umum penelitian ini mencoba meneliti implementasi, mekanisme, bentuk dan hasil pendekatan dalam RBM dalam memberdayakan penyandang cacat dengan memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang tersedia di masyarakat yang dirinci dalam tujuan penelitian sebagai berikut :
-Memberikan gambaran mengenai latar belakang dan karakteristik kecacatan penyandang cacat.
-Mendeskripsikan kondisi ketidakberdayaan yang dihadapi penyandang cacat.
-Mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan penyandang cacat yang dilakukan di dalam keluarga dan masyarakat.

Oleh:
ETTY PAPAYUNGAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASAR
2006

PERAN PERSEPSI KEHARMONISAN KELUARGA DAN KONSEP DIRI TERHADAP KECENDERUNGAN KENAKALAN REMAJA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran persepsi keharmonisan keluarga dan konsep diri terhadap kecenderungan kenakalan remaja. Subjek penelitian ini adalah siswa SMPN 20 Surakarta Jawa Tengah. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 120 orang, tetapi angket yang kembali lengkap dan sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan hanya 117 set. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik subjek (1) Remaja awal berusia 13-16 tahun, (2) tinggal dengan kedua orangtua, (3) berjenis kelamin laki- laki dan perempuan, dan (4) bukan anak tunggal. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: skala kecenderungan kenakalan remaja, skala persepsi keharmonisan keluarga, dan skala konsep diri. Ketiga skala ini menggunakan model skala likert yang terdiri dari 4 alternatif pilihan jawaban, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil hipotesis menunjukkan, keharmonisan keluarga dan konsep diri secara bersama-sama memberikan peran terhadap kecenderungan kenakalan remaja.

Oleh:
Ulfah Maria
SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
JOGJAKARTA
2007

 

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SAGA, SAMBILOTO DAN PARE TERHADAP DIFERENSIASI SEL-SEL LEUKOSIT, KANDUNGAN Fe, Zn dan HORMON TESTOSTERON DALAM PLASMA BURUNG PERKUTUT (Geopelia striata L.)

Perkutut merupakan burung pemakan biji yang memiliki kelebihan mampu mengemisikan suara yang terdengar merdu. Suara merdu tersebut umumnya dihasilkan oleh individu perkutut jantan. Untuk memproduksi suara yang berkualitas perlu diperhatikan suplai pakan yang dapat menunjang faktor kesehatan sehingga penampilan suara burung menjadi prima. Selain penambahan pakan pokok/dasar, peternak juga melakukan penambahan suplemen antara lain melalui pemberian dedaunan seperti daun saga, daun sambiloto, dan daun pare pada diet yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan burung agar burung dapat memiliki penampilan suara yang berkualitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun saga, ekstrak daun sambiloto dan ekstrak daun pare terhadap diferensiasi sel-sel leukosit, kandungan mineral (Fe dan Zn) dan hormon testosteron sebagai faktor yang bertanggung jawab pada kualitas produksi suara. Perkutut yang digunakan sebanyak 25 ekor berumur 4-6 bulan dan dipelihara selama 10 (sepuluh) minggu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dan setiap kelompok perkutut dibagi dalam 5 ulangan, masing-masing 1 ekor.

Oleh:
MUHAMMAD JURAID WATTIHELUW
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007


PERANCANGAN KEMASAN TRANSPORTASI BUAH SALAK (Salacca edulis) BERBAHAN BAKU PELEPAH SALAK
Ruang lingkup penelitian ini adalah perancangan kemasan yang berbahan baku pelepah salak untuk transportasi buah salak. Perancangan kemasan dilakukan dalam 3 (tiga) tahapan yaitu pengukuran dimensi dan uji sifat mekanis buah dan pelepah salak sebagai tahap I, perancangan dimensi kemasan yang optimal sebagai tahap II, dan uji beban tekan maksimum dan simulasi transportasi kemasan hasil rancangan sebagai tahap III. Simulasi transportasi menggunakan meja getar berfrekuensi 3.34 Hz dan amplitudo 4.85 cm selama 3 (tiga) jam atau setara dengan transportasi sejauh 500 km pada jalan luar kota menggunakan truk yang berfrekuensi 1.4 Hz dan amplitudo 1.74 cm. Perlakuan dalam penelitian adalah 3 (tiga) jenis kapasitas kemasan, yaitu 10, 15, dan 20 kg. Buah salak disusun dengan pola susun face centered cubic (fcc) yang dikembangkan oleh Peleg (1985). Fcc adalah suatu pola susun buah berdasarkan jumlah buah dalam suatu kapasitas kemasan.


WIYANA LEVI SANTI SIREGAR
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007

EKSTRAKSI VANILI SECARA ENZIMATIK DARI BUAH VANILI (Vanilla planifolia ANDREWS) SEGAR

Ekstrak vanili alami biasanya diproduksi menggunakan buah vanili kering yang telah mengalami kuring karena buah vanili segar tidak memiliki aroma. Selama proses kuring yang kompleks dan panjang terjadi berbagai aktivitas enzim alami dalam buah yang meliputi degradasi dinding sel serta pembentukan flavor vanilin dari glukovanilin oleh aktifitas enzim B-glukosidase.
Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangan metode ekstraksi vanili secara enzimatik langsung dari buah vanili (Vanilla Planifolia Andrews) segar untuk mereduksi biaya dan waktu karena glukovanilin dapat diekstrak dan secara bersamaan ditransformasi menjadi vanilin oleh kombinasi enzim yang berhubungan dengan degradasi dinding sel (selulase dan pektinase) dan hidrolisis glukovanilin (B-glukosidase). Selain itu, kadar vanilin sebagai komponen flavor utama bisa lebih tinggi dibanding ekstrak vanili kering serta persiapan sampel dengan pengeringan beku dilanjutkan penggilingan dapat mengoptimalkan kontak antara enzim dengan substrat.

Oleh:
INDRIANA SATYA MINTARTI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006

PENGARUH MOTIVASI KERJA APARAT TERHADAP KUALITAS LAYANAN CIVIL

Penelitian ini difokuskan pada upaya mengungkapkan pengaruh motivasi kerja aparat terhadap kualitas layanan civil, studi mengenai pelayanan Kartu Tanda Penduduk di Kecamatan Jailolo dan Kecamatan Sahu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Secara operasional variabel penelitian dielaborasi dalam beberapa dimensi dan indikator. Variabel motivasi kerja aparat dielaborasi kedalam tiga dimensi, yaitu: motif, pengharapan, dan insentif. Variabel kualitas layanan civil dielaborasi kedalam empat dimensi, yaitu: kecepatan, ketepatan, kemudahan, dan keadilan.
Desain penelitian adalah survei dengan menggunakan teknik penarikan sampel yaitu stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai instrumen utama dan didukung oleh studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan analisis jalur (path analysis).


Oleh
MADE KAREPESINA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2007

ANALISIS EKONOMI MANFAAT EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA
Nelayan pancing merupakan kelompok nelayan yang sangat tergantung kepada keberadaan ekosistem terumbu karang. Di Pulau Ternate terdapat 729 nelayan pancing yang diantaranya menjalankan praktek penangkapan ikan karang secara destruktif.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengestimasi nilai manfaat dari ekosistem terumbu karang dengan menggunakan pendekatan efek produktivitas. Pendekatan ini menggunakan perbedaan hasil produksi perikanan karang sebelum dan sesudah praktek penangkapan ikan karang secara destruktif.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai estimasi ekonomi aktual dari ekosistem terumbu karang di Pulau Ternate berdasarkan data primer adalah Rp 21.027.933.840,00. Sementara itu estimasi dari nilai manfaat sekarang adalah Rp 384.542.778,79. Sedangkan nilai estimasi manfaat bersih sekarang adalah Rp 239.081.334,38.

Oleh:
ERNI SISCA DEWI
PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN HUTAN LINDUNG JOMPI KABUPATEN MUNA, PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Hutan sebagai aset pembangunan nasional sangat penting dan bermanfaat bagi kehidupan dan penghidupan manusia. Oleh karena itu, hutan harus dikelola, dikembangkan dan dimanfaatkan secara baik dan lestari demi kesejahteraan masyarakat. Kawasan hutan lindung Jompi adalah salah satu kawasan hutan lindung di Kabupaten Muna yang memiliki sumber mata air yang saat ini telah mengalami kerusakan yang serius dengan kondisi kelurahan/desa di sekitarnya 78 persen tidak berdaya/miskin. Tujuan penelitian adalah: (1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi modal sosial masyarakat sekitar kawasan hutan lindung, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan lindung, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan lindung, dan (4) merumuskan model pember-dayaan masyarakat yang efektif di sekitar kawasan hutan lindung sesuai dengan kondisi lokal. Penelitian ini dilakukan di sekitar kawasan hutan lindung Jompi Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara.

Oleh:
DASMIN SIDU
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006

PENGARUH FAKTOR INTERNAL KONSUMEN DAN KINERJA BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOMODITAS TEH OLEH KONSUMEN RUMAH TANGGA DI PROVINSI JAWA BARAT

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh faktor internal konsumen dan kinerja bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian komoditi teh di Provinsi Jawa Barat. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal konsumen yaitu: budaya, kelas sosial, karakteristik individu, faktor psikologis; dan kinerja bauran pemasaran yaitu: produk, harga, saluran distribusi, dan promosi.
Objek penelitian ini adalah rumah tangga di Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan metode survey terhadap sampel penelitian. Sampel penelitian sejumlah 205 rumah tangga dilakukan dengan multi stage cluster sampling dan simple random sampling. Ukuran sampel ditetapkan melalui formula Yamane (1967) dengan tingkat presisi 93 %.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif dengan teknik pendekatan interval skor dan analisis jalur (path analysis).

Oleh:
ROSIDA P.ADAM
Pasir Impun Gg H Umar No 142 Rt04/09
Kel Sekondang Kec Sukamiskin
Bandung Jawa Barat

PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG 2006

MODEL PELATIHAN KETERAMPILAN USAHA TERPADU BAGI PETANI SEBAGAI UPAYA ALIH KOMODITAS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kehidupan masyarakat petani penggarap lahan Perhutani di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung yang selain tingkat pendidikannya masih rendah, juga tidak memiliki mata pencaharian tetap. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pelatihan keterampilan usaha secara terpadu sebagai upaya pemberdayaan masyarakat petani dalam mengembangkan kemampuan berusaha
Landasan teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini secara umum adalah; 1) Konsep dasar pelatihan, teori pembelajaran dan pemberdayaan, yang dikhususkan bagi orang dewasa, 2) Konsep pelatihan keterampilan usaha terpadu, 3) Konsep kewirausahaan, yang digunakan sebagai pendukung dalam program pelatihan keterampilan usaha terpadu, dan 4) Beberapa tulisan yang berhubungan dengan pengembangan kemampuan masyarakat.


Oleh:
SUDIRMAN
Jl Cilimas No11 Rt01/04
Kel Isola Kec Sukasari
Bandung Jawa Barat


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2006

EVALUASI MUTU DAN NILAI GIZI NUGGET DAGING MERAH IKAN TUNA (Thunnus sp) YANG DIBERI PERLAKUAN TITANIUM DIOKSIDA
Daging merah tuna merupakan limbah pada pengolahan dan pengalengan tuna beku karena daging ini cepat mengalami ketengikan dan perubahan warna yang tidak diinginkan. Tujuan peneltian ini adalah 1) menentukan konsentrasi titanium dioksida (TiO2) yang efektif sebagai pemucat warna merah daging tuna, 2) mengevaluasi mutu nugget ikan daging merah tuna yang dipucatkan dengan TiO2 dibandingkan dengan mutu nugget daging putih tuna, dan 3) mengevaluasi nilai gizi protein nugget ikan tuna yang disimpan pada suhu beku selama 0, 1 dan 2 bulan.

Oleh:
EPI ROSPIATI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006

EKSTRAKSI VANILI SECARA ENZIMATIK DARI BUAH VANILI (Vanilla planifolia ANDREWS) SEGAR

Ekstrak vanili alami biasanya diproduksi menggunakan buah vanili kering yang telah mengalami kuring karena buah vanili segar tidak memiliki aroma. Selama proses kuring yang kompleks dan panjang terjadi berbagai aktivitas enzim alami dalam buah yang meliputi degradasi dinding sel serta pembentukan flavor vanilin dari glukovanilin oleh aktifitas enzim B-glukosidase.
Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangan metode ekstraksi vanili secara enzimatik langsung dari buah vanili (Vanilla Planifolia Andrews) segar untuk mereduksi biaya dan waktu karena glukovanilin dapat diekstrak dan secara bersamaan ditransformasi menjadi vanilin oleh kombinasi enzim yang berhubungan dengan degradasi dinding sel (selulase dan pektinase) dan hidrolisis glukovanilin (B-glukosidase). Selain itu, kadar vanilin sebagai komponen flavor utama bisa lebih tinggi dibanding ekstrak vanili kering serta persiapan sampel dengan pengeringan beku dilanjutkan penggilingan dapat mengoptimalkan kontak antara enzim dengan substrat.

Oleh:
INDRIANA SATYA MINTARTI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR

Alamat: Jl Padang Panjang/Pembina No 6 Rt 08/08
Kel Manggis Kec Setiabudi Jakarta 12790

PENGARUH SYSTEM PENYAMPAIAN JASA TERHADAP CITRA RUMAH SAKIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI SUMATERA BARAT
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: 1) sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel, citra rumah sakit dan kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 2) hubungan antara physical support dengan contact personnel pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 3) pengaruh sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel terhadap citra rumah sakit umum di Sumatera Barat, 4) pengaruh sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel terhadap kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 5) pengaruh citra rumah sakit terhadap kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 6) pengaruh sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel serta citra rumah sakit terhadap kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat.

Oleh:
Ratni Prima Lita
Jl Sukaati No 18 Rt 3/12 Kel Sukabungah
Bandung 40612

Ilmu Ekonomi
Program Pascasarjana
Universitas Padjadjaran
Bandung
2003

Optimasi Pengembang Usaha Perikanan Mini Purse Seine di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan

Penelitian ini mengkaji optimasi pengembangan usaha perikanan mini purse seine di Kabupaten Jeneponto ditinjau dari aspek biologi, teknik dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi tingkat MEY sumberdaya ikan pelagis kecil yang menjadi target penanngkapan mini purse seine di Kabupaten Jeneponto, menentukan faktor-faktor produksi yang berperan dalam peningkatan produktivitas mini purse seine dan menentukan tingkat kelayakan finansial usaha perikanan mini purse seine di Kabupaten Jeneponto. Estimasi sumberdaya dianalisis dengan menggunakan Model Surplus Produksi Schaefer dan Model Bioekonomi Gordon-Schaefer. Faktor produksi dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, dan kelayakan finansial dianalisis dengan menggunakan Model DSS Balianalis 2005.

Oleh:
MUKHLISA A. GHAFFAR
PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006

 

Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kota Pekanbaru

Faktor penting dalam permasalahan lingkungan adalah besarnya populasi manusia. Pertambahan jumlah penduduk merupakan faktor utama yang mempengaruhi perkembangan pemukiman dan kebutuhan prasarana dan sarana. Pertambahan jumlah penduduk juga akan menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan energi seperti energi listrik, minyak tanah, premium dan solar. Ruang terbuka hijau semakin terdesak keberadaannya dan berubah menjadi bangunan untuk mencukupi kebutuhan fasilitas penduduk kota. Penyebaran jumlah penduduk yang tidak merata dalam suatu wilayah, akan memberikan pengaruh negatif terhadap daya dukung lingkungan. Kebutuhan energi sebagai dampak adanya kegiatan pembangunan, meningkatkan pengaruhnya terhadap kualitas udara Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan ruang terbuka hijau berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan jumlah CO2. Standar kebutuhan ruang terbuka hijau diperoleh dari studi literatur.

Oleh:
RISWANDI STEFANUS TINAMBUNAN, MSi
Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB)
Jl Suryan No 5 Labuh Baru, Pekanbaru
Riau 28291

 

Karakteristik Karaginan Rumput Laut eucheuma cottonii Pada Berbagai Umur Panen, Konsentrasi Koh dan Lama Ekstraksi

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Jeneponto. Salah satu jenis rumput laut yang dibudidayakan di Kabupaten Jeneponto adalah Eucheuma cottonii. Eucheuma cottonii memiliki nilai ekonomis penting karena menghasilkan karaginan. Mutu karaginan dipengamhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis rumput laut, tingkat pertumbuhan dan umur panen. Penelitian ini mengkaji mutu karaginan Eucheuma cottonii Kabupaten Jeneponto berdasarkan sifat fisik dan kimianya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan umur panen rumput laut yang tepat dalam hubungannya dengan mutu karaginan yang dihasilkan, menganalisis pengaruh konsentrasi KOH dan lama ekstraksi terhadap mutu karaginan. Penelitian dibagi dalam dua tahap, yaitu budidaya yang dilakukan di lapangan (perairan) dan ekstraksi karaginan yang dilakukan di laboratorium. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah umur panen 40,45 dan 50 hari, konsentrasi KOH 5, 7 dan 9 %, dan lama ekstraksi 2 dan 4 jam.

Oleh:
SYAMSUAR
PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
Jl Tanjung Dapura No 15/31 RT004 RK008
Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang
Kotamadya Makasar
Phone 0411 858281

 

 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ORANG LANJUT USIA (Studi Kasus di Kelurahan Jambangan)

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari apakah faktor kesehatan, ekonomi dan kondisi sosial berpengaruh terhadap kemandirian orang lanjut usia? Dan Faktor yang manakah yang berpengaruh secara dominan terhadap kemandirian orang lanjut usia ?. Penelitian dilakukan di kelurahan Jambangan kecamatan Jambangan. Sampel dalam penelitian ini orang lanjut usia berumur 56 tahun sebanyak 104 orang. Variabel penelitian meliputi kemandirian sebagai variabel terikat, kondisi kesehatan, kondisi sosial sebagai variabel bebas. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung pada masing-masing responden dengan menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian kemudian ditampilkan dalam bentuk tabulasi silang untuk mengetahui distribusi frekwensi dan proporsi. Untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat diuji dengan menggunakan uji regresi logistik, dengan tingkat kebermaknaan p # 0,05

RATNA SUHARTINI
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004


PENDEKATAN AKUSTIK DALAM STUDI TINGKAH LAKU IKAN PADA PROSES PENANGKAPAN DENGAN ALAT BANTU CAHAYA (THE ACOUSTIC APPROACH TO FISH BEHAVIOUR STUDY IN CAPTURE PROCESS WITH LIGHT ATTRACTION)

Dewasa ini penerapan metode akustik melalui peralatan sonar atau echo-sounder yang dapat digunakan untuk studi tingkah laku ikan (migrasi vertikal dan horizontal), kecepatan renang, respon ikan terhadap stimuli dan Iain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola tingkah laku ikan hubungannya dengan pengoperasian alat tangkap yang menggunakan cahaya lampu. Secara khusus penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisis pola distribusi ikan di sekitar pencahayaan sebelum dan setelah proses penangkapan, (2) Menganalisis pola kedatangan ikan di sekitar pencahayaan, (3) Menganalisis tingkah laku pergerakan ikan di sekitar sumber cahaya.
Penelitian dilakukan di perairan Kabupaten Barru - Selat Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasi pengamatan terletak pada posisi 4 1919,9 LS-119 16 201 BT, dan bagan rambo dioperasikan pada kedalaman 70 m dengan jarak dari pantai Barru 20 mil laut. Pengamatan lapang dilakukan selama 12 trip mulai dari bulan April sampai Mei 2005. Pendekatan akustik untuk mengamati tingkah laku ikan dilakukan dengan menggunakan side scan sonar colour.

MUHAMMAD SULAIMAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006

ANALISIS DIMENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MANDIRI DI WILAYAH JAWA TIMUR

Penelitian ini bertujuan untuk mencari beberapa faktor penilaian yang dianggap relevan dan representatif sesuai dengan dimensi perilaku karyawan dan tugas kerja di perusahaan. Ada sepuluh variabel atau faktor penilaian yang selama ini telah diberlakukan, yaitu (1) transaksi harian, (2) pelayanan nasabah, (3) budaya sifat, (4) kualitas kerja, (5) keandalan, (6) pemecahan masalah, (7) inisiatif, (8) kerja sama, (9) komunikasi, dan (10) kedisiplinan. Dari masing-masing variabel memiliki sejumlah antara 2 hingga 4 indikator untuk menguji tingkat validitasnya.
Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan Bank Syariah Mandiri mulai dari jabatan manajer ke bawah yang terbagi pada sejumlah lokasi, yaitu Bank Syariah Mandiri Cabang Surabaya, Malang, Pamekasan, dan tiga cabang pembantu di Surabaya, yaitu di Sidoarjo, Gresik, dan kawasan Ampel Surabaya. Jumlah total populasi yang digunakan dan sesuai dengan persyaratan dalam penelitian ini berjumlah 75 orang. Instrumen yang digunakan merupakan konstruksi dari peneliti dengan bentuk skoring antara angka 0 hingga 10, semakin sering melakukan maka prestasi kerjanya akan mendekati angka tertinggi dan semakin jarang melakukan akan mendekati angka terendah.

Oleh:

AHMAD RAJAUL MASRUR A.I.D
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2003

 

Penelitian ini bertolak dari hasil pengamatan yang mengindikasikan bahwa realisasi penerimaan PAD Kota Manado dari sisi retribusi yang dibayarkan oleh pedagang kaki lima belum mencapai target yang ditetapkan. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya implementasi pemberdayaan sektor informl, khususnya PKL yang belum merata, sehingga pengelolaan sektor informal belum dilakukan secara efektif yang berdampak pada masih relatif rendahnya tingkat pendapatan/profit usaha PKL itu sendiri. Dengan demikian, penelitian ini ingin menjawab beberapa permasalahan sekaligus bertujuan untuk (1). Menganalisis pengaruh pengelolaan pedagang kaki lima, seperti pemberian pendidikan dan latihan (pelatihan), bantuan modal dan cara-cara mengolah usaha terhadap tingkat pendapatan atau profit usaha mereka; (2). Untuk menganalisis kontribusi pendapatan atau penghasilan (profit usaha) pedagang kaki lima terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kota Manado; (3). Untuk menganalisis pula perbedaan tingkat pendapatan (profit usaha) antara kelompok pedagang kaki lima yang memperoleh bantuan modal dengan kelompok pedagang kaki lima yang menggunakan modal sendiri.

Oleh:
FRANSISKA. R. KOROMPIS
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
M A N A D O
2 0 0 5

ANALISIS SIKAP IKLIM ORGANISASI, ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENENTUKAN EFEKTIVITAS KINERJA ORGANISASI DI GARNISUN TETAP III SURABAYA

Organisasi yang ideal adalah organisasi yang mampu mencapai tujuan secara optimal. Sebagaimana tujuan yang ingin dicapai oleh Garnisun Tetap III Surabaya. Garnisun Tetap III Surabaya adalah salah satu organisasi pemerintah yang bertujuan untuk penegakkan kedisiplinan setiap prajurit (faktor intern), pertahanan dan keamanan rakyat Indonesia serta pengoperasian pemakaman militer (faktor ekstern). Adapun pencapaian tujuan Garnisun Tetap III Surabaya ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk iklim organisasi, etos kerja dan disiplin kerja setiap prajurit dan pegawai sipilnya.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda yang menganalisis iklim organisasi, etos kerja dan disiplin kerja dalam menentukan efektivitas kinerja organisasi. Hal ini dapat dideskripsikan secara mendetail untuk meliputi apa yang sudah dijalankan dan apa yang belum atau perlu dijalankan di Garnisun Tetap III Surabaya.

Oleh :

AKHMAD KUSNAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
 
 


Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan kontribusi individu yang mendalam melebihi tuntutan peran di tempat kerja dan di-reward oleh perolehan kinerja tugas. OCB ini melibatkan beberapa perilaku meliputi perilaku menolong orang lain, menjadi volunteer untuk tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan-aturan dan prosedur-prosedur di tempat kerja. Perilaku-perilaku ini menggambarkan "nilai tambah karyawan" dan merupakan salah satu bentuk perilaku prososial, yaitu perilaku sosial yang positif, konstruktif dan bermakna membantu. Tugas-tugas pimpinan akan menjadi lebih ringan jika terdapat karyawan-karyawan dengan OCB tinggi, sehingga konsekuensinya akan meningkatkan produktivitas dan kesuksesan dirinya.
Penelitian ini menganalisis pengaruh tingkat kecerdasan emosi dan sikap pada budaya organisasi terhadap OCB. Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini disusun oleh peneliti berdasarkan kajian teoritis sebelumnya. Kuisioner ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya.

Oleh:
DWI HARDANINGTYAS
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
 

PENGEMBANGAN MODEL PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING GOVERNMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGAN DI KABUPATEN GRESIK

Tuntutan masyarakat terhadap transparansi pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah akhir-khir ini semakin marak dengan dukungan media yang begitu besar. Pelayanan haji yang dilakukan oleh pemerintah tidaklah luput dari tuntutan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan. Dibatalkannya calon jamaah haji Indonesia 29.974 orang untuk melaksanakan haji menjadi titik kulminasi tuntutan masyarakat dalam memberikan pola layanan yang disesuaikan dengan kehendak pelanggan (Kompas, 27-12-2003), di mana sebelumnya tidak pernah tersentuh untuk membuka maupun protes jamaah terhadap kekurangan maupun problem yang dihadapi oleh jamaah haji itu sendiri. Hal ini disebabkan persepsi jamaah haji tentang apa yang diterima layanan sering disandarkan pada takdir yang harus diterima dan merupakan peringatan bagi jamaah walaupun sebenarnya adalah masalah manajemen pengelolaan pelayanan publik.

Berdasarkan latar belakang di atas maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pelayan jamaah haji yang sesuai dengan prinsip Reinventing government yang berorientasi pada pelanggan.

Oleh :
NUR HASYIM
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
 

PENGARUH KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN TUGAS JABATAN KEPALA SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR
Perubahan paling signifikan yang terjadi pada tubuh pemerintah daerah di seluruh Indonesia setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat Daerah beserta peraturan-peraturan pendukungnya yaitu terjadinya penataan kembali terhadap Organisasi Perangkat Daerah (ORKATDA). Terjadinya perubahan dalam suatu unit organisasi pasti akan menimbulkan perubahan-perubahan yang mendasar dan menyeluruh dalam organisasi tersebut, baik terhadap personil, pembiayaan, maupun dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
Akibat pertama yaitu sering terjadinya tumpang-tindih (overlapping) atau yang lajim disebut dengan terjadinya ketidakjelasan peran dalam melaksanakan tugas yang telah diberikan sesuai dengan wewenang dan haknya. Sedangkan akibat yang kedua yaitu bahwa untuk mencapai tujuan organisasi dengan efektif diperlukan pemaduan antara kebutuhan organisasi dengan kebutuhan personil, sehingga tidak akan menimbulkan ketegangan (konflik). Pemaduan kebutuhan inilah yang lajim disebut dengan motivasi. Dari diindikasi dua akibat tersebut di atas, dapat dikatakan bahwa ketidakefektifan pelaksanaan tugas lebih banyak disebabkan oleh ketidakjelasan peran dan motivasi kerja.

Oleh:
S U W A N D I
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA 2004

KEPEMIMPINAN DAN LAPISAN TENGGER DI DAERAH BROMO (STUDI TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DAN PEMERINTAHAN DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO)
Penelitian tesis ini berfokus pada pemasalahan mengenai peranan kepemimpinan tradisional pada masyarakat Tengger yang sebelum diterapkannya UU No. 5 tahun 1979 tentang pemerintahan Desa, maka segala urusan masyarakat Desa dipimpin oleh Dukun atau Ketua Adat, namun seiring berjalannya waktu, maka sesuai UU No. 22 tahun 1999 pimpinan tertinggi di Desa adalah kepala desa/ petinggi, sehingga peranan dukun sekarang bergeser pada urusan keagamaan dan adat-istiadat masyarakat saja, namun demikian antara dukun dan kepala desa adalah mitra. Orang kepercayaan dukun yang disebut wong sepuh dan legen berada dalam stniktur sistem pemerintahan desa di Desa Ngadisari Kecamatan sukapura Kabupaten Probolinggo

Oleh:
MOKHAMAD HARIYADI EKO ROMADON
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN JOB INSECURITY KARYAWAN TERHADAP INTENSI TURNOVER
Salah satu aspek yang penting dalam organisasi adalah mempertahankan keberadaan karyawan dan menekan turnover. Pada kenyataannya, seringkali manager sumber daya manusia kurang memahami aspek-aspek yang mendasari keputusan seseorang untuk turnover. Akibat dari ketidaktahuan ini maka timbul kesenjangan antara pihak karyawan dengan pihak managemen. Efek negatif dari adanya turnover adalah meningkatnya biaya perekrutan, memperkerjakan tenaga baru, asimilasi, pelatihan dan biaya administratif lainnya. Sementara efek lainnya adalah komunikasi yang makin buruk, dan gangguan dalam produktivitas.
Salah satu cara untuk mengetahui penyebab turnover adalah menilai sejauh mana tingkat komitmen organisasi dari karyawan. Cara yang dapat ditempuh untuk mengetahu hal tersebut adalah dengan menentukan definisi yang jelas mengenai komitmen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Oleh:
Luvy Kurniasari SPsi
PROGRAM PASCASARJANA
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004

PENGARUH RESISTENSI PERUBAHAN DAN KECERDASAN EMOSI DOSEN TERHADAP SIKAP DOSEN MENGENAI PERUBAHAN ITS DARI PTN MENUJU PT BHMN
Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 tahun 1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi sebagai Badan Hukum Milik Negara (BHMN), Pemerintah membuka kemungkinan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk menyampaikan usulan perubahan status menjadi BHMN. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai salah satu perguruan tinggi mempersiapkan diri untuk hal tersebut. Perubahan status ini menimbulkan berbagai macam reaksi atau sikap dosen baik yang mendukung atau tidak mendukung dalam menghadapi perubahan ITS tersebut. Ada empat jenis sikap dosen yang diklasifikasikan sebagai berikut : Sikap mendukung yaitu Positif Kreatif (PK) dan Logika Rasional (LR) serta Sikap tidak mendukung yaitu Fokus pada Manusia (FM) dan Kontrol Negatif (KN).
Sikap dosen terhadap perubahan ITS tersebut antara lain dikarenakan tingkat resistensi perubahan dan tingkat kecerdasan emosi yang dimiliki oleh dosen. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh resistensi perubahan dan kecerdasan emosi terhadap sikap dosen mengenai perubahan ITS dari PTN menuju PTBHMN.

Oleh:
RINI NURAHAJU, S.Psi
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004

ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI PT TELKOM TBK KANTOR DIVRE V (BIDANG PERFORMANSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA) SURABAYA
Karyawan dan perusahaan merupakan dua pihak yang saling membutuhkan dan masing-masing mempunyai tujuan. Untuk mengusahakan integrasi antara tujuan perusahaan dan tujuan karyawan, perlu diketahui apa yang menjadi kebutuhan masing-masing pihak. Kebutuhan karyawan diusahakan dapat terpenuhi melalui pekerjaannya. Apabila seorang karyawan sudah terpenuhi segala kebutuhannya maka dia akan mencapai kepuasan kerja dan memiliki komitmen terhadap perusahaan. Tingginya komitmen karyawan dapat mempengaruhi usaha suatu perusahaan secara positif. Komitmen karyawan ini diperlukan oleh perusahaan dan merupakan faktor penting bagi perusahaan dalam rangka mempertahankan kinerja perusahaan. Apalagi dalam era persaingan bisnis yang makin ketat di sektor telekomunikasi dan teknologi informasi seperti dewasa ini.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemilikan saham perusahaan bagi karyawan terhadap komitmen organisasi di PT TelkomTbk Kantor Divre V Bidang Performansi dan Sumber Daya Manusia.

Oleh:
WININATIN KHAMIMAH
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004

PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
Keberadaan anak jalanan semakin marak semenjak krisis moneter berlangsung pada tahun 1997, ditambah dengan terungkapnya kasus KKN. Hal ini berdampak pada tingginya nilai jual kebutuhan pokok, banyak orang di PHK, masalah pengangguran tak terelakkan, karena kondisi ekonomi tidak stabil-tidak diragukan lagi bermunculan kasus perceraian, dan sebagainya. Kondisi ini semakin terpuruk dengan terjadinya bencana alam dan kasus pengungsi akibat perang antar suku. Semuanya berakibat buruk pada nasib anak. Banyak anak yatim, yatim piatu, keterlantaran, kekerasan, eksploitasi anak di bidang ekonomi dan bahkan pelecehan seksual terhadap anak perempuan, sodomi dan masih banyak perlakuan salah lainnya yang menimpa pada anak-anak. Kondisi ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak hanya mengalami masalah krisis ekonomi saja akan tetapi lebih buruk lagi mengalami masalah krisis moral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembinaan anak jalanan yang diterapkan selama ini melalui rumah singgah dan untuk mengetahui model pembinaan yang tepat sesuai kebutuhan dan harapan anak jalanan serta pengembangannya.

Oleh:
DWI ASTUTIK, S.Ag
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
Kepemimpinan perempuan menjadi isu publik yang selalu diperbincangkan, dan telah memancing polemik dan debat antara yang pro dan kontra terhadap pemimpin perempuan dalam sebuah negara, kendatipun pengakuan atas hak dasar kemanusiaan tampak mengalami peningkatan yang signifikan diberbagai belahan dunia. Pengakuan ini juga berlaku atas hak perempuan sebagaimana yang sejajar dengan laki-laki.
Doktrin Agama seringkali dijadikan untuk membenarkan tindakan tidak adil dan bahkan tindakan kekerasan terhadap kaum perempuan. Doktrin Agama dianggap sebagai sesuatu yang baku dan tidak bisa ditafsirkan, sehingga posisi marginal perempuan dalam Agama dianggap takdir yang tidak dapat diubah. Selain Agama, budaya juga mempengaruhi terbentuknya struktur dan sosial politik yang timpang di masyarakat, sehingga perempuan yang pada posisi lemah hanya bisa bertahan dalam budaya patriarkhi.

Oleh:
Abdullah Faiq
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya

PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
Penilaian kinerja merupakan kegiatan mengukur/menilai untuk menetapkan seorang pegawai/karyawan sukses atau gagal dalam melaksanakan pekerjaannya dengan menggunakan standar pekerjaan sebagai tolok ukurnya. Penilaian kinerja di lingkungan pegawai negeri sipil (PNS) dikenal dengan sebutan penilaian pelaksanaan pekerjaan. Penilaian kinerja tersebut dilaksanakan menggunakan daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3), dengan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, meliputi : kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa dan kepemimpinan.

Oleh:
ABD. WAHID CHAIRULLAH
PROGRAM STUDI PSDM
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2004

ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
Dengan adanya globalisasi, di mana perdagangan bebas tidak bisa terbendung lagi, sehingga tingkat kompetisi semakin tinggi di semua sektor , termasuk sektor kesehatan. Kondisi kesehatan global yang terjadi sangat dinamis dan menuntut kelenturan serta penyesuaian secara terus menerus dan menyeluruh. Dari hasil pengamatan peneliti dan informasi dari media massa, banyak keluhan dari tenaga perawat yang bekerja di rumah sakit pemerintah dengan status Non Pegawai Negeri Sipil digaji dibawah Upah Minimum Regional. Penelitian ini perlu dilakukan karena profesi keperawatan memberikan pelayanan kepada manusia yang membutuhkan pertolongan. Kalau perawatnya sendiri tidak sehat atau bermasalah, bagaimana dia bisa memberikan pertolongan / pelayanan kepada orang lain / pasien ?

Oleh :
Loetfia Dwi Rahariyani
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
 

PENGARUH PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN JAWA TIMUR
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan:
1. Mengetahui apakah ada perbedaan signifikan pada prestasi belajar IPA siswa SD yang diajar dengan Kit IPA dengan prestasi belajar IPA siswa SD yang diajar tanpa Kit IPA;
2. Mengetahui apakah ada perbedaan signifikan pada prestasi belajar IPA siswa SD dengan motivasi belajar tinggi yang diajar dengan Kit IPA dengan prestasi belajar IPA siswa SD yang diajar tanpa Kit IPA;
3. Mengetahui apakah ada perbedaan signifikan pada prestasi belajar IPA siswa SD dengan motivasi belajar rendah yang diajar dengan Kit IPA dengan prestasi belajar IPA siswa SD yang diajar tanpa Kit IPA.
Penelitian menggunakan jenis penelitian experimental, dengan teknik acak sederhana. Subyek penelitian adalah siswa sekolah dasar negeri kelas VI di Kecamatan Purworejo Pasuruan. Sampel adalah siswa kelas VI SD Tembokrejo 1 dan 2. Variabel bebas yang digunakan adalah pembelajaran IPA dengan KIT dan pembelajaran tanpa KIT IPA. Variabel dependen adalah prestasi belajar IPA. Data dianalisis menggunakan uji t.

Oleh :
Dra. NANIK TISNOHERAWATI
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
2004

PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
Dalam upaya minimalisasi kelemahan-kelemahan UKMK, Departemen Koperasi Dan UKM, melakukan pembinaan terhadap UKMK diantaranya dengan Program Business Development Services (BDS). Program ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kinerja UKM. Program Business Development Services (BDS) merupakan jasa layanan pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan, akses pasar dan kemampuan bersaing, yang bersifat non finansial, bersifat dinamis dengan cakupan yang luas serta fokus pada kebutuhan UKMK.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Program Business Development Services (BDS) terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur dan untuk mengukur serta membuktikan faktor-faktor Program Business Development Services (BDS) yang dominan pengaruhnya terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur.

Oleh:
IMRON ROSYADI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

PENGENDALIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
Belalang kembara dalam kehidupannya berjalan, berpindah dan berputar dengan menggunakan kaki serta terbang dengan menggetarkan sayap. Belalang kembara memiliki alat indra mata, telinga dan kumis yang digunakan sebagai antena. Alat indra tersebut berfungsi untuk mengatur sistem perpindahan, informasi serta komunikasi antara belalang kembara jantan dan betina dalam perkembangbiakannya. Berdasarkan pengamatan dan literatur komunikasi sesama belalang kembara ini berada pada rentang frekuensi puluhan kilo hertz dan merupakan jenis gelombang ultrasonik.
Gelombang ultrasonik (Ultrasonic waves) merupakan gelombang mekanik longitudinal dengan frekuensi di atas 20 kHz yaitu daerah batas pendengaran manusia. Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair dan gas. Hal ini disebabkan karena gelombang ultrasonik merupakan rambatan energi dan momentum mekanik, rambatan energi ini berinteraksi tergantung pada molekul dan sifat inersia medium yang dilaluinya.

Oleh:
STEPANUS SAHALA SITOMPUL
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

PERAN DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 10. Uji yang digunakan adalah uji t dan F, R² (koefisien determinasi) serta uji asumsi klasik. Pemanfaatan dana Kukesra sebagian besar adalah untuk usaha ekonomi produktif dan hanya sebagian kecil saja yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Dana Kukesra, modal sendiri, pengalaman usaha dan tenaga kerja berpengaruh signifikan dan positip terhadap pendapatan usaha.

Oleh:
NING HANDAYANI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2004

Analisis Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)
Penelitian ini dimaksud untuk menguji pengaruh karakteristik individu yang meliputi : keahlian, pendidikan, pengalaman kerja dan karakteristik organisasi yang meliputi : sumber daya, iklim dan struktur sebagai variabel bebas terhadap pengembangan karir pegawai sebagai variabel tidak bebas atau terikat. Kuisioner yang digunakan untuk menguji berdasarkan kajian teoritis. Pertanyaan dalam kuisinoer tersebut telah teruji validitasnya. Responden penelitian ini adalah seluruh pegawai Kanwil VII DJBC Surabaya yang berjumlah l86. Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 93. Dan semua kuisioner dikembalikan serta diisi dengan benar sehingga layak untuk diolah.

Oleh:
Siti Mahmodha Almalifah
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
 

ANALISIS PERMINTAAN ANAK PADA WANITA PASANGAN USIA MUDA DI KOTA MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi nilai anak dan kecenderungan permintaan anak pada wanita terutama wanita dari pasangan usia muda. Berdasarkan Tabel Krejcie, sampel yang terpilih secara accidental sampling sebanyak 382 orang wanita pasangan usia muda yang tinggal di Kota Makassar. Hasilnya menunjukkan ada perbedaan persepsi nilai anak menurut kondisi pemukiman, status migrasi dan kematian bayi/balita.

Oleh:
RAHMAWATI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR
2003
 

KAJIAN TUMBUH KEMBANG KARKAS DAN KOMPONENNYA SERTA PENAMPILAN DOMBA SUNGEI PUTIH DAN LOKAL SUMATERA YANG MENGGUNAKAN PAKAN LIMBAH KELAPA SAWIT
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tumbuh-kembang karkas dan komponennya, serta potongan komersial karkas, penampilan domba, komposisi kimia dan kadar kolesterol otot Longissimi thoracis et lumborum pada domba Sungei Putih dan Lokal Sumatera yang diberi dua macam pakan pada bobot potong yang berbeda.

Oleh:
H A S N U D I
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
 

IMPLEMENTASI MODEL BELAJAR KONSTRUKTIVIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGUBAH MISKONSEPSI DITINJAU DARI PENALARAN FORMAL SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model belajar konstruktivis terhadap miskonsepsi siswa ditinjau dari penalaran formal siswa.
Penelitian eksperimen ini dilakukan di SLTP Negeri 4 Busungbiu pada semester kedua untuk tahun pelajaran 2002/2003, dengan rancangan pra-tes post-tes kelompok kontrol tanpa diacak dan faktorial 2x2.

Oleh:
I PUTU EKA WILANTARA
IKIP SINGARAJA PROGRAM PASCASARJANA
AGUSTUS 2003
 

OPTIMASI UPAYA PENANGKAPAN UDANG DI PERAIRAN DELTA MAHAKAM DAN SEKITARNYA
Penelitian ini mengkaji optimasi upaya penangkapan udang di perairan Delta Mahakam dan sekitarnya. Data terdiri atas posisi towing, total upaya penangkapan per bulan, total armada trawl di setiap basis, peta kedalaman, produksi harian, ukuran utama kapal dan alat tangkap trawl, nilai investasi, biaya tetap dan tidak tetap operasi serta harga udang, yang dikumpulkan dari 21 basis armada trawl.

Oleh:
JULIANI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2005
 

“ANALISIS KOMPARASI TEKNOLOGI BUBU DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN DI KLUNGKUNG BALI”
Penelitian dilaksanakan di Klungkung, pulau Bali untuk membandingkan secara teknis dan ekonomi dari bubu tradisional (perangkap yang dibuat bambu) dan besi. Perangkap bubu bambu secara kebiasaan digunakan oleh nelayan lokal sedangkan perangkap bubu besi dirancang dan diperkenalkan untuk menggantikan bubu bambu sebagai alat tangkap.

Oleh:
R THOMAS MAHULETTE
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
 

KAJIAN PERTUMBUHAN DAN DISTRIBUSI DAGING SERTA ESTIMASI PRODUKTIVITAS KARKAS SAPI HASIL PENGGEMUKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan dan distribusi daging pada komponen karkas dan potongan komersial karkas, produktivitas karkas sapi dan estimasi produktivitas karkas sapi Australian Commercial Cross (ACC) dan Brahman Cross (BX) berdasarkan kategori jenis kelamin cow, heifer dan steer (sex class) dengan konformasi butt shape yang berbeda. Jumlah sapi yang digunakan sebanyak 165 ekor dengan kisaran bobot potong 330 - 500 kg, berasal dari penggemukan feedlot.

Oleh:
HARAPIN HAFID H
SEKOLAH PASCASARJANA IPB 2005
 

RESPONS RUMINAN TERHADAP PEMBERIAN HIJAUAN PAKAN YANG DIPUPUK AIR BELERANG
Penelitian ini bertujuan memanfaatkan unsur hara (S) yang ada dalam air belerang agar dapat digunakan oleh hijauan pakan, yang kemudian diberikan ke ternak ruminan.

Oleh:
CHARLES LODEWIJK KAUNANG
DISERTASI PROGRAM STUDI ILMU TERNAK
SEKOLAH PASCASARJANA IPB 2004
 

MODEL EKONOMI SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP YANG BERKELANJUTAN DI PERAIRAN KABUPATEN MOROWALI
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mempelajari karakteristik pengelolaan sumberdaya perikanan tangkap, (2) mengestimasi potensi sumberdaya perikanan tangkap, (3) menentukan besarnya pemanfaatan dan pencapaian tujuan pengelolaan sumberdaya perikanan tangkap yang optimal, dan (4) menganalisis dampak kebijakan perikanan terhadap kesejahteraan masyarakat dan kelestarian sumberdaya perikanan tangkap di Kabupaten Morowali. Tujuan penelitian (1) dianalisis dengan metode tabulasi, tujuan (2) dianalisis dengan metode Surplus Produksi menggunakan data time series (1990-2000), sedangkan tujuan (3) dan (4) dianalisis dengan metode Linear Goal Programming menggunakan kombinasi hasil tujuan (2) dan data primer (cross section) hasil survei.

Oleh:
ALIMUDIN LAAPO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
 

KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA, POLA PENGASUHAN, KONSUMSI ZAT GIZI
Anak baduta merupakan anggota rumah tangga yang memerlukan perhatian khusus dari orang tuanya atau orang yang dekat dengannya dan sangat bergantung baik secara fisik maupun emosi sehingga memerlukan pertolongan dalam berbagai kegiatan. Namun yang terpenting bahwa pertumbuhan otak seorang anak sangat ditentukan pada masa awal (baduta). Apabila anak pada usia tersebut mengalami kurang gizi maka dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan otak yang mempengaruhi kualitas dan tingkat kecerdasannya. Faktor lain yang berkaitan dengan pertumbuhan anak baduta adalah penyakit infeksi.

Oleh:
ST. WAHIDAH
Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
 

PENGARUH PENDAMPINGAN TUTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR
Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai pengaruh pendampingan tutor terhadap motivasi belajar warga belajar pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Taman Belajar Kecamatan kenjeran Surabaya.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel 100 orang warga belajar dengan menggunakan teknik sampling random proporsional. Komposisi sampel tersebut terdiri atas 15 warga belajar Kejar Paket A, 35 warga belajar Kejar Paket B, dan 50 warga belajar Kejar Paket C. Pengukuran data didasarkan pada penilaian yang dilakukan responden melalui kuesioner dengan menggunakan modifikasi Skala Likert. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda dengan taraf siginifikansi alpha sebesar 0,05.

Oleh:
Moh. Muzaqi. S.PD
N.I.M: 090114484M
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
 

PENGARUH MEDIA CETAK BROSUR DALAM PROSES ADOPSI DAN DIFUSI INOVASI BETERNAK AYAM
Penelitian pengaruh media cetak brosur dalam proses adopsi dan difusi inovasi beternak ayam broiler, bertujuan mengetahui: pengaruh faktor internak peternak (pengetahuan, motivasi kerja dan sikap peternak), besarnya tingkat adopsi inovasi beternak ayam broiler, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan hubungan antara tingkat adopsi dan difusi inovasi beternak ayam broiler.

Oleh:
Syarifuddin
Program Studi Ilmu Pertanian
Jurusan Ilmu-Ilmu Pertanian
Program Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta
2003
 

PENGARUH WIRAUSAHA TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR INDIVIDU PADA DISTRIBUTOR MLM
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Wirausaha Terhadap Pengembangan Karir Individu Pada Distributor Multilevel Marketing “X” di Malang. Wirausaha dalam hal ini adalah semangat yang ada pada distributor MLM yang meliputi Kreatif, Inovatif, dan Berani. Karir dalam dalam hal ini adalah urutan aktifitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku- perilaku, nilai-nilai, dan aspirasi seseorang selama rentang hidup orang tersebut. Sedangkan Pengembangan karir adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan jenjang atau status seseoarng dalam pekerjaanya.

Oleh:
Mochamad Isa Anshori
Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia
Minat Studi Industri dan Bisnis
Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2003
 

PROSES DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF (JIGSAW)
Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk; (1) Mengembangkan perangkat pembelajaran biologi SMU/MA yang bercirikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, dan (2) Mengetahui kualitas proses dan hasil belajar biologi melalui penerapan perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.
Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu (1) Tahap Pengembangan Perangkat, dan (2) Tahap Pembelajaran Nyata. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Materi Ajar, Rencana Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, dan Instrumen Tes Hasil Belajar.

Oleh:
Yusuf
Program Studi Pendidikan Sains
Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya
2003
 

ANALISIS POLA KONSUMSI KELUARGA DI KECAMATAN TALLO KOTA MAKASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi sosial ekonomi keluarga (pendapatan, pendidikan, jenis pekerjaan dan ukuran keluarga) terhadap pola konsumsi. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 1.652 keluarga, berlangsung dari bulan Juni sampai Agustus 2003. Sampel yang diamati sebanyak 10 % dari jumlah populasi yaitu 170 keluarga, diambil dengan teknik acak berstratifikasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial dan deskriptif kualitatif.

Oleh:
Akmal
Pasca Sarjana Universitas Hasanudin Makasar
 

ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SLTP
Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan Standar Kompetensi Minimal (SKM) yang terdiri dari Kompetensi Standar dan Kompetensi Dasar yang memungkinkan pebelajar dapat mengapresiasi dan menghormati pluralisme budaya (cultural diversity). Bentuk akhir dari hasil penelitian ini adalah sebuah kisi-kisi silabus tentang pendidikan multikultural yang sesuai dengan kebutuhan akademik dan sosio-kultural siswa.

Oleh:
ERNIE ISIS AISYAH AMINI
Institut Keguruan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja
Program Pasca Sarjana
Januari 2004
 

ANALISIS TIPE STRATEGI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KAWASAN SARBAGITA, BALI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelompokkan tipe strategi industri kecil dan menengah dan untuk mengetahui karakteristik masing-masing kelompok serta perbedaan kesuksesan usaha antar kelompok tipe strategi yang terbentuk.
Penelitian ini dilaksanakan pada industri kecil dan menengah di Kawasan Sarbagita, Bali dengan menggunakan metode purposive sampling dan proportional sampling dengan jumlah sampel sebesar 99 responden. Sedangkan, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik kuesioner, observasi dan interview.

Oleh:
I PUTU SUGI DARMAWAN
Studi Managemen Minat Strategik
Program Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang,
18 Agustus 2004
 

“DAMPAK KEBIJAKAN PENDIDIKAN TERHADAP AKSESIBILITAS MASYARAKAT DALAM MEMPEROLEH KESEMPATAN PEMERATAAN PENDIDIKAN TINGGI”
Sumber Daya Manusia ( SDM ) Indonesia kini berada di posisi dibawah Negara Vietnam, nota bene dimana Vietnam adalah negara yang baru saja merdeka. Indikasi pemicu dari keterpurukan ini disebabkan oleh banyak factor, akan tetapi yang paling bertanggung jawab adalah bidang pendidikan, Perguruan Tinggi ( PT ). Sebab itu focus dari pada penelitian ini adalah masalah Evaluasi Kebijakan pendidikan, utamanya Kebijakan Biaya Masuk di Universitas, dengan studi perbandingan di Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Oleh:
Eko Ilham
PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA
KEKHUSUSAN KEBIJAKAN PUBLIK
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2004
 

MENGEMBANGKAN MANUSIA PARIWISATA DENGAN METODE ANALISIS SITUASIONAL SEBAGAI MODEL KOMPETENSI SDM DI DISPARINKOM KABUPATEN GRESIK
Penelitian yang berjudul “Mengembangkan Manusia Pariwisata Dengan Metode Analisis Situasional Sebagai Model Kompetensi SDM Di DISPARINKOM Kabupaten Gresik” ini mengajukan beberapa masalah yaitu; (a) situasi lingkungan bagaimana sajakah yang menentukan pengembangan model kompetensi SDM di DISPARINKOM Gresik, (b) situasi organisasi bagaimana sajakah yang menentukan pengembangan model kompetensi SDM di DISPARINKOM Gresik, dan (c) bagaimana model kompetensi SDM yang dibangun oleh DISPARINKOM Gresik.

Oleh:
DIDIK WAHONO
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
 

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERADAAN SITU (STUDI KASUS KOTA DEPOK)
Tujuan penelitian ini adalah (1) mempelajari perubahan luas situ dan kondisi situ (2) mempelajari dinamika perubahan penggunaan lahan di sekitar kawasan situ, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberadaan situ dan (4) mempelajari pemahaman dan pemanfaatan situ oleh masyarakat. Metode yang dipakai adalah analisis data spasial dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG), analisis Korelasi Pearson, regresi berganda dan khi kuadrat.

Oleh:
ROSNILA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2 0 0 4
 

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DENGAN KINERJA KARYAWAN PT. ELANG EXPRESS SURABAYA
Penelitian dengan rancangan cross sectional analysis ini bertujuan untuk menguji hubungan kemampuan berbahasa Inggris dengan kinerja, dengan menguji 3 hipotesis penelitian ini yaitu 1) ada hubungan bermakna antara pengetahuan berbahasa Inggris dengan sikap berbahasa Inggris, 2) ada hubungan bermakna antara sikap berbahasa Inggris dengan perilaku berbahasa Inggris, dan ada hubungan bermakna antara perilaku berbahasa Inggris dengan kinerja. Dengan metode total populasi, sampel sejumlah 47 orang diambil pada perusahaan ekspedisi PT. Elang Express dengan menggunakan kuisioner pengetahuan berbahasa Inggris, skala sikap dan perilaku, skala kinerja karyawan serta wawancara.

Oleh:
NURLAILA
MINAT STUDI INDUSTRI BISNIS
PROGRAM STUDI PSDM
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003
 

MODEL PENGEMBANGAN POLA KARIR PEGAWAI DI PT. TELKOM DIVRE V JAWA TIMUR
Salah satu strategi pengelolaan SDM di perusahaan yang mampu meningkatkan semangat dan gairah kerja seseorang adalah pola karir. Sistem pengembangan pola karir yang tepat mampu memberikan arah bagi karyawan untuk pengembangan dirinya. Sistem pengembangan pola karir yang tepat mampu mempercepat pencapaian tujuan organisasi. Sebagai perusahaan telekomunikasi yang sangat besar, PT. Telkom telah menyadarinya dengan baik sehingga dibuatlah sistem pengembangan pola karir bagi pegawai PT. Telkom yang tertuang pada Surat Keputusan Direksi PT. Telkom No. KD.21 /PS 180/SDM/12/98 tanggal 11 September 1998 tentang pola karir pegawai. Namun dalam perkembangan 5 (lima) tahun berjalan tersebut penerapan sistem pola karir pegawai ini justru terjadi percepatan kenaikan jenjang karir bagi pegawai yang beprestasi. Akibat dari percepatan jenjang karir ini terjadi penumpukan (penggelembungan) pada level tengah (middle management). Pada sisi yang lain, secara esensial PT. Telkom digerakkan menuju hirarki piramid. Penggelembungan level tengah ini mengakibatkan struktur organisasi PT. Telkom tidak sesuai dengan hirarki piramid, sehingga dikhawatirkan dalam beberapa tahun ke depan visi, misi dan tujuan organisasi tidak tercapai.

Oleh:
TITIK EKO PRASETYANINGTYAS
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003

ANALISIS TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PROSES HIRARKI ANALITIK DAN METODA VALUASI KONTINGENSI (Studi Kasus Di Jakarta Timur)

This study integrate Analytic Hierarchy Process (AHP) and Contingent Valuation Method (CVM) as a logical framework to accommodate all stakeholders’s outlook in term of analyzing municipal solid waste processing technology in East Jakarta. The AHP was used to decided what exactly suitable technology for municipal solid waste processing, while the CVM considered most society point of view on refuse tax, that indicated a willingness to pay for environment cleanness improvement.

Oleh:
INDRA PERMANA AMURWARAHARJA
ILMU PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003

ANALISIS SOSIAL-EKONOMI RUMAHTANGGA INDUSTRI PRODUK JADI ROTAN DI KOTA PEKANBARU

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi alokasi waktu kerja, pendapatan dan pengeluaran rumahtangga serta menganalisis dampak perubahan kebijakan ekonomi yang berkenaan dengan pengembangan industri produk jadi rotan terhadap pengambilan keputusan ekonomi rumahtangga.

Oleh:
ELINUR
ILMU EKONOMI PERTANIAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004

PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN BIMBINGAN IBADAH HAJI DI KABUPATEN GRESIK

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pelatihan bimbingan ibadah haji yang sesuai di Kabupaten Gresik, dengan tujuan khusus menganalisis permasalahan dan harapan calon jamaah haji dan jama’ah haji serta menggali keinginan calon jama’ah haji dan jama’ah haji tentang pelatihan bimbingan ibadah haji yang terkait dengan peserta, materi, metode, pelatih dan lama latihan yang sesuai.

Oleh:
FARIDA ARIANI
ILMU PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP NEGERI DI KABUPATEN PANDEGLANG

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang hubungan antara (1) kepemimpinan kepala sekolah dengan kompetensi profesional guru, (2) sikap guru terhadap pekerjaan dengan kompetensi profesional guru, dan (3) kepemimpinan kepala sekolah dan sikap guru terhadap pekerjaan dengan kompetensi profesional guru.

Oleh:
Sugeng
Magister Pendidikan
Program Pascasarjana
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Jakarta

ANALISIS JALUR HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI BERDASARKAN KECERDASAN, STRATEGI-STRATEGI METAKOGNITIF, DAN PENGETAHUAN AWAL

Tujuan penelitian ini adalah untuk memecahkan masalah tentang apakah ada hubungan langsung antara kecerdasan dengan pengetahuan awal? Apakah ada hubungan langsung antara kecerdasan dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi? Apakah ada hubungan langsung antara strategi-strategi metakognitif dengan pengetahuan awal? Apakah ada hubungan langsung antara strategi-strategi metakognitif dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi? Apakah ada hubungan langsung antara pengetahuan awal dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi? Apakah ada hubungan tidak langsung antara kecerdasan dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi melalui pengetahuan awal? Apakah ada hubungan tidak langsung antara strategi-strategi metakognitif dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi melalui pengetahuan awal?

Oleh:
MUISMAN

Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN NEGERI SINGARAJA
PROGRAM PASCASARJANA
NOVEMBER 2003

Pengaruh Locus of Control, Orientasi Tujuan Pembelajaran dan Lingkungan Kerja Terhadap Self Efficacy dan Transfer Pelatihan Karyawan PT. Telkom Kandatel Surabaya Timur

Penelitian dilakukan pada karyawan PT. Telkom Kandatel Surabaya Timur, yang pernah mengikuti pelatihan pada tahun 2002, dengan responden sejumlah 104 karyawan. Cara pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling. Adapun analisis dilakukan dengan menggunakan Structural liquation Modelling dengan model yang lengkap (simultan), yaitu untuk menguji kausalitas melalui uji data empirik.

Oleh:
KUSTINI

Studi Ilmu Pengembangan Sumber Daya Manusia
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004

Analisis Kebijakan Pengembangan Marikultur di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Propinsi DKI Jakarta

Penelitian ini bertujuan antara lain: (1) menganalisis skenario pemanfaatan yang optimal dalam pengembangan marikultur di kawasan Kepulauan Seribu, (2) mengetahui factor-faktor penyebab terjadinya konflik pemanfaatan ruang dan konflik kewenangan, (3) mengetahui fungsi dan kewenangan dari setiap lembaga pemerintah yang terlibat dalam pengelolaan sumberdaya di Kawasan Kepulauan Seribu berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang ada, dan (4) merumuskan alternatif kebijakan pengembangan marikultur yang terpadu dan berkelanjutan.
Sedangkan manfaat Penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dan informasi bagi para perencana dan pengambil keputusan khususnya lembaga/instansi pemerintah yang terlibat dalam penentuan kebijakan pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir dan lautan terutama kebijakan dalam pengembangan marikultur di wilayah Kepulauan Seribu.

Oleh:
ARIADI NOOR
Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
PROGRAM PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
 

PENGEMBANGAN MODEL REMUNERASI BERBASIS KOMPETENSI DI PT. PAL INDONESIA

Peneltian jni dilakukan, pertama, untuk mempelajari model berdasarkan teori. Kedua, untuk menyusun model remunerasi berdasarkan kebijakan perusahaan. Ketiga, untuk menyusun pengembargan model remunerasi berbasis kompetensi berdasar kondisi pcrusahaan dan aspirasi karyawan dimana berisikan struktur lengkap klasifikasi penggajian karyawan Keempat, untuk mengetahui bagaimana peluang dalam implementasi pengembangan model remunerasi berbasis kompetensi tersebut bagi PT. PAL Indonesia.

Oleh:
EKO ESTHY WATI
Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pada Program Pascasarjana Universitas Airlangga
2003

POTENSI DAN DAYA DUKUNG LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN SOPPENG SULAWESI SELATAN
 

Potensi limbah pertanian sebagai pakan sapi potong di Kabupaten Soppeng cukup tinggi, dimana produksi segarnya 356.309 ton, produksi kering udara 231.930 ton, produksi BK 205.074 ton, produksi PK 12.157 dan produksi TDN 92.283 ton. Produksi tertinggi dari jerami padi, dan ketersediaannya tergolong dalam kategori sangat aman sebagai pakan sapi potong. Limbah pertanian berdasarkan produksi segarnya dapat menampung/mendukung 139.456 ST, berdasarkan kering udara 127.085 ST, berdasrkan BK 89.896 ST, berdasarkan PK 50.467 ST dan berdasarkan TDN 58.798 ST. Sehingga berdasarkan daya dukung/daya tampungnya, populasi sapi potong di Kabupaten Soppeng masih dapat ditingkatkan / ditambah masing-masing berdasarkan produksi segar 129.515 ST, kering udara 117.144 ST, BK 79.954 ST, PK 40.526 ST dan TDN 48.857 ST.
Strategi untuk mengembangkan limbah pertanian sebagai pakan sapi potong di Kabupaten Soppeng adalah mendukung strategi konservasi berdasarkan hasil analisis SWOT, yaitu meningkatkan kualitas limbah pertanian sebelum dikonsumsi oleh ternak, tidak membakar jerami sehabis panen, perlu ada tempat penampungan khusus limbah pertanian

Oleh:
H A E R U D D I N

Program Studi Ilmu Ternak
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2004

ANALISIS TIPOLOGI DAN PENGEMBANGAN DESA-DESA PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG

Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota/kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki wilayah pesisir, dengan panjang garis pantai 27,01 km dan luas desa pesisir 56,57 km2. Selain merupakan ibukota provinsi, Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan tersibuk di provinsi ini. Kawasan pesisir Kota Bandar Lampung merupakan kawasan yang paling mendapat tekanan di Provinsi Lampung akibat tingginya intensitas pemanfaatan sumberdaya di kawasan ini. Berkembangnya kawasan ini menjadi sentra industri, pemukiman, perhubungan, pariwisata, dan perikanan menjadikan kawasan ini salah satu kawasan yang paling terancam secara ekologis dan rawan terhadap berbagai konflik sosial ekonomi.

Oleh:

Evi Rahmalia
Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
 

PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PT. CHEIL JEDANG INDONESIA DI JOMBANG JAWA TIMUR
 

Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauhmana kompetensi komunikasi, kompetensi kerjasama kelompok, kompetensi pengambilan keputusan secara analisis terhadap kinerja karyawan PT. Cheil Jedang Indonesia. Analisis penelitian dengan regresi linier berganda, dengan variabel bebas kompetensi dan variabel terikat kinerja. Variabel bebas terdiri dari : kompetensi komunikasi, kompetensi kerjasama kelompok, kompetensi kepemimpinan dan kompetensi pengambilan keputusan secara analisis. Populasi penelitian ini seluruh karyawan yang berjumlah 60 orang.

Oleh:
Rosidah
Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003
 

POLA HUBUNGAN HUKUM PADA PROGRAM KEMITRAAN USAHATANI TEMBAKAU DI PULAU LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT
 

Usaha tani sebagai salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar penduduk Indonesia harus didukung dan didorong kemampuannya agar tetap eksis, sehingga dapat memperluas kesempatan usaha dan memperluas lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja yang terus bertambah jumlahnya serta untuk meningkatkan penghasilan petani dan masyarakat secara lebih merata.

Oleh:
Ari Rahmat Hakim
Program Pascasarjana Universitas Diponegoro
Semarang
2004

PENGARUH LINGKUNGAN BISNIS EXTERNAL DAN PERENCANAAN STRATEGI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris dan menemukan kejelasan tentang fenomena pengaruh lingkungan bisnis eksternal dan perencanaan strategik terhadap kinerja perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta..
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi manajemen, sistem pengendalian manajemen dan manajemen strategik. Bagi perusahaan dan praktisi penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penyusunan rencana strategik dengan meperhitungkan perubahan lingkungan bisnis eksternal yang semakin tidak pasti itu serta menilai kinerja dengan perspektif yang lain dari pada keuangan.

Oleh:
Yurniwati
Studi Ilmu Pertanian
Program Pasca Sarjana
Universitas Padjadjaran Bandung
 

POTENSI DAN DAYA DUKUNG LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN SOPPENG SULAWESI SELATAN
Potensi limbah pertanian sebagai pakan sapi potong di Kabupaten Soppeng cukup tinggi, dimana produksi segarnya 356.309 ton, produksi kering udara 231.930 ton, produksi BK 205.074 ton, produksi PK 12.157 dan produksi TDN 92.283 ton. Produksi tertinggi dari jerami padi, dan ketersediaannya tergolong dalam kategori sangat aman sebagai pakan sapi potong. Limbah pertanian berdasarkan produksi segarnya dapat menampung/mendukung 139.456 ST, berdasarkan kering udara 127.085 ST, berdasrkan BK 89.896 ST, berdasarkan PK 50.467 ST dan berdasarkan TDN 58.798 ST. Sehingga berdasarkan daya dukung/daya tampungnya, populasi sapi potong di Kabupaten Soppeng masih dapat ditingkatkan / ditambah masing-masing berdasarkan produksi segar 129.515 ST, kering udara 117.144 ST, BK 79.954 ST, PK 40.526 ST dan TDN 48.857 ST.
Strategi untuk mengembangkan limbah pertanian sebagai pakan sapi potong di Kabupaten Soppeng adalah mendukung strategi konservasi berdasarkan hasil analisis SWOT, yaitu meningkatkan kualitas limbah pertanian sebelum dikonsumsi oleh ternak, tidak membakar jerami sehabis panen, perlu ada tempat penampungan khusus limbah pertanian

Oleh:
H A E R U D D I N

Program Studi Ilmu Ternak
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2004

ANALISIS TIPOLOGI DAN PENGEMBANGAN DESA-DESA PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PT. CHEIL JEDANG INDONESIA DI JOMBANG JAWA TIMUR

Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota/kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki wilayah pesisir, dengan panjang garis pantai 27,01 km dan luas desa pesisir 56,57 km2. Selain merupakan ibukota provinsi, Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan tersibuk di provinsi ini. Kawasan pesisir Kota Bandar Lampung merupakan kawasan yang paling mendapat tekanan di Provinsi Lampung akibat tingginya intensitas pemanfaatan sumberdaya di kawasan ini. Berkembangnya kawasan ini menjadi sentra industri, pemukiman, perhubungan, pariwisata, dan perikanan menjadikan kawasan ini salah satu kawasan yang paling terancam secara ekologis dan rawan terhadap berbagai konflik sosial ekonomi.

Oleh:

Evi Rahmalia
Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
 

PEMANFAATAN DANA INPRES DESA TERTINGGAL PASCA PROGRAM STUDI DI DESA KOPEN KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis usaha, besar dana yang diterima dan partisipasi anggota terhadap keberlanjutan pemanfaatan dana IDT, yang diharapkan sebagai bahan informasi bagi pihak yang berkepentingan dalam membuat kebijaksanaan untuk memilih strategi pelaksanaan program sejenis.
Analisa data menggunakan program komputer SPSS versi 10, Uji yang dilakukan adalah Uji validitas dan reliabilitas, Uji t, Uji F, dan Koefesien Determinasi (R²) serta Uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisiti.
Oleh :

WALUYO JATI
Magister dalam Ilmu Manajemen
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2004

STRATEGI PENGEMBANGAN “DANGKE” SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL DI KABUPATEN ENREKANG SULAWESI SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja produk industri kecil dangke, faktor-faktor kunci pengembangan serta alternative strategi pengembangan sebagai produk unggulan lokal di kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di sentra pengembangan industri kecil dangke di kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan, selama 7 (tujuh) bulan terhitung bulan Maret-September 2004, menggunakan analisis integrasi Quality Function Deployment dan Analisis Prospektif.

Oleh:
MUH. RIDWAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2005

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) YANG DIBERI PUPUK ORGANIK DIFERMENTASI, Azospirillum sp., DAN PUPUK NITROGEN DI PANGALENGAN DAN CISARUA
Penelitian dilaksanakan untuk mengkaji respons tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) terhadap pemberian pupuk organik difermentasi (porasi) tanpa atau dengan pemberian inokulan Azospirillum sp. bersama pupuk N serta untuk menentukan dosis optimum porasi dan pupuk N tanpa atau dengan masukan inokulan Azospirillum sp. Percobaan telah dilakukan di dua lokasi, yaitu Pangalengan, Jawa Barat, mulai bulan Mei 2002 sampai bulan September 2002 dan Kebun Percobaan PT. Biofarma, Cisarua, Jawa Barat, mulai bulan Juni 2003 sampai bulan Oktober 2003 berupa percobaan lapangan.

Oleh :
NURMAYULIS
Magister Ilmu Pertanian
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2005
 

PERTUMBUHAN DAN HASIL RAMI (Boehmeria nivea (L.) Gaud.) YANG DIBERI RAW MIX SEMEN DAN MIKROORGANISME EFEKTIF M-BIO PADA TANAH GAMBUT
Penelitian telah dilakukan untuk mengkaji respons tanaman rami (Boehmeria nivea (L.)Gaud.) klon Pujon 10 dengan masukan raw mix semen dan mikroorganisme efektif M-Bio pada lahan gambut. Pada penelitian itu dilaksanakan percobaan pot di dalam rumah kaca Fakultas Pertanian UNAND dan percobaan lapang di lahan gambut masyarakat Anai-Lubuk Alung, Sumatera Barat, mulai bulan November 2000 sampai Agustus 2002.

Oleh
RENI MAYERNI
Studi Ilmu Pertanian
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2004

PERSEPSI ANGGOTA TENTANG PERAN PEMIMPIN KELOMPOK PADA MASYARAKAT MISKIN KOTA DI KECAMATAN BOGOR TIMUR, KOTA BOGOR
Penelitian ini bertujuan: (1) Mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal anggota kelompok swadaya masyarakat miskin perkotaan, (2) Mengetahui persepsi anggota tentang peran pemimpin kelompok swadaya masyarakat miskin perkotaan, dan (3) Menjelaskan hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan pesepsi anggota tentang peran pempimpin kelompok pada masyarakat miskin perkotaan. Populasi penelitian ini adalah anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) miskin kota di Kecamatan Bogor Timur yang berada di bawah pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) dengan sampel berjumlah 105 orang yang dipilih sesuai kriteria kelompok yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode survey dan untuk mendapatkan data dilakukan wawancara dengan responden dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Usaha untuk melihat hubungan antar variabel yang diamati dianalisis dengan menggunakan tehnik korelasi jenjang Spearman dan tehnik korelasi Tau-b Kendall.

Oleh:
SETIA BUDI MH
Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2005
 

PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
Dalam upaya minimalisasi kelemahan-kelemahan UKMK, Departemen Koperasi Dan UKM, melakukan pembinaan terhadap UKMK diantaranya dengan Program Business Development Services (BDS). Program ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kinerja UKM. Program Business Development Services (BDS) merupakan jasa layanan pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan, akses pasar dan kemampuan bersaing, yang bersifat non finansial, bersifat dinamis dengan cakupan yang luas serta fokus pada kebutuhan UKMK.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Program Business Development Services (BDS) terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur dan untuk mengukur serta membuktikan faktor-faktor Program Business Development Services (BDS) yang dominan pengaruhnya terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur.

Oleh:
IMRON ROSYADI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

PENGENDALIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
Belalang kembara dalam kehidupannya berjalan, berpindah dan berputar dengan menggunakan kaki serta terbang dengan menggetarkan sayap. Belalang kembara memiliki alat indra mata, telinga dan kumis yang digunakan sebagai antena. Alat indra tersebut berfungsi untuk mengatur sistem perpindahan, informasi serta komunikasi antara belalang kembara jantan dan betina dalam perkembangbiakannya. Berdasarkan pengamatan dan literatur komunikasi sesama belalang kembara ini berada pada rentang frekuensi puluhan kilo hertz dan merupakan jenis gelombang ultrasonik.
Gelombang ultrasonik (Ultrasonic waves) merupakan gelombang mekanik longitudinal dengan frekuensi di atas 20 kHz yaitu daerah batas pendengaran manusia. Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair dan gas. Hal ini disebabkan karena gelombang ultrasonik merupakan rambatan energi dan momentum mekanik, rambatan energi ini berinteraksi tergantung pada molekul dan sifat inersia medium yang dilaluinya.

Oleh:
STEPANUS SAHALA SITOMPUL
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

PERAN DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI

Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 10. Uji yang digunakan adalah uji t dan F, R² (koefisien determinasi) serta uji asumsi klasik. Pemanfaatan dana Kukesra sebagian besar adalah untuk usaha ekonomi produktif dan hanya sebagian kecil saja yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Dana Kukesra, modal sendiri, pengalaman usaha dan tenaga kerja berpengaruh signifikan dan positip terhadap pendapatan usaha.

Oleh:
NING HANDAYANI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2004

Analisis Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)
Penelitian ini dimaksud untuk menguji pengaruh karakteristik individu yang meliputi : keahlian, pendidikan, pengalaman kerja dan karakteristik organisasi yang meliputi : sumber daya, iklim dan struktur sebagai variabel bebas terhadap pengembangan karir pegawai sebagai variabel tidak bebas atau terikat. Kuisioner yang digunakan untuk menguji berdasarkan kajian teoritis. Pertanyaan dalam kuisinoer tersebut telah teruji validitasnya. Responden penelitian ini adalah seluruh pegawai Kanwil VII DJBC Surabaya yang berjumlah l86. Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 93. Dan semua kuisioner dikembalikan serta diisi dengan benar sehingga layak untuk diolah.

Oleh:
Siti Mahmodha Almalifah
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
 

PENGEMBANGAN MODEL DATABASE SEBAGAI PENENTUAN INSENTIF BERBASIS PRESTASI KERJA STAF ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN REKTORAT ITS
Dalam penelitian ini, meneliti hubungan antara variabel-variabel yang mempengaruhi prestasi kerja yang meliputi variabel presensi, variabel kualitas kerja, variabel kemampuan kerja, dan variabel potensi. Populasi untuk penelitian ini adalah seluruh karyawan kantor rektorat ITS dengan menggunakan sampel total populasi berjumlah 200 orang. Instrumen penelitian yang digunakan menggunakan kuisioner. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah variabel presensi, variabel kualitas kerja, variabel kemampuan kerja dan variabel potensi. Teknik analisis data menggunakan model regresi linier berganda.

Oleh :
ANY WERDHIASTUTIE
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SDM
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
 
 

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEKERJA SOSIAL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SOSIAL PROPINSI JAWA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Apakah ada pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pekerja sosial, Apakah ada pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pekerja sosial dan Apakah motivasi kerja dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pekerja sosial.
Hasil penelitian membuktikan bahwa motivasi kerja dan budaya organisasi secara parsial mempengaruhi kinerja pekerja sosial. Yaitu Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pekerja sosial adalah positif. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien regresinya sebesar +0,444. berarti semakin besar motivasi kerja pekerja sosial maka kinerjanya akan semakin baik.

Oleh:
DEWI MA’RIFAH
Studi Pengembangan Sumber Daya Alam
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya
 
 

KOMITMEN ORGANISASI POLITIK PADA PARTISIPASI PEREMPUAN DI TINGKAT JAWA TIMUR
Komitmen organisasi merupakan komitmen anggota baik laki maupun perempuan pada suatu organisasi, karena menurut jumlah populasi penduduk perempuan adalah mayoritas, maka untuk mengetahui sejauhmana komitmen organisasi pada partisipasi perempuan dapat di ukur dari seberapa banyak perempuan yang aktif , sejauhmana keterlibatan anggota perempuan pada forum-forum permusyawaratan serta pada posisi apa perempuan dilibatkan dalam suatu organisasi politik.
Meskipun partisipasi perempuan mengalami banyak hambatan, terutama budaya organisasi serta system dan sumberdaya perempuan sendiri, akan tetapi perjuangan untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan gender harus terus diperjuangkan oleh kelompok perempuan yang selama ini termarginalisasikan.

Oleh:
YULIA ISTI’ANAH
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGA
SURABAYA
2004
 
 

BUDAYA KERJA, KEMAMPUAN DAN KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR
Penelitian ini termasuk penelitian analitik design cross sectional dimana populasinya adalah pegawai negeri sipil di Biro Kepegawaian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur yang berjumlah 156 pegawai dengan lamanya bekerja minimal 2 tahun. Besar sampel ditentukan berdasarkan rumus n yaitu sejumlah 102 pegawai. Oleh karena populasi memiliki karakteristik tertentu maka penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran terhadap variabel-variabel dijabarkan dalam item-item pernyataan yang merujuk pada skala Likert, dengan kisaran skor antara 0 – 4. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas budaya kerja yang terdiri dari budaya kejujuran (X1), budaya ketekunan (X2), budaya kreativitas (X3), budaya kedisiplinan (X4) dan budaya iptek (X5) sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan (Y1) dan komitmen (Y2). Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda (multiple regresi).

Oleh :
WIDYO YUDO PRAYITNO
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004

FAKTOR - FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PADA PROGRAM GERDU TASKIN DI KABUPATEN JOMBANG
Penelitian ini berupaya menjawab permasalahan penelitian yakni bagaimanakah pengaruh persepsi penerima program, intervensi perangkat dan kinerja tenaga pendamping masyarakat terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga pada Program Gerdu Taskin di Kabupaten Jombang?. Untuk menjawab permasalahan penelitian tersebut maka penelitian ini bermaksud menguji variabel bebas dan variabel terikat dengan subyek penelitian yakni keluarga miskin yang menjadi sasaran Program Gerdu Taskin tahun 2003 di Kabupaten Jombang dengan sampel sebesar 201 rumah tangga miskin(RTM). Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan penajaman konsep tentang efektifitas pemberdayaan masyarakat miskin, serta untuk pembuatan kebijakan tentang kemiskinan.

Oleh :
SYAIFUL BAHRI
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
 

PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pendidikan berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh pondok pesantren Sunan Drajat Lamongan sebagai obyek penelitian.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitikBesar sampel adalah 200 orang dari santri dan pendidik. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan cara Accidental sample. Teknik analisis deskriptif dalam hal ini antara lain penyajian data melalui tabel atau grafik. Perhitungan data dengan menggunakan frekuensi dan penggunaan prosentase.

Oleh :
Ahmad Suyuthi
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya
 

PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. H.M. SAMPOERNA Tbk SURABAYA
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris, variable stres kerja (konflik kerja, beban kerja, waktu kerja, karakteristik tugas, dukungan kelompok dan pengaruh pimpinan) secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja motivasi kerja karyawan PT. H.M. SAMPOERNA Tbk Surabaya.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam dunia industri tentang stress kerja yang ada hubungannya dengan motivasi kerja dan kinerja karyawan sehingga dapat dilakukan usaha-usaha untuk mengurangi stress kerja pada karyawan.

Oleh:
Ni Nyoman Novitasari Andraeni
Studi Pengembangan Sumber Daya Alam
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya

DAMPAK PROGRAM YAYASAN DAMANDIRI TERHADAP PEMENUHAN PENDIDIKAN ANAK DI KOTA SURABAYA
(Analisis Pada Keluarga Binaan Dengan Skim Pundi Kencana)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian skim pundi kencana dari Yayasan Damandiri terhadap pemenuhan pendidikan anak. Oleh karena program pundi kencana tidak berhubungan langsung dengan pembiayaan pendidikan anak, maka sebelumnya diteliti pengaruh pemberian kredit terhadap kesejahteraan keluarga debitur. Untuk itu hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah pertama bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian skim kredit pundi kencana terhadap tingkat kesejahteraan keluarga debitur, kedua bahwa peningkatan kesejahteraan keluarga debitur berpengaruh terhadap pemenuhan pendidikan anak.

Oleh :
Indah Ahdiah
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
JANUARI 2004
 

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN KATINGAN PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

Penelitian ini bertujuan: pertama, untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pelatihan, motivasi, pengalaman kerja, sikap loyal dan budaya kerja bersama-sama terhadap kinerja Kepala Desa di Kabupaten Katingan; kedua, untuk mengetahui variabel mana yang dominan berpengaruhnya terhadap kinerja Kepala Desa di Kabupaten Katingan, ketiga untuk mengetahui perbedaan kinerja antara Kepala Desa berpendidikan SLTP ke bawah dengan Kepala Desa berpendidikan di atas SLTP.

Oleh:
SAMSUDIN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA

HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN PERSEPSI REMAJA TERHADAP PENERAPAN DISIPLIN ORANG TUA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK

Subjek dalam penelitian ini sebanyak 134 orang, diambil dari siswa kelas 2 Madrasah Aliyah kota Jogjakarta dan yang tinggal bersama orangtua. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kontrol diri, skala persepsi remaja terhadap penerapan disiplin otoriter orangtua, skala persepsi remaja terhadap penerapan disiplin demokratis orangtua, skala persepsi remaja terhadap penerapan disiplin permisif orangtua dan skala prokrastinasi akademik.
Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan komputer program SPSS or Window 11.00

Oleh:
M Nur Ghufron
Program Pasca Sarjana
Universitas Gajah Mada Yogyakarta 2003

STRATEGI PENGEMBANGAN “DANGKE” SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL DI KABUPATEN ENREKANG SULAWESI SELATAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja produk industri kecil dangke, faktor-faktor kunci pengembangan serta alternative strategi pengembangan sebagai produk unggulan lokal di kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di sentra pengembangan industri kecil dangke di kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan, selama 7 (tujuh) bulan terhitung bulan Maret-September 2004, menggunakan analisis integrasi Quality Function Deployment dan Analisis Prospektif.

Oleh:
MUH. RIDWAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2005
 

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) YANG DIBERI PUPUK ORGANIK DIFERMENTASI, Azospirillum sp., DAN PUPUK NITROGEN DI PANGALENGAN DAN CISARUA

Penelitian dilaksanakan untuk mengkaji respons tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) terhadap pemberian pupuk organik difermentasi (porasi) tanpa atau dengan pemberian inokulan Azospirillum sp. bersama pupuk N serta untuk menentukan dosis optimum porasi dan pupuk N tanpa atau dengan masukan inokulan Azospirillum sp. Percobaan telah dilakukan di dua lokasi, yaitu Pangalengan, Jawa Barat, mulai bulan Mei 2002 sampai bulan September 2002 dan Kebun Percobaan PT. Biofarma, Cisarua, Jawa Barat, mulai bulan Juni 2003 sampai bulan Oktober 2003 berupa percobaan lapangan.

Oleh :
NURMAYULIS
Magister Ilmu Pertanian
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2005
 
 
 
 
 
 
 
 



Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online