DOKUMENTASI TESIS
MODEL
EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SMA
Upaya untuk mengevaluasi hasil belajar bahasa Inggris selama ini
telah dilaksanakan tetapi proses pembelajaran bahasa Inggris belum dievaluasi
secara keseluruhan. Hasil pembelajaran bahasa Inggris dievaluasi secara terpisah
dengan evaluasi proses pembelajaran bahasa Inggris selama ini sehingga penyebab
atau hambatan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam mengelola aktivitas
pembelajaran di dalam kelas belum terungkap secara keseluruhan. Karena itu,
proses dan output pembelajaran bahasa Inggris sangat perlu dievaluasi dalam
satu kesatuan. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk
membangun sebuah model evaluasi pembelajaran yang dapat memberikan informasi
bagi pimpinan sekolah dan guru bahasa Inggris, baik dari segi isi, cakupan,
format maupun waktu penyampaian serta bermanfaat bagi pembelajaran bahasa Inggris
di jenjang SMA.
Oleh:
SUHURI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2008
KONTRIBUSI
MOTIVASI DAN IKLIM KOMUNIKASI KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA PESERTA
DIDIK SMA NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN
Penelitian ini dilatarbelakangi tugas guru adalah membantu siswa
mencapai tujuannya, maka perlu motivasi dan iklim komunikasi kelas. Tujuan umum
penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan motivasi, iklim komunikasi dalam
kelas, dan hasil belajar peserta didik. Sedangkan tujuan khusus yang hendak
dicapai dalam penulisan makalah ini adalah ingin mendeskripsikan kontribusi
motivasi dan iklim komuniksi kelas terhadap mutu hasil belajar kimia pada peserta
didik SMA Negeri 1 Jogonalan Klaten
Populasi sebanyak 450 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak
210 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu motivasi (X1), iklim
komunikasi kelas (X2), dan hasil belajar kimia (Y). Uji instrumen validitas
menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha dari
Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan
rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji
F, dan uji t.
Oleh :
SRI SUPENI KAPTI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
KONTRIBUSI
BUDAYA MASYARAKAT DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA
DI SMA NEGERI 1 KARANGNONGKO KLATEN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi nyata budaya masyarakat,
pergaulan teman sebaya, dan perilaku sosial siswa SMA Negeri 1 Karangnongko
Kabupaten Klaten. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan tentang
budaya masyarakat, pergaulan teman sebaya, dan perilaku sosial siswa. Sedangkan
tujuan khusus penelitian ini ingin mendeskripsikan tentang kontribusi budaya
masyarakat terhadap perilaku sosial siswa, kontribusi pergaulan teman sebaya
terhadap perilaku sosial siswa, dan kontribusi budaya masyarakat dan pergaulan
teman sebaya terhadap perilaku sosial siswa di SMA Negeri 1 Karangnongko Klaten
Populasi sebanyak 570 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak
240 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu budaya masyarakat
(X1), pergaulan teman sebaya, (X2), dan perilaku sosial siswa (Y). Uji instrumen
validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas dengan rumus Alpha
dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan
rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji
F, dan uji t.
Oleh :
SAMSUDI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
POLA
PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 CAWAS KABUPATEN KLATEN
Penelitian ini dilatarbelakangi pengambilan keputusan kepala sekolah
merupakan faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan dan pencapaian
tujuan pendidikan sekolah, sehingga apabila pengambilan keputusan kepala sekolah
baik maka kemajuan sekolah akan tercapai. Tujuan umum penelitian ingin mendeskripsikan
pola pengambilan keputusan kepala sekolah. Sedangkan tujuan khususnya ingin
mendeskripsikan pola pengambilan keputusan tentang input, proses, dan output
dalam sistem pendidikan.
Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah kepala
sekolah dan guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara
mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif.
Oleh :
PRIYANTA
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
KONTRIBUSI
FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA
SISWA SMA NEGERI 1 KARANGNONGKO KABUPATEN KLATEN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Fasilitas belajar dan motivasi
berprestasi serta hasil belajar kimia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan satu dengan yang lain. Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan
tentang fasilitas belajar, motivasi berprestasi, dan hasil belajar kimia pada
siswa SMA Negeri 1 Karangnongko Klaten. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini
adalah ingin mendeskripsikan seberapa besar kontribusi fasilitas belajar dan
motivasi berprestasi terhadap dan hasil belajar kimia pada siswa SMA Negeri
1 Karangnongko Klaten
Populasi sebanyak 570 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak
240 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu fasilitas belajar
(X1), motivasi berprestasi (X2), dan hasil belajar kimia (Y). Uji instrumen
validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas menggunakan rumus
Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel. Uji hipotesis menggunakan
rumus normalitas, linieritas, Multicollinearity, regresi linier berganda, uji
F, dan uji t.
Oleh :
PRANTIYA
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
PENGELOLAAN
HUTAN BERSAMA MASYARAKAT MELALUI LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN (LMDH) (Suatu
Kajian Penguatan Kapasitas LMDH dan Peningkatan Efektivitas PHBM di Desa Glandang,
Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang)
Untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat seperti
yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945, berbagai program pengembangan
masyarakat di Desa Glandang telah di lakukan oleh pemerintah, yang bertujuan
meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat melalui berbagai pendekatan
partisipatif. Pada era pembangunan masa lalu proses pengembangan masyarakat
mulai dari tahap identifikasi masalah dan kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan
dan monitoring serta evaluasi program dilakukan oleh pemerintah dengan orientasi
pada hasil atau produksi (production centered development) tanpa melibatkan
masyarakat, sehingga telah mengakibatkan kerusakan terhadap sumberdaya alam
yang mengancam keberlanjutan pembangunan itu sendiri serta mengabaikan aspek-aspek
pemerataan dan keadilan sosial bagi masyarakat, sehingga menimbulkan persoalan-persoalan
bagi masyarakat, seperti kemiskinan dan ketimpangan struktur sosial yang tajam
antara lapisan masyarakat bawah yang semakin miskin dan termarjinalkan dengan
lapisan masyarakat atas yang semakin kaya. Tetapi dengan diberlakukannya otonomi
daerah pada semua tahap pengembangan masyarakat sekarang diserahkan pada masyarakat
dengan paradigma pembangunan yang berorientasi pada pembangunan manusia seutuhnya
dan masyarakat keseluruhan (people centered development), sedangkan pihak pemerintah
berfungsi memfasilitasi terciptanya lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi
dengan menggali inisiatif dan partisipasi masyarakat lokal serta memelihara
dan menjaga kelestarian sumberdaya alam sehingga pembangunan dapat dilaksanakan
secara berkelanjutan (sustainable development).
Oleh:
PAMBUDIARTO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008
MODEL
PEMBELAJARAN BERBASIS MENCARI INFORMASI DALAM PENINGKATAN KEMANDIRIAN KEMAMPUAN
BERAPRESIASI DI SMA NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN
Penelitian ini dilatarbelakangi Pembelajaran berbasis informasi
belum dikembangkan pada sekolah secara konvensional. Tujuan umum yang hendak
dicapai adalah ingin mendeskripsikan pembelajaran berbasis mencari informasi.
Sedangkan tujuan khusus ingin mendeskripsikan model implementasi pembelajaran
berbasis mencari informasi yang mengarah pada peningkatan kemandirian kemampuan
berapresiasi, dan mendeskripsikan kondisi pengalaman pola hidup dan prestasi
akademik siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia dari pelaksanaan pembelajaran
berbasis mencari informasi di SMA Negeri 1 Jogonalan.
Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Subjek penelitian adalah guru bahasa
Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam
serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi.
Hasil penelitian, Implementasi pembelajaran berbasis mencari informasi adalah
pembelajaran yang menugaskan pada siswa untuk aktif memperoleh pengalaman belajar
sendiri dari sumber-sumber belajar yang telah ditetapkan, seperti internet,
surat kabar/ majalah, dan sebagainya. Prestasi akademik melalui pembelajaran
berbasis mencari informasi dapat membantu meningkatkan prestasi siswa menjadikan
siswa lebih aktif dan semangat dalam belajarnya dan juga meningkatkan kemampuan
mengajar guru. Karena keterbatasan, hendaknya peneliti berikutnya untuk menindaklanjuti
dan mengembangkan penelitian ini yang lebih mendalam sesuai pokok permasalahan
yang belum dikaji.
Oleh :
MARIA SUGIHARYANI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
KINERJA
KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI I KLATEN DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja kepala sekolah dalam
implementasi manajemen berbasis sekolah, terutama terkait dengan pemberdayaan
kinerja guru, pengelolaan sarana prasarana, dan anggaran pendidikan. Tujuan
umum yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan tentang
kinerja kepala sekolah dalam manajemen berbasis sekolah, dan tujuan khusus ingin
mendiskripsikan kinerja kepala sekolah dalam pemberdayaan guru. pengelolaan
sarana prasarana, dan pengelolaan dana pendidikan
Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan beberapa guru SMP Negeri 1 Klaten.
Pendekatan penelitian menggunakan etnografi. Metode pengumpulan data menggunakan
observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan
trianggulasi.
Oleh :
MARDOYO
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKANN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
STRATEGI
PENINGKATAN MOTIVASI KERJA APARATUR DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN (STUDI
KASUS DI KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH)
Penelitian yang berjudul Strategi Peningkatan Motivasi Kerja Aparatur
dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Studi Kasus di Kecamatan Singkawang Tengah
ini meneliti tentang bagaimana strategi peningkatan motivasi kerja pegawai dalam
penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Singkawang Tengah Pemerintah Kota
Singkawang.
Dengan menggunakan teknik dan alat pengumpul data melalui wawancara dan observasi
memperoleh hasil bahwa strategi yang dipergunakan oleh Camat Singkawang Tengah
dalam memotivasi pegawai adalah dengan partisipasi, komunikasi, pengakuan, pendelegasian
wewenang, dan perhatian timbal balik. Kenyataannya di lapangan, strategi yang
diterapkan masih belum dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai. Keadaan ini
disebabkan karena strategi yang diterapkan belum maksimal dan menyeluruh kepada
seluruh pegawai. Hal ini berdasarkan data dan fakta yang ditemui di lokasi penelitian.
Untuk itu sebagai pimpinan organisasi di Kecamatan, camat hendaknya dapat menerapkan
pendekatan-pendekatan yang disederhanakan, metode-metode, serta model dari motivasi
secara maksimal. Strategi ini dilakukan karena setiap pegawai tidak bisa menerima
beberapa model yang diterapkan. Pelaksanaan strategi ini, dengan tidak mengabaikan
faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di Kecamatan Singkawang
Tengah.
Oleh
H A K I M I
PROGRAM MAGISTER ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2007
PENGEMBANGAN
SILABUS DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 KLATEN
Penelitian ini dilatarbelakangi pengembangan silabus dan penilaian
hasil belajar siswa. Pentingnya silabus merupakan esensi dari kurikulum. Tujuan
umum penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi kurikulum
di SMA Negeri 1 Klaten. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan
tentang aspek-aspek pengembangan silabus dan aspek-aspek penilaian hasil belajar
matematika di SMA Negeri 1 Klaten. Pendekatan penelitian menggunakan etnografi.
Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru SMA Negeri 1 Klaten yang diwakili
oleh beberapa guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara
mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi.
Oleh :
EKO TUNGGAL BASUKI
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
DAMPAK
INDUSTRIALISASI PERTANIAN TERHADAP KINERJA SEKTOR PERTANIAN DAN KEMISKINAN PERDESAAN
: MODEL CGE RECURSIVE DYNAMIC
Industrialisasi pertanian dapat ditempuh melalui dua pendekatan,
yaitu pendekatan dari sisi penawaran (supply) dan dari sisi permintaan (demand).
Dari sisi supply, industrialisasi pertanian dapat dilakukan melalui peningkatan
pro-duktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak peningkatan produk-tivitas
industri pertanian (agroindustri) terhadap kinerja ekonomi sektoral, ekonomi
makro, pendapatan rumah tangga dan kemiskinan perdesaan. Dampak yang sama juga
dianalisis jika peningkatan produktivitas agroindustri diikuti oleh peningkatan
produktivitas sektor pertanian dan lembaga keuangan.
Oleh:
DWI HARYONO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
STUDI
TENTANG KEPUASAN SISWA DITINJAU DARI UNJUK KERJA GURU, FASILITAS PEMBELAJARAN
DAN KESELAMATAN KERJA SISWA DI SMK NEGERI 1 NGAWEN GUNUNGKIDUL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh unjuk kerja guru, fasilitas
pembelajaran, dan keselematan kerja yang berdampak pada kepuasan siswa. Tujuan
umum penelitian ini ingin mendeskripsikan unjuk kerja guru, fasilitas pembelajaran,
dan keselematan kerja yang berdampak pada kepuasan siswa. Sedangkan tujuan khususnya
untuk mendeskripsikan kepuasan siswa ditinjau dari unjuk kerja guru, fasilitas
pembelajaran dan keselamatan kerja siswa.
Populasi sebanyak 390 siswa, untuk try out sebanyak 30 siswa, dan sampel sebanyak
190 guru. Metode pengumpulan data menggunakan angket yaitu unjuk kerja guru
(X1), fasilitas pembelajaran (X2), keselamatan kerja (X3), dan kepuasan siswa
(Y). Uji instrumen validitas menggunakan rumus Spearman Brown dan reliabilitas
menggunakan rumus Alpha dari Cronbach, dan memenuhi syarat valid dan reliabel.
Uji hipotesis menggunakan rumus normalitas, linieritas, Multikollinearitas,
regresi linier berganda, uji F, dan uji t.
Oleh:
AGUS SANTOSO
MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2008
DAMPAK KEBIJAKAN
MIGRASI TERHADAP PASAR KERJA DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
Masalah migrasi internal dan internasional hingga saat ini terus
dihadapi pemerintah Indonesia. Masalah migrasi internal adalah terkonsentrasinya
arus tujuan migrasi ke Pulau Jawa, meskipun jumlah penduduk dan pengangguran
di pulau tersebut cukup tinggi. Todaro menyatakan keputusan tersebut merupakan
keputusan yang rasional. Para migran tetap migrasi ke daerah tujuan, meskipun
pengangguran cukup tinggi di daerah tersebut. Tindakan ini dilakukan karena
alasan yang kuat yaitu adanya perbedaan upah dan pendapatan antara daerah asal
dan daerah tujuan. Para migran selalu membandingkan dan mempertimbangkan pasar
tenaga kerja yang tersedia bagi mereka di daerah asal dan daerah tujuan. Kemudian
akan memilih salah satunya jika dapat memaksimumkan keuntungan (Todaro, 1998).
Sedangkan masalah migrasi internasional adalah belum berhasilnya pemerintah
memenuhi tingginya permintaan tenaga kerja profesional oleh negara tujuan migran
internasional Indonesia. Hingga saat ini tenaga kerja migran internasional Indonesia
yang bersedia bekerja di luar negeri adalah tenaga kerja yang berpendidikan
rendah.
Oleh:
SAFRIDA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
DINAMIKA
KOMUNITAS MEIOFAUNA INTERSTISIAL DI PERAIRAN SELAT DOMPAK KEPULAUAN RIAU
Tujuan penelitian adalah menganalisis dan menentukan variabilitas
spasial dan temporal parameter fisika-kimia perairan dan komunitas meiofauna
interstisial (jumlah genus dan kelimpahan individu), pola distribusi horizontal
dan vertikal, serta menentukan genus spesifik di berbagai tipe habitat (site
specific genus). Kemudian, menganalisis dan mengungkapkan peranan tipe habitat,
kedalaman sedimen, musim dan interaksinya serta peranan padang lamun dalam menentukan
jumlah genus dan kelimpahan individu meiofauna interstisial di perairan laut.
Di samping itu, menganalisis dan menentukan parameter paling berpengaruh terhadap
dinamika komunitas meiofauna interstisial di perairan laut, serta menganalisis
dan menentukan tingkat kesamaan atau perbedaan dan pola pengelompokan komunitas
meiofauna interstisial di perairan Selat Dompak.
Oleh:
ZULKIFLI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
MODEL
PENGEMBANGAN WILAYAH DENGAN PENDEKATAN AGROPOLITAN (STUDI KASUS KABUPATEN BANYUMAS
)
Pembangunan wilayah adalah suatu proses perubahan terencana ke
arah semakin tersedianya alternatif-alternatif bagi setiap orang untuk memenuhi
tujuan-tujuan yang paling humanistik sesuai dengan perkembangan tata nilai dan
norma-norma yang dijunjung tinggi di dalam masyarakat.Tolok ukur kinerja pembangunan
wilayah : a. Pemerataan, b.Pertumbuhan, c. keterkaitan, d. keberimbangan, e.
kemandirian, dan f. keberlanjutan. Konsep Pembangunan wilayah dengan basis pengembangan
kota-kota pertanian atau yang lebih dikenal dengan agropolitan, menjadi pilihan
utama Pemerintah Daerah, dalam melaksanakan otonominya.
Oleh:
SULISTIONO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
KAJIAN
TINGKAH LAKU, DISTRIBUSI DAN KARAKTER SUARA LUMBA-LUMBA DI PERAIRAN PANTAI LOVINA
BALI DAN TELUK KILUAN LAMPUNG
Lebih dari sepertiga jenis paus dan lumba-lumba dunia terdapat
di perairan Indonesia termasuk juga beberapa jenis yang dikategorikan langka
dan terancam punah. Kenyataan saat ini bahwa lumba-lumba sudah menjadi hewan
buruan untuk dijadikan bahan konsumsi dan lain seperti daging paus. Pemburuan
Lumba-lumba secara terus menerus dapat mengakibatkan berkurangnya populasi Cetacea
di alam, meskipun dilakukan secara tradisional (Faizah et al. 2006). Untuk mengetahui
keberadaan populasi lumba-lumba diperlukan suatu informasi awal yang akan berguna
sebagai referensi untuk manajemen sumberdaya laut dan meningkatkan pemahaman
mengenai ekologi Cetacea di habitat yang sebenarnya.
Oleh:
STANY RACHEL SIAHAINENIA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
ADSORPSI
ION Cr3+ OLEH SERBUK GERGAJI KAYU ALBIZIA (Albizzia falcata): Studi Pengembangan
Bahan Alternatif Penjerap Limbah Logam Berat
Logam krom (Cr) adalah salah satu jenis polutan logam berat yang
bersifat toksik, dalam tubuh logam krom biasanya berada dalam keadaan sebagai
ion Cr3+. Krom dapat menyebabkan kanker paru-paru, kerusakan hati (liver) dan
ginjal. Jika kontak dengan kulit menyebabkan iritasi dan jika tertelan dapat
menyebabkan sakit perut dan muntah.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar pencemar pada perairan biasanya
dilakukan melalui kombinasi proses biologi, fisika dan kimia. Pada proses fisika,
dilakukan dengan mengalirkan air yang tercemar ke dalam bak penampung yang telah
diisi campuran pasir, kerikil serta ijuk. Hal ini lebih ditujukan untuk mengurangi
atau menghilangkan kotoran-kotoran kasar dan penyisihan lumpur. Pada proses
kimia, dilakukan dengan menambahkan bahanbahan kimia untuk mengendapkan zat
pencemar misalnya persenyawaan karbonat. Beberapa bahan lain yang telah digunakan
sebagai penjerap adalah karbon aktif, lempung, dan batu cadas. Namun, bahan-bahan
tersebut relatif sulit diperoleh dan karbon aktif mempunyai harga yang cukup
mahal. Oleh karena itu, penelusuran terhadap material baru yang lebih murah,
mudah didapat serta mempunyai daya adsorpsi besar sangat perlu diupayakan.
Oleh:
I NYOMAN SUKARTA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
ARAHAN
STRATEGI KEBIJAKAN REKLAMASI LAHAN PASCA PENAMBANGAN NIKEL PADA LAHAN KONSESI
PT. ANEKA TAMBANG TBK UNIT BISNIS PERTAMBANGAN NIKEL DAERAH OPERASI MALUKU UTARA
KABUPATEN HALMAHERA TIMUR PROVINSI MALUKU UTARA
Dunia pertambangan sering diangap sebagai perusakan alam dan lingkungan,
oleh karena itu negara dengan cadangan tambang yang cukup besar seperti Indonesia
sudah harus memiliki pedoman standar lingkungan pertambangan. Provinsi Maluku
Utara dikenal dengan daerah penghasil nikel. Unit Bisnis Pertambangan Nikel
(UBPN) Daerah Operasi Maluku Utara adalah salah satu unit produksi PT. Aneka
Tambang Tbk, yang pekerjaan penambangannya
dilaksanakan 90% oleh kontraktor, sedangkan pengawasannya di bawah UBPN Maluku
Utara. Tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui kondisi ekologi, ekonomi, sosial
dan kelembagaan pada daerah reklamasi lahan pasca penambangan dan menentukan
arahan strategi kebijakan reklamasi lahan pasca penambangan nikel. Waktu penelitian
dilaksanakan selama tiga bulan di lapangan pada bulan Desember 2006-September
2007.
Oleh:
BUDI YUSUF
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
KARAKTERISTIK
FISIKA KIMIA PERAIRAN DAN KAITANNYA DENGAN DISTRIBUSI SERTA KELIMPAHAN LARVA
IKAN DI TELUK PALABUHAN RATU
Pemahaman tentang biologi ikan sangatlah penting dimulai dengan
pengetahuan yang baik tentang perkembangan awal daur hidup ikan, baik ekologi
maupun kehidupannya. Pentingnya aspek ini karena mempunyai keterkaitan dengan
fluktuasi ikan, bahkan kelangsungan hidup dari spesies itu sendiri. Seperti
diketahui pada tahap awal daur hidup ikan mempunyai mortalitas yang tinggi karena
kepekaan terhadap predator, ketersediaan makanan, dan juga perubahan lingkungan
yang terjadi di alam (critical period). Kondisi perairan sangat menentukan kelimpahan
dan penyebaran organisme di dalamnya, akan
tetapi setiap organisme memiliki kebutuhan dan preferensi lingkungan yang berbeda
untuk hidup yang terkait dengan karakteristik lingkungannya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui kaitan antara karakter habitat dengan distribusi
larva yang didasarkan pada parameter fisika kimia perairan dan pola distribusi
larva ikan secara spasial dan temporal di perairan Teluk Pelabuhan Ratu. Dengan
penelitian ini, akan diketahui sejauh mana kondisi ekologis larva ikan di Teluk
Palabuhan Ratu.
Oleh:
NURMILA ANWAR
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
HP 081355827211
Email niar_luv_all@yahoo.co.id
ISOLASI
DAN KARAKTERISASI FRAGMEN cDNA DARI GEN PENYANDI METALLOTHIONEIN DARI KEDELAI
KULTIVAR SLAMET
Metallothionein (MT) memiliki kemampuan untuk mengikat ion logam.
Oleh karena itu, MT mempunyai peranan yang penting dalam mendetoksifikasi ion
logam, termasuk aluminium (Al). Protein ini mempunyai berat molekul yang rendah
dan mengandung banyak asam amino sistein. Penelitian ini tujuan untuk mengisolasi
dan mengkarakterisasi fragmen cDNA dari gen yang menyandikan MT tipe 2 dari
kedelai kultivar Slamet (GmMt2). Isolasi fragmen cDNA Mt2 Glycine max L. (GmMt2),
diawali dengan isolasi RNA total. Dengan transkripsi balik, cDNA total berhasil
disintesis dari RNA total sebagai cetakan. Dengan PCR, fragmen cDNA GmMt2 telah
berhasil diisolasi dengan menggunakan cDNA total sebagai cetakan dan primer
spesifik Mt2 yang dirancang dari Arabidopsis thaliana (AtMt2) (Acc. EM_PL:AY037263).
Fragmen GmMt2 berhasil disisipkan ke dalam plasmid pGEM-T Easy, kemudian plasmid
rekombinan ini diintroduksikan ke dalam Escherichia coli DH5_.
Oleh
Yassier Anwar
SEKOLAH PASCASARJANA
IPB BOGOR
2008
HP 08984106289
ANALISIS
WILAYAH PERAIRAN TELUK PELABUHAN RATU UNTUK KAWASAN BUDIDAYA PERIKANAN SISTEM
KERAMBA JARING APUNG
Wilayah pesisir merupakan kawasan yang sangat strategis untuk
dikembangkannya berbagai kegiatan usaha budidaya perikanan seperti pertambakan,
budidaya rumput laut, budidaya tiram mutiara dan keramba jaring apung. Penelitian
mengenai kesesuaian lahan untuk pengembangan budidaya perikanan sistem keramba
jaring apung ini dilaksanakan selama 4 bulan (Agustus – November) di Teluk
Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Luas areal penelitian adalah
sebesar 7.585,42 ha atau 18 % dari total keseluruhan wilayah Teluk Pelabuhan
Ratu (± 42.000). Aspek-aspek yang dikaji dalam penelitian ini meliputi
analisis kesesuaian lahan, analisis estimasi beban limbah kegiatan keramba jaring
apung, analisis estimasi beban limbah kegiatan non keramba jaring apung dan
analisis jarak sebaran limbah. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah
mendapatkan wilayah teluk yang sangat sesuai untuk dikembangkannya kegiatan
usaha budidaya perikanan sistem keramba
jaring apung yang sesuai dengan daya dukung perairan teluk berdasarkan parameter
biofisik perairan.
Oleh:
PRAMA HARTAMI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
PENGARUH
IMPLEMENTASI TOTAL OUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP BUDAYA KUALITAS (Studi
Pada PT. Hari Terang Industry - Surabaya)
Pada era persaingan pasar global dewasa ini, tuntutan konsumen
terhadap peningkatan kualitas produk dan jasa bertambah dengan harga yang lebih
bersaing. Sejalan dengan pergeseran paradigma dari 'market orientecT ke 'resources
orientecT, maka salah satu cara yang tepat untuk memenangkan persaingan tersebut
adalah menerapkan Total Ouality Management (TQM). Di lain pihak, organisasi
harus memiliki budaya organisasi yang kondusif terhadap peningkatan kualitas
yang dikenal sebagai budaya kualitas. Budaya kualitas yang kuat dapat menunjang
keunggulan daya saing organisasi dalam jangka panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Total Guality
Management (TQM) terhadap budaya kualitas. Penelitian dilakukan pada PT. Hari
Terang Industry - Surabaya, dengan jumlah responden 175 karyawan. Data diperoleh
dari penyebaran kuesioner. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis
adalah Regresi Linier Berganda. Teknik ini digunakan untuk menentukan pengaruh
variabel-variabel bebas terhadap varibel terikat.
Oleh:
SETIAWAN WICAKSONO
PROGRAM STUDI MANAJEMEN MINAT MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2006
KAJIAN
KLOROFIL-A DAN NUTRIEN SERTA INTERELASINYA DENGAN DINAMIKA MASSA AIR Dl PERAIRAN
BARAT SUMATERA DAN SELATAN JAWA - SUMBAWA
Data for this research consists of: (1) wind data from European
Center for Medium Range Forecast (ECMWF) in the period of 1990-2002; (2) Sea
Surface Temperature (SST) data from National Oceanographic and Atmospheric Administration
(NOAA) of 1990-2005 and also from Moderate Resolution Imaging Spectro Radiometer
(MODIS) AQUA of 2002-2005; (3) chlorophyll-a data from SeaWifS image of 1997-2005
and from MODIS AQUA of 2002-2005 as well; (4) the sea level anomaly data of
2001-2005 from TOPEX/POISEDON, European Remote Sensing Satellite (ERS-1 and
ERS-2); (5) nitrate and chlorophyll data from NOBM (NASA Ocean Biogeochemical
Model) Assimilated Dayled Global Products of 1997-2005; (6) CTD data from the
expedition of Baruna Jaya I in 1990 and (7) the archives of World Ocean Data
- National Ocean Data Center (WOD-NODC). All of the collected data were utilized
to analyze and investigate characteristics and dynamics of water mass by using
the Ekman Transport and Ekman Pumping methods. Also, the analyses included the
interrelationship between the dynamics of water mass and distribution of nutrient
and chlorophyll-a in the waters of West Sumatera and South Java - Sumbawa.
Oleh:
SIMON TUBALAWONY
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
KAJIAN
EKOLOGIS DAN BIOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii)
DI KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Penelitian ini dilakukan di kecamatan Kupang Barat, kabupaten
Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur bertujuan untuk (1) Menganalisis kesesuaian
ekologis wilayah perairan untuk pengembangan budidaya rumput laut secara berkelanjutan
di kecamatan Kupang Barat (2) Menganalisis daya dukung lahan untuk pengembangan
budidaya rumput laut dalam suatu kawasan dan (3) Menyusun strategi pengembangan
budidaya rumput laut. Penelitian ini menggunakan metode survey untuk melihat
kondisi ekologis perairan dan percobaan untuk melihat pertumbuhan rumput laut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisika, kimia dan biologi perairan
layak untuk pertumbuhan rumput laut. Wilayah perairan yang tidak sesuai adalah
14.720,97 ha, sesuai bersyarat 3.940,35 ha dan sangat sesuai 1.840,80 ha dengan
jumlah rakit yang ditampung pada kawasan sangat sesuai adalah 552.224 unit dengan
produksi 265.075 ton/tahun. Strategi pengembangan budidaya rumput laut antara
lain 1) Pengelolaan lingkungan perairan berbasis ekologis, 2) Aspek teknologi
dalam budidaya rumput laut dan 3) Penataan kawasan sesuai daya dukung lingkungan.
Oleh:
YUSUF KAMLASI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008
KAJIAN
KETERKAITAN ANTARA KEMANTAPAN CADANGAN OKSIGEN DENGAN BEBAN MASUKAN BAHAN ORGANIK
DI WADUK IR. H. JUANDA PURWAKARTA, JAWA BARAT
Waduk Ir. H. Juanda adalah salah satu waduk terbesar di Indonesia.
Sejak tahun 1976 di waduk Ir. H. Juanda telah dimulai kegiatan usaha budidaya
ikan di karamba jaring apung (KJA). Kegiatan budidaya ikan ini mengalami perkembangan
setiap tahunnya. Pada tahun 1999 jumlah karamba jaring apung (KJA) di Waduk
Ir. H. Juanda 2357 unit (2260 yang operasional) dan pada tahun 2003 jumlah KJA
telah mencapai 3216 unit.
Kegiatan budidaya ikan di KJA memberikan limbah berupa sisa pakan dan kotoran
ikan yang potensial mengakibatkan deplesi oksigen. Menurut Mc Donald et al.,
(1996) 30% dari jumlah pakan yang diberikan tertinggal sebagai pakan yang tidak
dikonsumsi dan 25% - 30% dari pakan yang dikonsumsi akan diekskresikan. Ini
berarti jumlah yang cukup besar masuk ke badan air. Hal ini terlihat sewaktu
terjadi umbalan terdapat kematian massal ikan yang di duga disebabkan oleh kekurangan
oksigen.
Beban limbah yang masuk ke perairan harus dikendalikan agar sesuai dengan daya
dukung asimilasi perairan yaitu ketersediaan cadangan oksigen di hipolimnion.
Dengan kata lain keseimbangan antara in put (sumber) dan out put (kehilangan
atau pemakaian) oksigen penting untuk menjaga agar tidak terjadi deplesi oksigen
yang mengakibatkan defisit oksigen di perairan. Adapun tujuan penelitian ini
adalah mengkaji keterkaitan antara ketersediaan cadangan oksigen dengan keberadaan
bahan organik sebagai dasar penentu beban masukan limbah dari kegiatan usaha
budidaya KJA.
Oleh:
ASMIKA HARNALIN SIMARMATA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
ANTIGEN
EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli SEBAGAI PEMICU PEMBENTUKAN IMUNOGLOBOLIN
YOLK (IgY) PADA AYAM PETELUR
Ascaridiosis disebabkan oleh infeksi cacing nematoda parasitik
Ascaridia galli. Penelitian telah dilakukan untuk mendapatkan antigen ekskretori/sekretori
stadium L3 A. galli sebagai pemicu pembentukan imunoglobulin Y (IgY) anti-ascaridiosis
pada ayam petelur. Dosis 6000 L2 diberikan kepada 100 ekor ayam, dan tujuh hari
kemudian larva yang sudah menetas (L3) diambil kembali dari dalam usus halus.
L3 dikultur secara in vitro (5 - 10/ml) dalam rosswell park memorial institute
(RPMI 1640), pH 6,8, tanpa merah fenol dalam inkubator pada temperatur 37oC
dan 5% CO2 selama 3 hari. Untuk mendapatkan antigen ekskretori/sekretori, medium
kultur dipekatkan dengan vivaspin 30.000 MWCO, dan kuantitas protein antigen
dihitung dengan metode Bradford. Berat molekul ekskretori/sekretori ditentukan
dengan sodium dodecyl sulphate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS PAGE).
Imunisasi aktif pertama pada ayam dengan dosis 80 µg diaplikasikan secara
intramuskular. Imunisasi diulang tiga kali dengan dosis 60 µg dalam interval
waktu satu minggu. Pada imunisasi pertama, antigen ekskretori/sekretori dicampur
dalam fruend adjuvant complete dan imunisasi selanjutnya antigen dicampur dalam
freund adjuvant incomplete. Telur ayam dikoleksi mulai hari ke-49 pascaimunisasi
Oleh:
DARMAWI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007
PEMANFAATAN
IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.) DENGAN BUBU DI PERAIRAN MEMPAWAH HILIR, KABUPATEN
PONTIANAK
Keragaan alat tangkap bubu untuk menangkap ikan kakap merah di
Mempawah Hilir cukup beragam, terdiri dari bubu bambu dan bubu jaring. Pada
pengoperasiannya bubu bambu di rendam selama empat hari sedangkan bubu jaring
di rendam selama tiga hari. Hingga saat ini, belum diketahui berapa lama perendaman
yang efektif untuk menangkap ikan kakap merah di antara kedua jenis bubu dan
tingkat pendapatan usaha perikanan bubu di Mempawah Hilir.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan: menentukan komposisi hasil tangkapan
bubu, menentukan lama perendaman yang efektif untuk menangkap ikan kakap merah
pada kedua jenis bubu dan menentukan tingkat R/C Ratio untuk mendapatkan usaha
perikanan bubu yang menguntungkan.
Ikan-ikan tujuan penangkapan pada operasi penangkapan menggunakan bubu adalah
Lutjanus sanguineus, Lutjanus johni dan Pomadasys sp. Bubu bambu dan bubu jaring
yang digunakan selama penelitian di Mempawah Hilir sangat selektif untuk menangkap
ikan-ikan tujuan penangkapan, baik berdasarkan komposisi jumlah (individu) maupun
bobot (gr). Komposisi bobot (gr) hasil tangkapan pada bubu bambu didominasi
oleh ikan-ikan tujuan penangkapan sebesar 91%, sedangkan komposisi bobot (gr)
hasil tangkapan pada bubu jaring juga didominasi oleh ikan-ikan tujuan penangkapan
sebesar 95%.
Oleh:
ISKANDAR ZULKARNAEN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
PURIFIKASI
DAN KARAKTERISASI PROTEASE DARI EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli
DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTAHANAN DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS HALUS AYAM
PETELUR
Infeksi cacing nematoda parasitik Ascaridia galli berlangsung
di dalam usus halus unggas. Penelitian ini dilakukan untuk memurnikan dan menganalisa
karakter protease dari ekskretori/sekretori stadium L3 A. galli sebagai pemicu
pertahanan mukosa berdasarkan proliferasi dan hiperplasia sel goblet, sel mast
mukosa, sel eosinofil pada usus halus ayam petelur. Dosis 6000 L2 diberikan
langsung ke dalam oesofagus 100 ekor ayam, dan tujuh hari kemudian larva yang
sudah menetas (L3) diambil kembali dari dalam usus halus. L3 dikultur secara
in vitro dalam medium Rosswell Park Memorial Institute (RPMI 1640), pH 6,8,
tanpa merah fenol dalam inkubator pada temperatur 37oC dan 5% CO2 selama 3 hari.
Ekskretori/sekretori dipreparasi dari produk metabolisme L3 yang dilepaskan
ke dalam medium kultur. Protease dimurnikan dengan ammunium sulfat, dialisis
yang diikuti dengan kromatografi filtrasi gel matriks sephadex G-100. Matriks
DEAE sephadex A-50 digunakan untuk pemurnian protease melalui kromatografi anion
exchange. Aktivitas protease diuji pada kasein 2%. Aktivitas protease dikaji
terhadap sensitivitas inhibitor, temperatur, dan pH. Konsentrasi protein dihitung
mengikuti metode Bradford. Berat molekul protease diestimasi melalui sodium
dodecyl sulphate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS PAGE).
Oleh:
UMMU BALQIS
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007
PENGARUH
KEMAMPUAN PEMBELAJARAN ORGANISASI TERHADAP KOMPETENSI, TINGKAT DIVERSIFIKASI
DAN KINERJA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI SUMATERA UTARA
Studi ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh
kemampuan pembelajaran organisasi terhadap kompetensi, tingkat diversifikasi
dan kinerja perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara.
Studi ini termasuk dalam jenis penelitian survei yang digunakan untuk maksud
penjelasan atau konfirmatori, atau disebut juga penelitian pengujian hipotesis
yang dimaksudkan untuk menjelaskan pengaruh antar variabel atau hubungan kausal
antar variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Studi ini juga termasuk
dalam penelitian persepsional, atau disebut juga penelitian opini.populasi penelitian
ini adalah seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumatera Utara yang berada
di bawah KOPERTIS Wilayah I Sumut-NAD, yang berjumlah 134 PTS. Informasi atau
data tentang kemampuan pembelajaran organisasi, kompetensi, tingkat diversifikasi,
dan kinerja PTS tersebut diperoleh berdasarkan pandangan, tanggapan, persepsi
atau penilaian dari pimpinan PTS, yang selanjutnya disebut responden penelitian
atau sebagai sumber data primer. Studi ini menggunakan metode sensus atau complete
enumeration, atau dengan kata lain tidak menggunakan sampel sehingga teknik
pengambilan sampel di dalam studi ini juga tidak diperlukan.
Oleh:
YENI ABSAH
NIM. 090415488 –D
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007
PERBAIKAN
KAMPUNG KOMPREHENSIF DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL SERTA KEMANDIRIAN
MASYARAKAT MISKIN KAMPUNG KUMUH DI KOTA SURABAYA
Pemerintah kota Surabya didalam mengatasi masalah pemukiman kumuh
telah melaksanakan berbagai program mulai tahun 1976, yang dari tahun ke tahun
terus disempurnakan. Program perbaikan kampung yang mula-mula hanya ditujukan
pada perbaikan fisik lingkungan sudah disempurnakan dengan program yang sifatnya
lebih komprehensif; yaitu melalui Program Perbaikan Kampung – Komprehensif
(Kampung improvement Programe- Comprehensive/KIP-K). Konsep yang digunakan dalam
KIP-K ini adalah : menyeluruh dan terpadu, pemberdayaan dan kemandirian, pendekatan
bottom up serta berkelanjutan. Rencana program ini sesuai dengan inti pembangunan
yaitu menuju kesejahteraan dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
Namun banyaknya kendala yang berupa masyarakat yang terdiri dari berbagai etnis,
pendidikannya rendah, ketrampilan dan kondisi ekonominya terbatas, serta sulitnya
mempertahankan konsekuensi serta konsistensi strategi pembangunan yang berfihak
pada masyarakat miskin, menyebabkan terjadinya kesenjanagn antara rencana dengan
implementasinya.
Oleh:
SITI UMAJAH MASJKURI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007
PERBEDAAN
BUDAYA DAN ADAPTASI ANTAR BUDAYA DALAM RELASI KEMITRAAN INTI-PLASMA (Studi tentang
Komunikasi Antar Budaya: Kasus Kemitraan antara Perusahaan Inti dan Petani Plasma
di Perusahaan Teh PT Pagilaran)
Perbedaan budaya adalah karakteristik khas dari komunikasi antarbudaya.
Dari perbedaan tersebut muncul perilaku komunikasi yang berbeda, sehingga dapat
memunculkan berbagai masalah komunikasi yang solusinya memerlukan kompetensi
komunikasi tertentu agar komunikasi dapat mencapai tujuannya.
Perbedaan budaya dalam sistem perkebunan di Indonesia diawali dengan adanya
realitas ekonomi dualistik yang pada gilirannya memunculkan adanya dualisme
budaya dalam kehidupan perkebunan. Di satu pihak adalah perkebunan besar yang
berorientasi kapitalisme modern, di lain pihak petani kecil pra-kapitalis yang
tradisional. Pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dipandang merupakan solusi yang
dapat mengatasi masalah perbedaan di antara dua komunitas tersebut. Dengan kata
lain Pola PIR yang kemudian berlanjut dengan istilah kemitraan antara perusahaan
inti dan petani plasma dipandang sebagai sebuah sistem yang dapat memadukan
dua komunitas berbeda budaya, yaitu pengusaha besar dan petani kecil.
Oleh:
NINIK SRI REJEKI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS INDONESIA
CIRCULAR
MIGRATION OF FEMALE WORKERS TO ABROAD: A STUDY ON MIGRATION DECISION MAKING
PROCESSES BY FEMALE FROM EAST JAVA VILLAGES
The objectives of this study are to know the determinant affecting
female workers from East Java villages deciding to join short term immigration
both legally and illegally, and how the process of migration is, as well as
the effect of the so called migration to the migrants’ family’s
prosperity in their homeland. This study will examine weather theory of “Voluntaristic
Action” can be accepted as the theory of migration decision making in
the level of individual.
To ask the questions and achieve the objectives of the study, the writer has
interviewed 300 return migrant - female workers divided into two sample groups,
which are 150 legal and 150 illegal female workers, using “Availability
sampling”, from 15 villages in the areas of Malang, Blitar, and Tulungagung
districts.
Oleh:
IDA BAGUS WIRAWAN
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
PENGARUH
ECONOMIC CONTENT, RESOURCE CONTENT DAN SOCIAL CONTENT TERHADAP KEPERCAYAAN,
KEPUASAN, DAN KOMITMEN SERTA RELATIONSHIP INTENTION DEBITUR BANK SUMUT DI SUMATERA
UTARA
Bank Sumut adalah bank yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Sumatera
Utara. Bank ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber penerimaan asli daerah
(PAD) Provinsi Sumatera Utara dan memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi
di Sumatera Utara. Bank ini harus berusaha memenuhi tuntutan ini walaupun menghadapi
persaingan yang sangat ketat yang ditunjukkan dari banyaknya bank yang beroperasi
di Sumatera Utara. Oleh karena itu Bank Sumut harus berusaha terus menerus memperbaiki
pelayanannya dan menjalin hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan
dengan para nasabahnya dengan berusaha menciptakan kepercayaan, kepuasan, dan
komitmen sehingga diharapkan para nasabah tersebut ingin menjalin hubungan jangka
panjang (relationship intention) dengan PT Bank Sumut. Faktor penting yang dapat
mengembangkan kepercayaan, komitmen dan kerjasama yang efektif dalam pemasaran
relasional yaitu economic content, resource content, dan social content.
Penelitian ini adalah penelitian eksplanatori yang membahas masalah relasi antara
bank-nasabah. Secara komprehensif, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji
pengaruh variabel economic content, resource content, dan social content terhadap
kepercayaan, kepuasan, dan komitmen serta relationship intention nasabah Bank
Sumut. Populasi penelitian adalah debitur Bank Sumut yang menggunakan produk
kredit untuk kegiatan usaha yang ada di Sumatera Utara. Jumlah debitur yang
dijadikan sampel penelitian ini adalah 180 orang.
Oleh:
ENDANG SULISTYA RINI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007
EFEK
PENCEMARAN PERAIRAN SUNGAI KAMPAR DI PROVINSI RIAU TERHADAP IKAN BAUNG (Hemibagrus
nemurus)
Muara Sungai Kampar merupakan gabungan dari beberapa aliran sungai
besar dan anak sungai yang terdapat di Provinsi Riau. Aliran air yang masuk
ke muara Sungai Kampar mengindikasikan banyak mengandung bahan pencemar. Hal
ini terjadi karena di sepanjang sungai yang mengalir ke muara Sungai Kampar
terdapat banyak pabrik-pabrik atau kegiatan industri yang beroperasi dan membuang
limbahnya ke sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kandungan
bahan pencemar dari berbagai aktivitas manusia yang berada di sekitar perairan
Sungai Kampar, khususnya bahan pencemar yang ditimbulkan dari aktifitas industri
terhadap organisme perairan.
Oleh:
ERLANGGA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
HP:085281060954
DIMENSI
TEGAKAN DAN PENGARUH PEUBAH TEMPAT TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAMAR MATA KUCING
(Shorea javanica K. et. V.) DI KRUI LAMPUNG BARAT
Pembangunan kehutanan saat ini terus ditingkatkan dan diarahkan
untuk menjamin kelangsungan tersedianya produksi hasil hutan, demi kepentingan
pembangunan industri, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, tanpa
mengabaikan fungsi ekologis hutan. Dimensi tegakan merupakan penduga yang akurat
bagi produksi hasil hutan kayu. Namun, untuk menduga produksi hasil getah, perlu
kajian lebih lanjut tentang korelasi antara dimensi tegakan dan produksi getah.
Beberapa peubah tempat tumbuh diketahui juga memiliki korelasi dengan pertumbuhan
dan produksi pohon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara peubah dimensi tegakan
dan peubah tempat tumbuh terhadap produksi Damar Mata Kucing (Shorea javanica
K. et.V.) di Krui Lampung Barat. Berdasarkan peubah-peubah yang berkorelasi,
kemudian dibuat model penduga produksi damar. Pengambilan contoh di lapangan
dilakukan secara sengaja (purposive) yang didasarkan pada ketersebaran petak
contoh pada: (1). tiga kecamatan di lokasi penelitian, (2). tiga kelas ketinggian
tempat, dan (3). lima kelas kelerengan. Analisis yang digunakan untuk menyaring
peubah-peubah berkorelasi nyata adalah analisis regresi bertatar (stepwise).
Untuk membuat model penduga produksi damar berdasarkan peubah berkorelasi digunakan
analisis regresi berganda.
Oleh:
DURYAT
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006
PENAMPILAN
REPRODUKSI INDUK IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus Blkr) DENGAN PEMBERIAN PAKAN
BUATAN YANG DITAMBAHKAN ASAM LEMAK N-6 DAN N-3 DAN DENGAN IMPLANTASI ESTRADIOL-17B
DAN TIROKSIN
Penelitian terdiri dari dua tahap. Percobaan tahap I bertujuan
untuk menentukan kebutuhan asam lemak n-6 dan n-3. Dalam percobaan ini digunakan
empat jenis pakan dengan perbedaan kadar asam lemak n-6 dan n-3 sebagai berikut.
Pakan A 0.77% asam lemak n-6, 0.56% asam lemak n-3; pakan B 1.56%,0.78%; pakan
C 1.74%, 1.00% dan pakan D 2.03%, 1.82%. Tujuh ekor induk dengan berat rata-rata
290-327g ditebar ke setiap jaring apung. Pakan diberikan dua kali sehari secara
at satiation. Sampling dilakukan setiap dua minggu untuk mengevaluasi perkembangan
gonad. Kandungan lemak dan komposisi asam lemak di hati, telur dan larva umur
0 dan 24 jam dianalisis. Berdasarkan evaluasi pada lama waktu matang gonad,
fekunditas, derajat tetas telur, derajat kelangsung hidup dan persentase larva
abnormal yang dihasilkan induk, dapat disimpulkan kadar asam lemak n-6 1.56%
dan n-3 0.78% optimal untuk pakan induk.
Percobaan tahap II dilakukan untuk menentukan kombinasi dari hormon E2 dan T4
yang diimplant dan diberi pakan yang terbaik dari percobaan tahap I. Lima dosis
kombinasi E2 dan T4 yang digunakan dalam percobaan ini berturut-turut A E2 0
µg/kg dan T4 0 mg/kg; B E2 600 µg/kg dan T4 0 mg/kg bobot induk;
perlakuan C E2 400 µg/kg dan T4 10 mg/kg bobot induk; perlakuan D E2 200
µg/kg dan T4 50 mg/kg bobot induk dan perlakuan E E2 0 µg/kg dan
T4 100 mg/kg bobot induk. Hormon diberikan ke induk dengan cara diimplant. Tujuh
induk ditebar ke setiap jaring apung. Pakan diberikan dua kali sehari secara
at satiation. Sampling dilakukan setiap dua minggu untuk mengevaluasi perkembangan
gonad dan profil hormon E2. Kandungan lemak dan komposisi asam lemak di hati,
telur dan larva umur 0 dan 24 jam dianalisis. Berdasarkan evaluasi pada lama
waktu matang, fekunditas, derajat tetas telur, derajat kelangsungan hidup dan
persentase larva abnormal yang dihasilkan induk, dapat disimpulkan bahwa kombinasi
E2 dan T4 optimum adalah 400 ìg dan 10 mg per kg bobot badan.
Oleh:
ADHARTHO UTIAH
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006
IMPLEMENTASI
PROGRAM KELUARGA BERENCANA NASIONAL ERA DESENTRALISASI DI PROVINSI SUMATERA
UTARA
Kebijakan desentralisasi telah membawa perubahan dalam pengelolaan
program KB Nasional dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah. Keberhasilan
program KB Nasional sangat ditentukan oleh dukungan politis dan operasional
dari para pengambil kebijakan, baik di pusat maupun di daerah. Akhir-akhir ini,
dukungan tersebut mulai menurun dan perlu ditingkatkan kembali di semua tingkat
wilayah dengan advokasi, yang meliputi kegiatan pertemuan serta rapat koordinasi
yang merupakan kekuatan dalam penggalangan kesepakatan baik politis maupun operasional
serta pendekatan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program KB
Nasional di Proipinsi Sumatera Utara serta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi
program KB tersebut. Sampel diambil secara purposive sampling, sebanyak 55 orang.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriftif.
Implementasi program KB Nasional di Propinsi Sumatera Utara dilihat dari komunikasi,
sumber-sumber, wewenang dan sruktur birokrasi, secara umum belum berjalan dengan
baik, namun apabila dilihat dari masing- masing variabel kebijakan menunjukkan
adanya perbedaan dalam keberhasilan implementasi program KB tersebut . Dilihat
dari Komunikasi, yaitu berkaitan dengan kjelasan konsep kebijakan dan kejelasan
tujuan dan sasaran kebijakan KB, telah dapat dipahami dengan baik oleh para
pelaksana program, namun sumber daya yang digunakan ( SDM, teknologi, keuangan,
sarana dan prasarana) sebagai ujung tombak dalam proses administrasi maupun
organisasi pelaksana belum memadai. Wewenang yang dimiliki oleh pelaksana program
KB, menunjukkan masih rendahnya dukungan komitment Pemerintah Kabupaten / Kota
baik secara politis maupun operasional, dan masih kurangnya koordinasi dan komunikasi
antara aktor kebijakan yakni terutama antar instansi terkait sebagai pelaksana
dengan seluruh stakeholders yang ada. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam
implementasi Kebijakan Program KB di Propinsi Sumatera Utara adalah fakor masih
rendahnya dukungan komitmen politis dan operasional Pemerintah Kabupaten / Kota
terhadap Program KB di daerahnya.
Oleh:
AHMAD SOFIAN RANGKUTI
PROGRAM PASCASARJANA
MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK
UNIVERSITAS MEDAN AREA
M E D A N
2007
DAMPAK
KEBERADAAN IPB TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS DAN KONTRIBUSINYA
TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN BOGOR
Pembangunan ekonomi pada dasarnya dicerminkan oleh terjadinya
perubahan dalam aliran-aliran yang menyangkut, arus, pendapatan dan manfaat
(benefit) kepada masyarakat lokal, wilayah maupun nasional. Keberadaan kampus
IPB Darmaga diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor. Penelitian
ini bertujuan untuk melihat apakah keberadaan kampus IPB Darmaga memberikan
dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar kampus dan Kabupaten Bogor.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi untuk melihat
kontribusi keberadaan kampus IPB terhadap masyarakat sekitar serta analisis
I-O untuk melihat peran keberadaan IPB dalam menunjang perekonomian wilayah
Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi keberadaan kampus
IPB, khususnya kampus Darmaga, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
dan Kabupaten Bogor sangat dirasakan sekali. Oleh karena itu pengembangan wilayah
perlu dikelola secara terpadu dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan,
terutama masyarakat sekitar IPB, institusi IPB dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Oleh:
ARYS SUHARYANTO
SEKOLAH PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007
PERBAIKAN
TANAH MEDIA TANAMAN JERUK DENGAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK DALAM BENTUK KOMPOS
Penambahan bahan organik berupa kompos dapat memperbaiki sifat-sifat
tanah, akan tetapi banyak ditinggalkan penggunaannya padahal perannya sangat
besar bagi perbaikan tanah. Selain itu, penggunaan bahan yang tidak ditemukan
di lapang pun sering terjadi. Penggunaan bahan organik yang mudah diperoleh
setempat dipandang efektif sebagai bahan pembuat kompos.
Penelitian ini menggunakan lima macam bahan organik in situ, dengan tujuan mengetahui
kandungan hara dari kompos yang digunakan, melihat pengaruh penambahan kompos
terhadap perubahan sifat-sifat tanah dan pertumbuhan tanaman, dan mencari jenis
kompos yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman jeruk.
Penelitian ini menganalisis sifat kimia, biologi tanah, dan fisika, dan analisis
kadar hara tanaman.
Oleh:
ANI SURYANI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
KAJIAN
PENAMPILAN REPRODUKSI IKAN LELE (Clarias gariepinus) BETINA MELALUI PENAMBAHAN
ASCORBYL PHOSPHATE MAGNESIUM SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DAN IMPLANTASI DENGAN
ESTRADIOL-17B
Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh kombinasi ascorbyl
phosphate magnesium sebagai sumber vitamin C dan implantasi estradiol-17â
pada kecepatan pematangan gonad, kualitas telur, dan larva ikan lele (Clarias
gariepinus). Dalam percobaan ini ikan diberikan beberapa kombinasi perlakuan
yang terdiri atas 2 faktor, yaitu penambahan ascorbyl phosphate magnesium pada
pakan dengan dosis 0, 600, 1200, dan 1800 mg/kg pakan dan implantasi estradiol
17-â dengan dosis 00, 250, dan 500 ìg/kg induk ikan, sehingga jumlah
kombinasi perlakuan adalah 12. Delapan belas ekor induk dengan berat 250–328
gr ditebar ke dalam jaring apung (3X2X2m) untuk satu perlakuan sehingga terdapat
12 buah jaring apung dengan total induk ikan berjumlah 216 ekor. Pakan diberikan
dua kali sehari secara at satiation.
Pemeriksaan kematangan gonad dilakukan dua minggu sekali dengan menggunakan
metode kanulasi, bersamaan waktunya dilakukan pengambilan sampel darah dengan
menggunakan spuit 2.5 ml yang berheparin untuk keperluan analisis kandungan
estradiol plasma darah. Induk yang telah matang gonad diinjeksi dengan ovaprim
sebanyak 2 kali untuk memacu ovulasi.
Oleh:
HENGKY JULIUS SINJAL
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
Contact Address:
Bogor Baru Blok B2 No 3-4 Bogor
INDUKSI
VARIAN SOMAKLON MELALUI IRADIASI SINAR GAMMA DAN SELEKSI IN VITRO UNTUK MENDAPATKAN
TANAMAN NILAM TOLERAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN
Tanaman nilam umumnya dibudidayakan pada lahan kering, sehingga
salah satu resiko pengembangannya adalah masalah kekeringan. Sempitnya keragaman
genetik dan terbatasnya jumlah klon yang tersedia merupakan salah satu kendala
dalam melakukan seleksi untuk memperoleh klon unggul yang adaptif terhadap cekaman
kekeringan. Penggunaan iradiasi sinar gamma pada kalus nilam yang telah mengalami
subkultur berulang merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan variasi
somaklonal, dan melalui seleksi in vitro menggunakan agen penyeleksi Polyethilene
Glycol (PEG), diharapkan diperoleh tanaman nilam yang toleran terhadap cekaman
kekeringan sebagaimana tujuan dari penelitian ini. Penelitian dilaksanakan di
Lab.Biologi Sel dan Jaringan Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi
dan Sumberdaya Genetik Pertanian Bogor. Iradiasi sinar gamma dilaksanakan di
Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) Badan tenaga Atom Nasional
(BATAN) Jakarta. Penelitian berlangsung dari Juli 2004 s/d Januari 2007. Bahan
tanaman yang digunakan adalah klon nilam Tapak Tuan (TT75) hasil perbanyakan
secara in vitro dan merupakan salah satu klon harapan yang dikoleksi Balitbiogen.
Penelitian ini terdiri atas empat percobaan yaitu, Percobaan 1: Induksi dan
perbanyakan populasi kalus, regenerasi tanaman serta uji respon kalus terhadap
konsentrasi PEG dan dosis iradiasi sinar gamma, betujuan untuk mendapatkan komposisi
media kultur in vitro yang terbaik dalam menginduksi dan memperbanyak populasi
kalus embriogenik menggunakan komposisi BA dan 2,4-D dalam media dasar MS serta
untuk mendapatkan media regenerasi terbaik menggunakan berbagai komposisi auksin
dan sitokinin, juga untuk mempelajari respon kalus embriogenik dalam media selektif
PEG dan dosis iradiasi sinar gamma dalam menekan pertumbuhan kalus.
Oleh:
Abdul Kadir
Sekolah Pascasarajana Institut Pertanian Bogor
2007
hp: 081316342520
MODEL
PENGENDALIAN PENCEMARAN PERAIRAN DI DANAU MANINJAU SUMATERA BARAT
Kualitas perairan Danau Maninjau semakin menurun akibat masuknya
beban pencemar baik organik maupun anorganik yang berasal dari berbagai sumber
pencemar. Sumber utama pencemaran berasal dari kegiatan di sekitar perairan
danau, seperti dari permukiman, pertanian, peternakan dan perhotelan serta kegiatan
di badan air danau yaitu kegiatan keramba jaring apung (KJA). Tujuan utama penelitian
ini adalah untuk membangun model pengendalian pencemaran perairan di Danau Maninjau.
Untuk mencapai tujuan utama tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan beberapa
kegaitan diantaranya (1) menentukan kondisi eksisting perairan Danau Maninjau,
(2) membangun suatu model dinamis yang menggambarkan sistem pengendalian pencemaran
perairan di Danau Maninjau, dan (3) merumuskan kebijakan atau skenario pengendalian
pencemaran perairan danau.
Model di dalam penelitian ini dibangun melalui pendekatan sistem dengan menggunakan
program powersim versi 2,5c. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pencemaran
perairan danau seperti COD, BOD5, DO, TSS dan PO43- sudah di atas ambang batas
yang dipersyaratkan sebagai sumber air baku air minum. Berdasarkan nilai indeks
mutu lingkungan perairan (IMLP) perairan Danau Maninjau dikategorikan dalam
kondisi tercemar sedang. Model pengendalian pencemaran terbangun dalam lima
sub-model limbah yaitu: (1) sub-model limbah penduduk, (2) sub-model limbah
hotel, (3) sub-model limbah peternakan, (4) sub-model limbah pertanian, dan
(5) sub-model limbah KJA. Melalui analisis prospektif didapatkan lima faktor
penting yang berpengaruh di masa depan dalam pengendalian pencemaran perairan
di Danau Maninjau, yaitu (1) jumlah KJA, (2) pertumbuhan penduduk, (3) partisipasi
masyarakat, (4) pemanfaatan lahan, dan (5) dukungan pemerintah daerah.
Oleh:
MARGANOF
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
hp:081310928345
PENAPISAN
GENOTIPE DAN ANALISIS GENETIK KETAHANAN PEPAYA TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA
Penyakit antraknosa pada buah pepaya merupakan salah satu faktor
pembatas produksi pada pertanaman pepaya di dunia, termasuk di Indonesia. Pembentukan
varietas yang tahan merupakan salah satu cara pengendalian yang tepat. Hal yang
penting untuk menentukan strategi pemuliaan yang efektif adalah informasi tentang
patogen penyebab antraknosa dan tetua donor serta kendali genetik penyakit antraknosa
pada tanaman pepaya.
Penelitian ini meliputi empat kegiatan yaitu (1) Studi patogen penyebab penyakit
antraknosa, (2) Penapisan ketahanan plasma nutfah pepaya (Carica papaya L.),
(3) Korelasi antar karakter terhadap karakter ketahanan, (4) Analisis silang
diallel untuk karakter ketahanan pepaya terhadap antraknosa.
Penelitian yang dilakukan bertujuan :mengidentifikasi patogen penyebab antraknosa
dan mendapatkan metode skrining yang efisien untuk penentuan derajat ketahanan
terhadap penyakit antraknosa pada pepaya , mengetahui adanya tanaman yang tahan
dan rentan pada plasma nutfah yang ada yang akan digunakan sebagai tetua, mengevaluasi
keragaan umum beberapa karakter kuantitatif pepaya yang mencerminkan tingkat
ketahanan terhadap penyakit antraknosa. menghitung besarnya daya gabung (umum
dan khusus) dan heterosis dari hasil persilangan half diallel, sehingga diharapkan
diperoleh keterangan tentang potensi hibrida.
Oleh:
SITI HAFSAH
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2007
hp:081382646971
IMPLEMENTASI
KEBIJAKAN NASIONAL DAN PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGHAPUSAN PERDAGANGAN
ANAK (Studi Di Kabupaten Karawang)
Disertasi dengan judul Implementasi Kebijakan Nasional dan Peran
Pemerintah Daerah Dalam Penghapusan Perdagangan Anak (Studi Di Kabupaten Karawang),
bertujuan untuk menelusuri masalah yang berkaitan dengan Implementasi Kebijakan
Nasional Penghapusan Perdagangan Anak khususnya peran Pemerintah Daerah dalam
mengimplementasikan kebijakan nasional Penghapusan Perdagangan Anak secara komprehensif
dari para pelaksana ditingkat di Kabupaten.
Hal ini untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu : Implementasi Kebijakan
Nasional Penghapusan Perdagangan Anak seperti apa yang dapat mendorong penghapusan
perdagangan anak? Bagaimana agar implementasi Kebijakan Nasional Penghapusan
Perdagangan Anak dapat berjalan dengan baik? Peran Pemerintah Daerah seperti
apa yang dibutuhkan agar Kebijakan Nasional Penghapusan Perdagangan Anak dapat
berjalan dengan baik dan mampu menghapus perdagangan anak? Ada tiga faktor yang
mempengaruhi implementasi Kebijakan Penghapusan Perdagangan Anak yaitu: faktor
lingkungan, faktor nilai dan faktor sumberdaya, yang ketiganya saling berinteraksi
melalui peran pemerintah daerah yang kuat; Hasil analisis kondisi EVR digambarkan
dalam penelitian dan berada dalam kuadran kiri seimbang diantara atas dan bawah,
sehingga disimpulkan bahwa EVR rendah sehingga menjadi faktor kelemahan dan
faktor ancaman bagi implementasi Kebijakan penghapusan Perdagangan Anak sehingga
dibutuhkan pengikat berupa peran Pemerintah Daerah yang peduli anak.
Oleh :
TB Rahmat Sentika
Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran
Bandung 2007
PENGARUH
PEMBERIAN SUSU BERKALSIUM TINGGI TERHADAP KADAR KALSIUM DARAH DAN KEPADATAN
TULANG REMAJA PRIA
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pengaruh
pemberian susu berkalsium tinggi dan susu segar pada kadar kalsium darah dan
kepadatan tulang remaja pria. Kepadatan tulang yang diukur meliputi kepadatan
tulang pinggang, punggung, kepala, lengan, rusuk, panggul dan kaki.
Penelitian dilaksanakan bertempat di Asrama Putra TPB IPB. Analisis darah dilakukan
di Laboratorium SEAMEO TROPMED FK-UI Jakarta dan Laboratorium PMI Bogor, sedangkan
pengukuran kepadatan tulang dilakukan di Unit Densitometry Klinik Teratai RSCM
Jakarta. Kepadatan tulang yang diukur meliputi tulang bagian pinggang, punggung,
kepala, lengan, rusuk, panggul dan kaki. Unit percobaan yang digunakan sebanyak
55 orang mahasiswa putra TPB IPB berusia 17 – 19 tahun dan mempunyai IMT
< 18,5.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Tersarang yaitu volume
susu tersarang dalan jenis susu. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor yaitu
jenis susu dengan dua taraf dan volume susu dengan tiga taraf. Masing-masing
jenis susu (susu berkalsium tinggi, susu segar) diberikan dalam beberapa taraf
volume (porsi) pemberian yaitu 250 ml , 500 ml dan 750 ml selama 16 minggu (4
bulan). Selain faktor jenis dan volume susu, faktor lain yang dianggap sebagai
faktor penggangu (confounding factor) yang diukur adalah kadar kalsium dan kepadatan
tulang awal, aktivitas olahraga dan tingkat konsumsi energi zat gizi (protein,
kalsium, fosfor, besi, vitamin D dan vitamin C).
Oleh:
SURYONO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
EKSTRAK
BENALU TEH (Scurrula oortiana) SEBAGAI IMUNOMODULATOR DAN ANTITUMOR INFEKSI
Marek’s Disease Virus (MDV) SEROTIPA 1 ONKOGENIK PADA AYAM
Ayam dalam kondisi normal memproduksi radikal bebas (prooksidan)
sebagai proses fisiologis yang seimbang dengan antioksidan endogen yang tersedia.
Infeksi Marek’s disease virus(MDV) onkogenik pada ayam diawali sitolisis
pada limfosit B dan limfosit T, ayam memberikan responss imun yang didahului
oleh responss imun nonspesifik, yaitu fagositosis oleh mekrofag dan neutrofil
yang menghasilkan bahan penghancur mikroorganisme patogen berupa peningkatan
produksi radikal bebas yang memiliki efek samping, yaitu kerusakan molekul-molekul
pada sel sehingga menimbulkan sitolisis termasuk pada limfosit B dan limfosit
T. Radikal bebas merupakan bahan karsinogen yang menimbulkan mutasi gen sehingga
dapat menginduksi terjadinya kanker. Virus penyebab tumor disebut virus onkogen
dan gen yang ada pada virus disebut viral oncogen (V-onc) yang homolog dengan
sekuen DNA pada gen seluler inang, yaitu proto oncogen (C-onc) yang dapat berinteraksi
dengan gen virus. Terjadinya transformasi pada gen seluler inang oleh gen virus
bergantung pada resistensi seluler inang, virulensi virus penyebab, dan kehadiran
substansi kimia penyebab tumor, yaitu bahan karsinogen yang menginduksi terjadinya
mutasi.
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh ekstrak benalu
teh Scurrula oortiana terhadap fenomena imunologis dan risiko kanker pada ayam
yang diinfeksi virusherpes MDV onkogenik, sedangkan secara khusus tujuan penelitian
ini adalah: pembuktian secara ilmiah khasiat eksstrak S. oortiana sebagai imunomodulator
dan mengurangi risiko kanker, menggunakan parameter imunologi. Menjadikan benalu
teh S. oortiana sebagai obat herbal berstandar.
Oleh:
MUHAMAD SAMSI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
ANALISIS
DAN SIMULASI DISTRIBUSI SUHU UDARA PADA KANDANG SAPI PERAH MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL
FLUID DYNAMICS (CFD)
Sapi perah Fries Holland (FH) sangat peka terhadap perubahan iklim
mikro terutama suhu dan kelembaban udara. Pada lokasi yang memiliki suhu tinggi
dan kelembaban udara yang tidak mendukung, sapi perah akan mengalami cekaman
panas yang berakibat pada menurunnya produktivitas. Penyebab tingginya suhu
dan kelembaban udara adalah radiasi matahari, produksi panas ternak, tinggi
dan luas kandang serta bahan atap. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan
suhu dan kelembaban udara pada kandang sapi perah adalah modifikasi disain kandang
dengan cara menganalisis distribusi suhu dan kelembaban udara dalam kandang
melalui analisis pola aliran udara. Pola aliran udara pada ventilasi alamiah
dapat dianalisis menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Melalui CFD
disain kandang seperti tinggi dan luas dapat diubah-ubah sehingga diperoleh
disain kandang dengan tinggi, lebar, luas bukaan ventilasi yang menghasilkan
distribusi suhu yang lebih rendah dari disain lainnya.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis distribusi suhu dan kelembaban udara
pada kandang sapi perah FH menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD), melakukan
simulasi tinggi dan luas kandang sapi perah FH (dua arah angin) untuk mendapatkan
distribusi suhu dan kelembaban udara (RH) yang lebih baik dan merekomendasikan
modifikasi desain kandang sapi perah FH (tinggi, luas, bukaan ventilasi kandang
dan posisi bak penampung air).
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Bagian Ternak Perah, Fakultas
Peternakan, IPB pada Bulan Mei - Juli 2007. Bahan yang digunakan pada penelitian
ini adalah kandang sapi perah FH, tambang, dan bambu. Kandang sapi perah memiliki
kapasitas 20 ekor sapi dengan model kandang tail to tail yang memiliki ukuran:
panjang 13 m, lebar 6,3 m dan tinggi 5,75 m. Lantai kandang terbuat dari beton
dengan kemiringan 2%, atap menggunakan asbes, rangka menggunakan besi, tempat
pakan dan minum terbuat dari beton. Peralatan yang digunakan meliputi weather
station, termokopel, recorder, anemometer, mistar ukur, note book, personal
computer (PC) dengan software autocad 2005, gambit 2.2.30 & fluent 6.2.
Parameter iklim mikro yang diukur adalah suhu, kelembaban udara, arah dan kecepatan
angin serta radiasi matahari (sesaat). Suhu kulit sapi diperoleh dari pengukuran
di empat titik yaitu punggung, dada, tungkai atas dan tungkai bawah. Validasi
dilakukan dengan standar deviasi dan curve fitting.
Oleh:
AHMAD YANI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
FUNGSI
MAJELIS EKONOMI MUHAMMADIYAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT DI KOTA METRO BANDAR
LAMPUNG
Pemberdayaan ekonomi umat di Persyarikatan Muhammadiyah dilaksanakan
oleh Majlis Ekonomi. Pemberdayaan ekonomi umat merupakan hal yang penting bagi
Muhammadiyah karena berkaitan dengan tujuannya yaitu terwujudnya masyarakat
makmur, artinya terpenuhinya kebutuhan materiil. Penelitian ini berusaha mengungkap
fungsi Majlis Ekonomi Muhammadiyah dalam pemberdayaan ekonomi umat di kota Metro.
Rumusan masalah adalah : pertama , apakah Majlis Ekonomi Pimpinan Daerah Muhammadiyah
kota Metro berfungsi dalam pemberdayaan Ekonomi Umat di kota Metro dan bagaimana
implementasi fungsi tersebut ? Kedua, bagaimanakah bentuk-bentuk pemberdayaan
ekonomi umat yang dilakukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Majlis Ekonomi
kota Metro ?
Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif-analitis dan menggunakan
analisa data kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner,
interview, observasi dan dekumentasi. Sistem pengambilan sampel dengan purposive
sampling.
Sebagai kesimpulan dalam penelitian ini adalah : Pertama PDM. Majlis Ekonomi
kota Metro berfungsi dalam pemberdayaan ekonomi umat di kota Metro. Hal ini
dapat dilihat dari : pertama, jawaban responden karyawan PT. MSI menyatakan
bahwa mereka tetah mendapat penghasilan antara Rp. 300.000,- sampai dengan Rp.
400.000,- dari yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan 67 % dan yang 33 %
penghasilannya meningkat antara Rp. 100.000,- sampai dengan Rp. 200.000,- dari
penghasilan sebelum di PT MSI antara Rp. 200.000,- sampai dengan Rp. 250.000,-.
Dengan penghasilan tersebut 83 % dari mereka dapat mengusahakan kehidupan yang
cukup untuk pendidikan dan kesehatan bagi keluarga mereka, dan 27 % karena belum
berkeluarga maka penghasilan tesebut ditabung. Kedua, bagi konsumen/pembeli
di toko Multi-M dapat menghemat pengeluarannya diatas Rp. 50.000,- setiap bulan
80 %, Rp 21.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- 20 %. Ketiga, pedagang eceran,
mereka diberi pinjaman modal berupa barang oleh toko Metro-M, dengan bantuan
tersebut keuntungan mereka antara 15 % sampai dengan 20 %. Dan pertambahan modal
mereka dalam setahun antara Rp. 1.000.000,- sampai dengan Rp. 2.000.000,-, jawaban
responden 80 % dan 20 % antara Rp. 2.100.000,-.sampai dengan Rp. 3.000.000,-
Oleh:
ABDIZULKARNAIN SITEPU
PROGRAM PASCASARJANA (PPs)
PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
IAIN RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG
1427 H/2006 M
PENGARUH
PENGEMBANGAN PEGAWAI DALAM KONTEKS IMPLEMENTASI ONLINE SYSTEM TERHADAP KEPUASAN
KERJA, KOMITMENT DAN KINERJA PEGAWAI PADA PT. BANK JATIM DI SURABAYA
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pelatihan pegawai dalam
konteks implementasi online system di PT. Bank Jatim terhadap kepuasan kerja,
komitmen, dan kinerja dengan menempatkan kemampuan pegawai sebagai variabel
antara. Kepuasan kerja dan komitmen pegawai sebagai dampak pelatihan teknologi
informasi online system, juga dihipotesiskan berpengaruh terhadap kinerja, sehingga
secara keseluruhan terdapat tiga variabel antara dalam penelitian ini. Pelatihan
pegawai dalam konteks implementasi online system dihipotesiskan baik secara
langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kepuasan kerja, komitmen
pegawai pada perusahaan dan kinerja pegawai, melalui kemampuan pegawai, sehingga
ada 9 jalur dalam model yang diuji. Masing-masing variabel diukur secara multi
item. Jumlah item keseluruhan adalah 67, dan alternatif jawaban dibobot pada
skala Likert 4 interval. Sampel ditarik secara random dari 3 kantor cabang Bank
Jatim di Surabaya.
Oleh
IDA MARTININGSIH
PROGRAM STUDI ILMU PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2007
PEMBANGUNAN
DESAIN MATERI PELATIHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOPMPETENSI KARYAWAN TEKNIS
DIVISI PERTANIAN PT. NUSA INDO AGROMADANI SURABAYA
TRAINING SUBJECT DISIGN DEVELOPMENT AS AN EFFORT TO
INCREASE COMPETENCY OF TECHNICAL EMPLOYEE IN AGRICULTURE
DIVISION PT. NUSA INDO AGROMADANI SURABAYA
In globalization era, a company needs an acceleration to develop, in order not
to drop behind with other company, especially which of a kind. To develop in
agriculture business area, PT. Nusa Indo Agromadani needs HR who is competence
to work as agriculture field supervisor technology , so that can support the
vision and mission of company. HR required by the company is the individual
who capable to and have knowledge in agriculture area. With strata-1 master
grad criterion from science study area faculty in around agro, for example agriculture,
fishery, forestry and ranch
On the other side, HR with its amount agro area strata-1 master grad criterion
is few/little, it can be seen from amount of applicant who has entered. This
HR crisis makes PT. Nusa Indo Agromadani has to take a step as the problems
solution. As the solution from company is grad criterion not only fetch up all
standing to strata-1 grad master. Company can recruit diploma-3 grad with conditions
that science study area remain to in around agro. Besides, company can also
recruit non-agro strata-1 grad with conditions they have family performing a
agricultural activity.
Oleh:
ADITYA WAHYU PERMANA
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2007
ANALISIS
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA USAHA MENENGAH
KABUPATEN SIDOARJO
Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pengaruh pengetahuan akuntansi, skala
usaha, pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi
dengan ketidakpastian lingkungan sebagai moderating variable pada usaha menengah
Kabupaten Sidoarjo.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan akuntansi, skala
usaha, pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi
dengan ketidakpastian lingkungan sebagai moderating variable.
Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan Simple Random Sampling (acak)
berjumlah 195 orang pimpinan atau pemilik usaha menengah Kabupaten Sidoarjo
dengan tingkat kesalahan 5%. Data-data mengenai pengetahuan akuntansi, skala
usaha, pengalaman usaha, jenis usaha, penggunaan informasi akuntansi dan ketidakpastian
lingkungan dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada para pimpinan
atau pemilik usaha menengah Kabupaten Sidoarjo. Data-data tersebut sebelum dianalisis
telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Oleh:
HADIAH FITRIYAH
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2006
PEMANASAN
BERULANG TERHADAP KANDUNGAN GIZI "SIE REUBOH" MAKANAN TRADISIONAL
ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dari
sie reuboh yang telah mengalami pemanasan berulang. Penelitian ini dilakukan
dalam dua tahap. Tahap pendahuluan bertujuan untuk mencari resep standar sie
reuboh dengan menggunakan wawancara dan uji organoleptik terhadap panelis di
Aceh Besar yang memiliki kebiasaan dan pengetahuan tentang sie reuboh. Tahap
lanjutan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan berulang sie reuboh terhadap
mutu protein, keruskan lemak, jumlah mikroba, dan kesukaan panelis.
Analisis data penelitian menggunakan program SPSS 11.5 for Windows dan Microsoft
Excel 2003. Untuk menganalisis data-data uji beda pada penelitian pendahuluan
digunakan tabel uji beda dari Jellinek (1985). Data-data sifat kimia dan mikroba
dinalisis menggunakan ragam Anova, sedangkan untuk mengetahui perbedaan masing-masing
perlakuan digunakan uji lanjut Duncan. Data organoleptik pada penelitian pendahuluan
dan lanjutan dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam (One Way
Anova).
Oleh:
LAILI SUHAIRI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
HUBUNGAN
GAYA PENGASUHAN ORANG TUA AUTHORITARIAN DENGAN KEMANDIRIAN EMOSIONAL REMAJA
(Studi Remaja Madya dalam Perspektif Psikologi Perkembangan Pada Siswa SMA Negeri
I Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya
pengasuhan orang tua authoritarian dengan kemandirian emosional remaja siswa
SMA Negeri I Punggaluku Konawe Selatan.
Subyek penelitian adalah remaja siswa SMA Negeri I Punggaluku Kabupaten Konawe
Selatan Sulawesi Tenggara kelas 2. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan
simple random sampling, 100 siswa terpilih. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan
data adalah kuesioner yang telah diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya.
Kemudian data dianalisis dengan uji korelasi statistik non parametric Rank-Spearman
melalui program komputer SPSS versi 13.
Oleh:
A S P I N
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJAJARAN BANDUNG
2007
PERANAN
PEREMPUAN TANI DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PETANI MISKIN ( STUDI KASUS
KELUARGA PETANI SAWAH TADAH HUJAN DI DESA BONTO MATE’NE KECAMATAN MANDAI
KABUPATEN MAROS )
Penelitian ini bertujuan menggambarkan, menganalisis dan menjelaskan
keadaan bagaimana peran perempuan tani dalam pemberdayaan ekonomi keluarga petani
miskin baik perempuan tani yang memiliki lahan sawah pertanian yang digarap
sendiri, maupun yang memiliki sawah tetapi juga menjadi buruh sawah orang lain,
dan juga perempuan tani yang sama sekali tidak memiliki sawah tetapi hanya sebagai
buruh tani sawah orang lain pada pertanian sawah tadah hujan yang menjadi kasus
dalam penelitian ini.
Penelitian ini dilakukan di daerah yang keseluruhan lahan sawah pertaniannya
dengan sistem sawah tadah hujan, yaitu di Desa Bonto Mate’ne Kecamatan
Mandai Kabupaten Maros. Penelitian ini berpendekatan Kualitatif, dengan metode
Studi Kasus, pengambilan dan penentuan informan secara Purposive. Data dianalisis
dengan menggunakan Analisis Kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan perempuan tani sangat besar baik
dalam tugasnya sebagai ibu rumah tangga maupun dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.
Oleh:
IDA RAHMY CHALID
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2006
PENGARUH
PEMBERIAN MIE INSTAN FORTIFIKASI PADA IBU MENYUSUI TERHADAP KADAR ZINK DAN BESI
ASI SERTA PERTUMBUHAN LINIER BAYI
Penelitian ini dilakukan pada 8 desa di Kecamatan Darmaga Kabupaten Bogor yang
bertujuan : 1) Menganalisis kadar zink dan besi dalam ASI ibu menyusui, 2) Menganalisis
intik gizi (energi, protein, zink, besi) dari pangan dan mie instan fortifikasi
pada ibu menyusui, 3) Menganalisis intik gizi (energi, protein, zink, besi)
dari ASI dan MPASI pada bayi, 4) Menganalisis pengaruh mie instan fortifikasi
terhadap kadar zink dan besi dalam ASI, 5) Menganalisis pengaruh mie instan
fortifikasi terhadap pertumbuhan linier bayi.
Disain penelitian adalah uji acak buta ganda terkendali (double blind randomized
control trial) dengan 60 sampel yang terdiri dari 30 ibu menyusui sebagai kelompok
perlakuan (mendapat mie instan yang difortifikasi zink, besi, kalsium, iodium,
selenium, folat, vitamin A, D, E, B6 dan B12 yang didisain WFP, BPOM, Depkes,
dan diproduksi oleh PT Indofood) dan 30 ibu menyusui sebagai kelompok kontrol
(mendapat mie instan tanpa fortifikasi). Intervensi dilakukan selama 4 bulan.
Analisis kadar zink ASI dan kadar besi ASI dilakukan dengan metode AAS (Atomic
Absorption Spectrofotometer) sebelum intervensi dan setelah intervensi. Sedangkan
pengukuran panjang badan dan berat badan bayi dilakukan setiap bulan selama
4 bulan intervensi yang dinyatakan dengan z skor PB/U dan z skor BB/U.
Oleh:
EVAWANY ARITONANG
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
PEMBERDAYAAN
PENYANDANG CACAT MELALUI PROGRAM REHABILITASI BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (Studi
Kasus Pelaksanaan Pemberdayaan Terhadap 7 Penyandang Cacat Melalui Program RBM
di Kecamatan Rantepao Tana Toraja)
Secara umum penelitian ini mencoba meneliti implementasi, mekanisme,
bentuk dan hasil pendekatan dalam RBM dalam memberdayakan penyandang cacat dengan
memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang tersedia di masyarakat yang dirinci
dalam tujuan penelitian sebagai berikut :
-Memberikan gambaran mengenai latar belakang dan karakteristik kecacatan penyandang
cacat.
-Mendeskripsikan kondisi ketidakberdayaan yang dihadapi penyandang cacat.
-Mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan penyandang cacat yang dilakukan di
dalam keluarga dan masyarakat.
Oleh:
ETTY PAPAYUNGAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASAR
2006
PERAN
PERSEPSI KEHARMONISAN KELUARGA DAN KONSEP DIRI TERHADAP KECENDERUNGAN KENAKALAN
REMAJA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran persepsi keharmonisan
keluarga dan konsep diri terhadap kecenderungan kenakalan remaja. Subjek penelitian
ini adalah siswa SMPN 20 Surakarta Jawa Tengah. Subjek dalam penelitian ini
berjumlah 120 orang, tetapi angket yang kembali lengkap dan sesuai dengan karakteristik
yang telah ditentukan hanya 117 set. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling dengan karakteristik subjek (1) Remaja awal berusia 13-16 tahun, (2)
tinggal dengan kedua orangtua, (3) berjenis kelamin laki- laki dan perempuan,
dan (4) bukan anak tunggal. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah: skala kecenderungan kenakalan remaja, skala persepsi keharmonisan
keluarga, dan skala konsep diri. Ketiga skala ini menggunakan model skala likert
yang terdiri dari 4 alternatif pilihan jawaban, sedangkan metode analisis data
yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil hipotesis menunjukkan, keharmonisan
keluarga dan konsep diri secara bersama-sama memberikan peran terhadap kecenderungan
kenakalan remaja.
Oleh:
Ulfah Maria
SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
JOGJAKARTA
2007
PENGARUH
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SAGA, SAMBILOTO DAN PARE TERHADAP DIFERENSIASI SEL-SEL
LEUKOSIT, KANDUNGAN Fe, Zn dan HORMON TESTOSTERON DALAM PLASMA BURUNG PERKUTUT
(Geopelia striata L.)
Perkutut merupakan burung pemakan biji yang memiliki kelebihan
mampu mengemisikan suara yang terdengar merdu. Suara merdu tersebut umumnya
dihasilkan oleh individu perkutut jantan. Untuk memproduksi suara yang berkualitas
perlu diperhatikan suplai pakan yang dapat menunjang faktor kesehatan sehingga
penampilan suara burung menjadi prima. Selain penambahan pakan pokok/dasar,
peternak juga melakukan penambahan suplemen antara lain melalui pemberian dedaunan
seperti daun saga, daun sambiloto, dan daun pare pada diet yang dipercaya dapat
meningkatkan kesehatan burung agar burung dapat memiliki penampilan suara yang
berkualitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun saga,
ekstrak daun sambiloto dan ekstrak daun pare terhadap diferensiasi sel-sel leukosit,
kandungan mineral (Fe dan Zn) dan hormon testosteron sebagai faktor yang bertanggung
jawab pada kualitas produksi suara. Perkutut yang digunakan sebanyak 25 ekor
berumur 4-6 bulan dan dipelihara selama 10 (sepuluh) minggu. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan
dan setiap kelompok perkutut dibagi dalam 5 ulangan, masing-masing 1 ekor.
Oleh:
MUHAMMAD JURAID WATTIHELUW
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
PERANCANGAN KEMASAN
TRANSPORTASI BUAH SALAK (Salacca edulis) BERBAHAN BAKU PELEPAH SALAK
Ruang lingkup penelitian ini adalah perancangan kemasan yang berbahan baku pelepah
salak untuk transportasi buah salak. Perancangan kemasan dilakukan dalam 3 (tiga)
tahapan yaitu pengukuran dimensi dan uji sifat mekanis buah dan pelepah salak
sebagai tahap I, perancangan dimensi kemasan yang optimal sebagai tahap II,
dan uji beban tekan maksimum dan simulasi transportasi kemasan hasil rancangan
sebagai tahap III. Simulasi transportasi menggunakan meja getar berfrekuensi
3.34 Hz dan amplitudo 4.85 cm selama 3 (tiga) jam atau setara dengan transportasi
sejauh 500 km pada jalan luar kota menggunakan truk yang berfrekuensi 1.4 Hz
dan amplitudo 1.74 cm. Perlakuan dalam penelitian adalah 3 (tiga) jenis kapasitas
kemasan, yaitu 10, 15, dan 20 kg. Buah salak disusun dengan pola susun face
centered cubic (fcc) yang dikembangkan oleh Peleg (1985). Fcc adalah suatu pola
susun buah berdasarkan jumlah buah dalam suatu kapasitas kemasan.
WIYANA LEVI SANTI SIREGAR
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2007
EKSTRAKSI
VANILI SECARA ENZIMATIK DARI BUAH VANILI (Vanilla planifolia ANDREWS) SEGAR
Ekstrak vanili alami biasanya diproduksi menggunakan buah vanili
kering yang telah mengalami kuring karena buah vanili segar tidak memiliki aroma.
Selama proses kuring yang kompleks dan panjang terjadi berbagai aktivitas enzim
alami dalam buah yang meliputi degradasi dinding sel serta pembentukan flavor
vanilin dari glukovanilin oleh aktifitas enzim B-glukosidase.
Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangan metode
ekstraksi vanili secara enzimatik langsung dari buah vanili (Vanilla Planifolia
Andrews) segar untuk mereduksi biaya dan waktu karena glukovanilin dapat diekstrak
dan secara bersamaan ditransformasi menjadi vanilin oleh kombinasi enzim yang
berhubungan dengan degradasi dinding sel (selulase dan pektinase) dan hidrolisis
glukovanilin (B-glukosidase). Selain itu, kadar vanilin sebagai komponen flavor
utama bisa lebih tinggi dibanding ekstrak vanili kering serta persiapan sampel
dengan pengeringan beku dilanjutkan penggilingan dapat mengoptimalkan kontak
antara enzim dengan substrat.
Oleh:
INDRIANA SATYA MINTARTI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006
PENGARUH
MOTIVASI KERJA APARAT TERHADAP KUALITAS LAYANAN CIVIL
Penelitian ini difokuskan pada upaya mengungkapkan
pengaruh motivasi kerja aparat terhadap kualitas layanan civil, studi mengenai
pelayanan Kartu Tanda Penduduk di Kecamatan Jailolo dan Kecamatan Sahu Kabupaten
Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Secara operasional variabel penelitian
dielaborasi dalam beberapa dimensi dan indikator. Variabel motivasi kerja aparat
dielaborasi kedalam tiga dimensi, yaitu: motif, pengharapan, dan insentif. Variabel
kualitas layanan civil dielaborasi kedalam empat dimensi, yaitu: kecepatan,
ketepatan, kemudahan, dan keadilan.
Desain penelitian adalah survei dengan menggunakan teknik penarikan sampel yaitu
stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai instrumen
utama dan didukung oleh studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Hipotesis
penelitian diuji dengan menggunakan analisis jalur (path analysis).
Oleh
MADE KAREPESINA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2007
ANALISIS
EKONOMI MANFAAT EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA
Nelayan pancing merupakan kelompok nelayan yang sangat tergantung
kepada keberadaan ekosistem terumbu karang. Di Pulau Ternate terdapat 729 nelayan
pancing yang diantaranya menjalankan praktek penangkapan ikan karang secara
destruktif.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengestimasi nilai manfaat dari ekosistem
terumbu karang dengan menggunakan pendekatan efek produktivitas. Pendekatan
ini menggunakan perbedaan hasil produksi perikanan karang sebelum dan sesudah
praktek penangkapan ikan karang secara destruktif.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai estimasi ekonomi aktual dari ekosistem
terumbu karang di Pulau Ternate berdasarkan data primer adalah Rp 21.027.933.840,00.
Sementara itu estimasi dari nilai manfaat sekarang adalah Rp 384.542.778,79.
Sedangkan nilai estimasi manfaat bersih sekarang adalah Rp 239.081.334,38.
Oleh:
ERNI SISCA DEWI
PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN HUTAN LINDUNG JOMPI KABUPATEN MUNA, PROVINSI SULAWESI
TENGGARA
Hutan sebagai aset pembangunan nasional sangat penting dan bermanfaat
bagi kehidupan dan penghidupan manusia. Oleh karena itu, hutan harus dikelola,
dikembangkan dan dimanfaatkan secara baik dan lestari demi kesejahteraan masyarakat.
Kawasan hutan lindung Jompi adalah salah satu kawasan hutan lindung di Kabupaten
Muna yang memiliki sumber mata air yang saat ini telah mengalami kerusakan yang
serius dengan kondisi kelurahan/desa di sekitarnya 78 persen tidak berdaya/miskin.
Tujuan penelitian adalah: (1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi modal
sosial masyarakat sekitar kawasan hutan lindung, (2) menganalisis faktor-faktor
yang mempengaruhi proses pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan lindung,
(3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberdayaan masyarakat sekitar
kawasan hutan lindung, dan (4) merumuskan model pember-dayaan masyarakat yang
efektif di sekitar kawasan hutan lindung sesuai dengan kondisi lokal. Penelitian
ini dilakukan di sekitar kawasan hutan lindung Jompi Kabupaten Muna Provinsi
Sulawesi Tenggara.
Oleh:
DASMIN SIDU
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006
PENGARUH
FAKTOR INTERNAL KONSUMEN DAN KINERJA BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
KOMODITAS TEH OLEH KONSUMEN RUMAH TANGGA DI PROVINSI JAWA BARAT
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh faktor internal konsumen dan kinerja bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian komoditi teh di Provinsi Jawa Barat. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal konsumen yaitu: budaya, kelas sosial, karakteristik individu, faktor psikologis; dan kinerja bauran pemasaran yaitu: produk, harga, saluran distribusi, dan promosi.
Objek penelitian ini adalah rumah tangga di Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan metode survey terhadap sampel penelitian. Sampel penelitian sejumlah 205 rumah tangga dilakukan dengan multi stage cluster sampling dan simple random sampling. Ukuran sampel ditetapkan melalui formula Yamane (1967) dengan tingkat presisi 93 %.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif dengan teknik pendekatan interval skor dan analisis jalur (path analysis).
Oleh:
ROSIDA P.ADAM
Pasir Impun Gg H Umar No 142 Rt04/09
Kel Sekondang Kec Sukamiskin
Bandung Jawa Barat
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG 2006
MODEL PELATIHAN KETERAMPILAN USAHA TERPADU BAGI PETANI SEBAGAI UPAYA ALIH KOMODITAS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kehidupan masyarakat petani penggarap lahan Perhutani di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung yang selain tingkat pendidikannya masih rendah, juga tidak memiliki mata pencaharian tetap. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pelatihan keterampilan usaha secara terpadu sebagai upaya pemberdayaan masyarakat petani dalam mengembangkan kemampuan berusaha
Landasan teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini secara umum adalah; 1) Konsep dasar pelatihan, teori pembelajaran dan pemberdayaan, yang dikhususkan bagi orang dewasa, 2) Konsep pelatihan keterampilan usaha terpadu, 3) Konsep kewirausahaan, yang digunakan sebagai pendukung dalam program pelatihan keterampilan usaha terpadu, dan 4) Beberapa tulisan yang berhubungan dengan pengembangan kemampuan masyarakat.
Oleh:
SUDIRMAN
Jl Cilimas No11 Rt01/04
Kel Isola Kec Sukasari
Bandung Jawa Barat
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2006
EVALUASI MUTU DAN NILAI GIZI NUGGET DAGING MERAH IKAN TUNA (Thunnus sp) YANG DIBERI PERLAKUAN TITANIUM DIOKSIDA
Daging merah tuna merupakan limbah pada pengolahan dan pengalengan tuna beku karena daging ini cepat mengalami ketengikan dan perubahan warna yang tidak diinginkan. Tujuan peneltian ini adalah 1) menentukan konsentrasi titanium dioksida (TiO2) yang efektif sebagai pemucat warna merah daging tuna, 2) mengevaluasi mutu nugget ikan daging merah tuna yang dipucatkan dengan TiO2 dibandingkan dengan mutu nugget daging putih tuna, dan 3) mengevaluasi nilai gizi protein nugget ikan tuna yang disimpan pada suhu beku selama 0, 1 dan 2 bulan.
Oleh:
EPI ROSPIATI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006
EKSTRAKSI VANILI SECARA ENZIMATIK DARI BUAH VANILI (Vanilla planifolia ANDREWS) SEGAR
Ekstrak vanili alami biasanya diproduksi menggunakan buah vanili kering yang telah mengalami kuring karena buah vanili segar tidak memiliki aroma. Selama proses kuring yang kompleks dan panjang terjadi berbagai aktivitas enzim alami dalam buah yang meliputi degradasi dinding sel serta pembentukan flavor vanilin dari glukovanilin oleh aktifitas enzim B-glukosidase.
Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangan metode ekstraksi vanili secara enzimatik langsung dari buah vanili (Vanilla Planifolia Andrews) segar untuk mereduksi biaya dan waktu karena glukovanilin dapat diekstrak dan secara bersamaan ditransformasi menjadi vanilin oleh kombinasi enzim yang berhubungan dengan degradasi dinding sel (selulase dan pektinase) dan hidrolisis glukovanilin (B-glukosidase). Selain itu, kadar vanilin sebagai komponen flavor utama bisa lebih tinggi dibanding ekstrak vanili kering serta persiapan sampel dengan pengeringan beku dilanjutkan penggilingan dapat mengoptimalkan kontak antara enzim dengan substrat.
Oleh:
INDRIANA SATYA MINTARTI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
Alamat: Jl Padang Panjang/Pembina No 6 Rt 08/08
Kel Manggis Kec Setiabudi Jakarta 12790
PENGARUH SYSTEM PENYAMPAIAN JASA TERHADAP CITRA RUMAH SAKIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI SUMATERA BARAT
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: 1) sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel, citra rumah sakit dan kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 2) hubungan antara physical support dengan contact personnel pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 3) pengaruh sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel terhadap citra rumah sakit umum di Sumatera Barat, 4) pengaruh sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel terhadap kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 5) pengaruh citra rumah sakit terhadap kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat, 6) pengaruh sistem penyampaian jasa yang meliputi physical support dan contact personnel serta citra rumah sakit terhadap kepercayaan pelanggan pada rumah sakit umum di Sumatera Barat.
Oleh:
Ratni Prima Lita
Jl Sukaati No 18 Rt 3/12 Kel Sukabungah
Bandung 40612
Ilmu Ekonomi
Program Pascasarjana
Universitas Padjadjaran
Bandung
2003
Optimasi Pengembang Usaha Perikanan Mini Purse Seine di Kabupaten
Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan
Penelitian ini mengkaji optimasi pengembangan usaha
perikanan mini purse seine di Kabupaten Jeneponto ditinjau dari aspek biologi,
teknik dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi tingkat MEY
sumberdaya ikan pelagis kecil yang menjadi target penanngkapan mini purse seine
di Kabupaten Jeneponto, menentukan faktor-faktor produksi yang berperan dalam
peningkatan produktivitas mini purse seine dan menentukan tingkat kelayakan
finansial usaha perikanan mini purse seine di Kabupaten Jeneponto. Estimasi
sumberdaya dianalisis dengan menggunakan Model Surplus Produksi Schaefer dan
Model Bioekonomi Gordon-Schaefer. Faktor produksi dianalisis dengan menggunakan
analisis regresi linier berganda, dan kelayakan finansial dianalisis dengan
menggunakan Model DSS Balianalis 2005.
Oleh:
MUKHLISA A. GHAFFAR
PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2006
Analisis
Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kota Pekanbaru
Faktor penting dalam permasalahan lingkungan adalah
besarnya populasi manusia. Pertambahan jumlah penduduk merupakan faktor utama
yang mempengaruhi perkembangan pemukiman dan kebutuhan prasarana dan sarana.
Pertambahan jumlah penduduk juga akan menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan
energi seperti energi listrik, minyak tanah, premium dan solar. Ruang terbuka
hijau semakin terdesak keberadaannya dan berubah menjadi bangunan untuk mencukupi
kebutuhan fasilitas penduduk kota. Penyebaran jumlah penduduk yang tidak merata
dalam suatu wilayah, akan memberikan pengaruh negatif terhadap daya dukung lingkungan.
Kebutuhan energi sebagai dampak adanya kegiatan pembangunan, meningkatkan pengaruhnya
terhadap kualitas udara Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
kebutuhan ruang terbuka hijau berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan
jumlah CO2. Standar kebutuhan ruang terbuka hijau diperoleh dari studi literatur.
Oleh:
RISWANDI STEFANUS TINAMBUNAN, MSi
Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB)
Jl Suryan No 5 Labuh Baru, Pekanbaru
Riau 28291
Karakteristik
Karaginan Rumput Laut eucheuma cottonii Pada Berbagai Umur Panen, Konsentrasi
Koh dan Lama Ekstraksi
Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan
di Kabupaten Jeneponto. Salah satu jenis rumput laut yang dibudidayakan di Kabupaten
Jeneponto adalah Eucheuma cottonii. Eucheuma cottonii memiliki nilai ekonomis
penting karena menghasilkan karaginan. Mutu karaginan dipengamhi oleh beberapa
faktor, antara lain jenis rumput laut, tingkat pertumbuhan dan umur panen. Penelitian
ini mengkaji mutu karaginan Eucheuma cottonii Kabupaten Jeneponto berdasarkan
sifat fisik dan kimianya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan umur panen
rumput laut yang tepat dalam hubungannya dengan mutu karaginan yang dihasilkan,
menganalisis pengaruh konsentrasi KOH dan lama ekstraksi terhadap mutu karaginan.
Penelitian dibagi dalam dua tahap, yaitu budidaya yang dilakukan di lapangan
(perairan) dan ekstraksi karaginan yang dilakukan di laboratorium. Perlakuan
yang diterapkan dalam penelitian ini adalah umur panen 40,45 dan 50 hari, konsentrasi
KOH 5, 7 dan 9 %, dan lama ekstraksi 2 dan 4 jam.
Oleh:
SYAMSUAR
PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
Jl Tanjung Dapura No 15/31 RT004 RK008
Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang
Kotamadya Makasar
Phone 0411 858281
FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ORANG LANJUT USIA (Studi Kasus di Kelurahan Jambangan)
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari apakah faktor kesehatan, ekonomi
dan kondisi sosial berpengaruh terhadap kemandirian orang lanjut usia? Dan Faktor
yang manakah yang berpengaruh secara dominan terhadap kemandirian orang lanjut
usia ?. Penelitian dilakukan di kelurahan Jambangan kecamatan Jambangan. Sampel
dalam penelitian ini orang lanjut usia berumur 56 tahun sebanyak 104 orang.
Variabel penelitian meliputi kemandirian sebagai variabel terikat, kondisi kesehatan,
kondisi sosial sebagai variabel bebas. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan
observasi dan wawancara langsung pada masing-masing responden dengan menggunakan
kuesioner. Data hasil penelitian kemudian ditampilkan dalam bentuk tabulasi
silang untuk mengetahui distribusi frekwensi dan proporsi. Untuk menganalisis
pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat diuji dengan menggunakan uji
regresi logistik, dengan tingkat kebermaknaan p # 0,05
RATNA SUHARTINI
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENDEKATAN
AKUSTIK DALAM STUDI TINGKAH LAKU IKAN PADA PROSES PENANGKAPAN DENGAN ALAT BANTU
CAHAYA (THE ACOUSTIC APPROACH TO FISH BEHAVIOUR STUDY IN CAPTURE PROCESS WITH
LIGHT ATTRACTION)
Dewasa ini penerapan metode akustik melalui peralatan sonar atau echo-sounder
yang dapat digunakan untuk studi tingkah laku ikan (migrasi vertikal dan horizontal),
kecepatan renang, respon ikan terhadap stimuli dan Iain-lain. Tujuan dari penelitian
ini adalah mengetahui pola tingkah laku ikan hubungannya dengan pengoperasian
alat tangkap yang menggunakan cahaya lampu. Secara khusus penelitian ini bertujuan
: (1) Menganalisis pola distribusi ikan di sekitar pencahayaan sebelum dan setelah
proses penangkapan, (2) Menganalisis pola kedatangan ikan di sekitar pencahayaan,
(3) Menganalisis tingkah laku pergerakan ikan di sekitar sumber cahaya.
Penelitian dilakukan di perairan Kabupaten Barru - Selat Makassar, Sulawesi
Selatan. Lokasi pengamatan terletak pada posisi 4 1919,9 LS-119 16 201 BT, dan
bagan rambo dioperasikan pada kedalaman 70 m dengan jarak dari pantai Barru
20 mil laut. Pengamatan lapang dilakukan selama 12 trip mulai dari bulan April
sampai Mei 2005. Pendekatan akustik untuk mengamati tingkah laku ikan dilakukan
dengan menggunakan side scan sonar colour.
MUHAMMAD SULAIMAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006
ANALISIS
DIMENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MANDIRI DI WILAYAH JAWA
TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mencari beberapa faktor penilaian yang dianggap
relevan dan representatif sesuai dengan dimensi perilaku karyawan dan tugas
kerja di perusahaan. Ada sepuluh variabel atau faktor penilaian yang selama
ini telah diberlakukan, yaitu (1) transaksi harian, (2) pelayanan nasabah, (3)
budaya sifat, (4) kualitas kerja, (5) keandalan, (6) pemecahan masalah, (7)
inisiatif, (8) kerja sama, (9) komunikasi, dan (10) kedisiplinan. Dari masing-masing
variabel memiliki sejumlah antara 2 hingga 4 indikator untuk menguji tingkat
validitasnya.
Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan Bank Syariah
Mandiri mulai dari jabatan manajer ke bawah yang terbagi pada sejumlah lokasi,
yaitu Bank Syariah Mandiri Cabang Surabaya, Malang, Pamekasan, dan tiga cabang
pembantu di Surabaya, yaitu di Sidoarjo, Gresik, dan kawasan Ampel Surabaya.
Jumlah total populasi yang digunakan dan sesuai dengan persyaratan dalam penelitian
ini berjumlah 75 orang. Instrumen yang digunakan merupakan konstruksi dari peneliti
dengan bentuk skoring antara angka 0 hingga 10, semakin sering melakukan maka
prestasi kerjanya akan mendekati angka tertinggi dan semakin jarang melakukan
akan mendekati angka terendah.
Oleh:
AHMAD RAJAUL MASRUR A.I.D
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2003
Penelitian ini bertolak dari hasil pengamatan
yang mengindikasikan bahwa realisasi penerimaan PAD Kota Manado dari sisi
retribusi yang dibayarkan oleh pedagang kaki lima belum mencapai target
yang ditetapkan. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di
antaranya implementasi pemberdayaan sektor informl, khususnya PKL yang belum
merata, sehingga pengelolaan sektor informal belum dilakukan secara efektif
yang berdampak pada masih relatif rendahnya tingkat pendapatan/profit usaha
PKL itu sendiri. Dengan demikian, penelitian ini ingin menjawab beberapa
permasalahan sekaligus bertujuan untuk (1). Menganalisis pengaruh pengelolaan
pedagang kaki lima, seperti pemberian pendidikan dan latihan (pelatihan),
bantuan modal dan cara-cara mengolah usaha terhadap tingkat pendapatan atau
profit usaha mereka; (2). Untuk menganalisis kontribusi pendapatan atau
penghasilan (profit usaha) pedagang kaki lima terhadap penerimaan Pendapatan
Asli Daerah di Kota Manado; (3). Untuk menganalisis pula perbedaan tingkat
pendapatan (profit usaha) antara kelompok pedagang kaki lima yang memperoleh
bantuan modal dengan kelompok pedagang kaki lima yang menggunakan modal
sendiri.
Oleh:
FRANSISKA. R. KOROMPIS
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
M A N A D O
2 0 0 5
ANALISIS
SIKAP IKLIM ORGANISASI, ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENENTUKAN EFEKTIVITAS
KINERJA ORGANISASI DI GARNISUN TETAP III SURABAYA
Organisasi yang ideal adalah organisasi yang
mampu mencapai tujuan secara optimal. Sebagaimana tujuan yang ingin dicapai
oleh Garnisun Tetap III Surabaya. Garnisun Tetap III Surabaya adalah salah
satu organisasi pemerintah yang bertujuan untuk penegakkan kedisiplinan
setiap prajurit (faktor intern), pertahanan dan keamanan rakyat Indonesia
serta pengoperasian pemakaman militer (faktor ekstern). Adapun pencapaian
tujuan Garnisun Tetap III Surabaya ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk
iklim organisasi, etos kerja dan disiplin kerja setiap prajurit dan pegawai
sipilnya.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda
yang menganalisis iklim organisasi, etos kerja dan disiplin kerja dalam
menentukan efektivitas kinerja organisasi. Hal ini dapat dideskripsikan
secara mendetail untuk meliputi apa yang sudah dijalankan dan apa yang belum
atau perlu dijalankan di Garnisun Tetap III Surabaya.
Oleh :
AKHMAD KUSNAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan kontribusi
individu yang mendalam melebihi tuntutan peran di tempat kerja dan di-reward
oleh perolehan kinerja tugas. OCB ini melibatkan beberapa perilaku meliputi
perilaku menolong orang lain, menjadi volunteer untuk tugas-tugas ekstra,
patuh terhadap aturan-aturan dan prosedur-prosedur di tempat kerja. Perilaku-perilaku
ini menggambarkan "nilai tambah karyawan" dan merupakan salah satu bentuk
perilaku prososial, yaitu perilaku sosial yang positif, konstruktif dan
bermakna membantu. Tugas-tugas pimpinan akan menjadi lebih ringan jika
terdapat karyawan-karyawan dengan OCB tinggi, sehingga konsekuensinya
akan meningkatkan produktivitas dan kesuksesan dirinya.
Penelitian ini menganalisis pengaruh tingkat kecerdasan
emosi dan sikap pada budaya organisasi terhadap OCB. Kuisioner yang digunakan
dalam penelitian ini disusun oleh peneliti berdasarkan kajian teoritis
sebelumnya. Kuisioner ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Oleh:
DWI HARDANINGTYAS
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGEMBANGAN
MODEL PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING
GOVERNMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGAN DI KABUPATEN GRESIK
Tuntutan masyarakat terhadap transparansi
pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah akhir-khir ini semakin
marak dengan dukungan media yang begitu besar. Pelayanan haji yang dilakukan
oleh pemerintah tidaklah luput dari tuntutan masyarakat untuk meningkatkan
pelayanan. Dibatalkannya calon jamaah haji Indonesia 29.974 orang untuk
melaksanakan haji menjadi titik kulminasi tuntutan masyarakat dalam memberikan
pola layanan yang disesuaikan dengan kehendak pelanggan (Kompas, 27-12-2003),
di mana sebelumnya tidak pernah tersentuh untuk membuka maupun protes
jamaah terhadap kekurangan maupun problem yang dihadapi oleh jamaah haji
itu sendiri. Hal ini disebabkan persepsi jamaah haji tentang apa yang
diterima layanan sering disandarkan pada takdir yang harus diterima dan
merupakan peringatan bagi jamaah walaupun sebenarnya adalah masalah manajemen
pengelolaan pelayanan publik.
Berdasarkan latar belakang di atas maka penelitian
ini bertujuan untuk mengembangkan model pelayan jamaah haji yang sesuai
dengan prinsip Reinventing government yang berorientasi pada pelanggan.
Oleh :
NUR HASYIM
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGARUH
KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN TUGAS
JABATAN KEPALA SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA
TIMUR
Perubahan paling signifikan yang terjadi pada tubuh pemerintah
daerah di seluruh Indonesia setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor
22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 25 tahun
1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat Daerah beserta peraturan-peraturan
pendukungnya yaitu terjadinya penataan kembali terhadap Organisasi Perangkat
Daerah (ORKATDA). Terjadinya perubahan dalam suatu unit organisasi pasti
akan menimbulkan perubahan-perubahan yang mendasar dan menyeluruh dalam
organisasi tersebut, baik terhadap personil, pembiayaan, maupun dalam
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
Akibat pertama yaitu sering terjadinya tumpang-tindih (overlapping)
atau yang lajim disebut dengan terjadinya ketidakjelasan peran dalam melaksanakan
tugas yang telah diberikan sesuai dengan wewenang dan haknya. Sedangkan
akibat yang kedua yaitu bahwa untuk mencapai tujuan organisasi dengan
efektif diperlukan pemaduan antara kebutuhan organisasi dengan kebutuhan
personil, sehingga tidak akan menimbulkan ketegangan (konflik). Pemaduan
kebutuhan inilah yang lajim disebut dengan motivasi. Dari diindikasi dua
akibat tersebut di atas, dapat dikatakan bahwa ketidakefektifan pelaksanaan
tugas lebih banyak disebabkan oleh ketidakjelasan peran dan motivasi kerja.
Oleh:
S U W A N D I
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA 2004
KEPEMIMPINAN
DAN LAPISAN TENGGER DI DAERAH BROMO (STUDI TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN
TRADISIONAL DAN PEMERINTAHAN DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN
PROBOLINGGO)
Penelitian tesis ini berfokus pada pemasalahan mengenai
peranan kepemimpinan tradisional pada masyarakat Tengger yang sebelum
diterapkannya UU No. 5 tahun 1979 tentang pemerintahan Desa, maka segala
urusan masyarakat Desa dipimpin oleh Dukun atau Ketua Adat, namun seiring
berjalannya waktu, maka sesuai UU No. 22 tahun 1999 pimpinan tertinggi
di Desa adalah kepala desa/ petinggi, sehingga peranan dukun sekarang
bergeser pada urusan keagamaan dan adat-istiadat masyarakat saja, namun
demikian antara dukun dan kepala desa adalah mitra. Orang kepercayaan
dukun yang disebut wong sepuh dan legen berada dalam stniktur sistem pemerintahan
desa di Desa Ngadisari Kecamatan sukapura Kabupaten Probolinggo
Oleh:
MOKHAMAD HARIYADI EKO ROMADON
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGARUH
KOMITMEN ORGANISASI DAN JOB INSECURITY KARYAWAN TERHADAP INTENSI TURNOVER
Salah satu aspek yang penting dalam organisasi adalah mempertahankan
keberadaan karyawan dan menekan turnover. Pada kenyataannya, seringkali
manager sumber daya manusia kurang memahami aspek-aspek yang mendasari
keputusan seseorang untuk turnover. Akibat dari ketidaktahuan ini maka
timbul kesenjangan antara pihak karyawan dengan pihak managemen. Efek
negatif dari adanya turnover adalah meningkatnya biaya perekrutan, memperkerjakan
tenaga baru, asimilasi, pelatihan dan biaya administratif lainnya. Sementara
efek lainnya adalah komunikasi yang makin buruk, dan gangguan dalam produktivitas.
Salah satu cara untuk mengetahui penyebab turnover adalah
menilai sejauh mana tingkat komitmen organisasi dari karyawan. Cara yang
dapat ditempuh untuk mengetahu hal tersebut adalah dengan menentukan definisi
yang jelas mengenai komitmen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Oleh:
Luvy Kurniasari SPsi
PROGRAM PASCASARJANA
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGARUH
RESISTENSI PERUBAHAN DAN KECERDASAN EMOSI DOSEN TERHADAP SIKAP DOSEN MENGENAI
PERUBAHAN ITS DARI PTN MENUJU PT BHMN
Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 tahun 1999 tentang
Penetapan Perguruan Tinggi sebagai Badan Hukum Milik Negara (BHMN), Pemerintah
membuka kemungkinan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk menyampaikan
usulan perubahan status menjadi BHMN. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
(ITS) sebagai salah satu perguruan tinggi mempersiapkan diri untuk hal
tersebut. Perubahan status ini menimbulkan berbagai macam reaksi atau
sikap dosen baik yang mendukung atau tidak mendukung dalam menghadapi
perubahan ITS tersebut. Ada empat jenis sikap dosen yang diklasifikasikan
sebagai berikut : Sikap mendukung yaitu Positif Kreatif (PK) dan Logika
Rasional (LR) serta Sikap tidak mendukung yaitu Fokus pada Manusia (FM)
dan Kontrol Negatif (KN).
Sikap dosen terhadap perubahan ITS tersebut antara lain
dikarenakan tingkat resistensi perubahan dan tingkat kecerdasan emosi
yang dimiliki oleh dosen. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh resistensi perubahan dan kecerdasan emosi terhadap
sikap dosen mengenai perubahan ITS dari PTN menuju PTBHMN.
Oleh:
RINI NURAHAJU, S.Psi
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
ANALISIS
PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN
ORGANISASI DI PT TELKOM TBK KANTOR DIVRE V (BIDANG PERFORMANSI DAN SUMBER
DAYA MANUSIA) SURABAYA
Karyawan dan perusahaan merupakan dua pihak yang saling
membutuhkan dan masing-masing mempunyai tujuan. Untuk mengusahakan integrasi
antara tujuan perusahaan dan tujuan karyawan, perlu diketahui apa yang
menjadi kebutuhan masing-masing pihak. Kebutuhan karyawan diusahakan dapat
terpenuhi melalui pekerjaannya. Apabila seorang karyawan sudah terpenuhi
segala kebutuhannya maka dia akan mencapai kepuasan kerja dan memiliki
komitmen terhadap perusahaan. Tingginya komitmen karyawan dapat mempengaruhi
usaha suatu perusahaan secara positif. Komitmen karyawan ini diperlukan
oleh perusahaan dan merupakan faktor penting bagi perusahaan dalam rangka
mempertahankan kinerja perusahaan. Apalagi dalam era persaingan bisnis
yang makin ketat di sektor telekomunikasi dan teknologi informasi seperti
dewasa ini.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemilikan
saham perusahaan bagi karyawan terhadap komitmen organisasi di PT TelkomTbk
Kantor Divre V Bidang Performansi dan Sumber Daya Manusia.
Oleh:
WININATIN KHAMIMAH
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGEMBANGAN
MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
Keberadaan anak jalanan semakin marak semenjak krisis moneter
berlangsung pada tahun 1997, ditambah dengan terungkapnya kasus KKN. Hal
ini berdampak pada tingginya nilai jual kebutuhan pokok, banyak orang
di PHK, masalah pengangguran tak terelakkan, karena kondisi ekonomi tidak
stabil-tidak diragukan lagi bermunculan kasus perceraian, dan sebagainya.
Kondisi ini semakin terpuruk dengan terjadinya bencana alam dan kasus
pengungsi akibat perang antar suku. Semuanya berakibat buruk pada nasib
anak. Banyak anak yatim, yatim piatu, keterlantaran, kekerasan, eksploitasi
anak di bidang ekonomi dan bahkan pelecehan seksual terhadap anak perempuan,
sodomi dan masih banyak perlakuan salah lainnya yang menimpa pada anak-anak.
Kondisi ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak hanya mengalami masalah
krisis ekonomi saja akan tetapi lebih buruk lagi mengalami masalah krisis
moral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembinaan
anak jalanan yang diterapkan selama ini melalui rumah singgah dan untuk
mengetahui model pembinaan yang tepat sesuai kebutuhan dan harapan anak
jalanan serta pengembangannya.
Oleh:
DWI ASTUTIK, S.Ag
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
ANALISIS
TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap
Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
Kepemimpinan perempuan menjadi isu publik yang selalu diperbincangkan,
dan telah memancing polemik dan debat antara yang pro dan kontra terhadap
pemimpin perempuan dalam sebuah negara, kendatipun pengakuan atas hak
dasar kemanusiaan tampak mengalami peningkatan yang signifikan diberbagai
belahan dunia. Pengakuan ini juga berlaku atas hak perempuan sebagaimana
yang sejajar dengan laki-laki.
Doktrin Agama seringkali dijadikan untuk membenarkan tindakan
tidak adil dan bahkan tindakan kekerasan terhadap kaum perempuan. Doktrin
Agama dianggap sebagai sesuatu yang baku dan tidak bisa ditafsirkan, sehingga
posisi marginal perempuan dalam Agama dianggap takdir yang tidak dapat
diubah. Selain Agama, budaya juga mempengaruhi terbentuknya struktur dan
sosial politik yang timpang di masyarakat, sehingga perempuan yang pada
posisi lemah hanya bisa bertahan dalam budaya patriarkhi.
Oleh:
Abdullah Faiq
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya
PENGEMBANGAN
MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN
PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
Penilaian kinerja merupakan kegiatan mengukur/menilai untuk
menetapkan seorang pegawai/karyawan sukses atau gagal dalam melaksanakan
pekerjaannya dengan menggunakan standar pekerjaan sebagai tolok ukurnya.
Penilaian kinerja di lingkungan pegawai negeri sipil (PNS) dikenal dengan
sebutan penilaian pelaksanaan pekerjaan. Penilaian kinerja tersebut dilaksanakan
menggunakan daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3), dengan unsur-unsur
yang terdapat di dalamnya, meliputi : kesetiaan, prestasi kerja, tanggung
jawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa dan kepemimpinan.
Oleh:
ABD. WAHID CHAIRULLAH
PROGRAM STUDI PSDM
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2004
ANALISIS
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH
TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
Dengan adanya globalisasi, di mana perdagangan bebas tidak
bisa terbendung lagi, sehingga tingkat kompetisi semakin tinggi di semua
sektor , termasuk sektor kesehatan. Kondisi kesehatan global yang terjadi
sangat dinamis dan menuntut kelenturan serta penyesuaian secara terus
menerus dan menyeluruh. Dari hasil pengamatan peneliti dan informasi dari
media massa, banyak keluhan dari tenaga perawat yang bekerja di rumah
sakit pemerintah dengan status Non Pegawai Negeri Sipil digaji dibawah
Upah Minimum Regional. Penelitian ini perlu dilakukan karena profesi keperawatan
memberikan pelayanan kepada manusia yang membutuhkan pertolongan. Kalau
perawatnya sendiri tidak sehat atau bermasalah, bagaimana dia bisa memberikan
pertolongan / pelayanan kepada orang lain / pasien ?
Oleh :
Loetfia Dwi Rahariyani
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGARUH
PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI
BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN JAWA
TIMUR
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan:
1. Mengetahui apakah ada perbedaan signifikan pada prestasi
belajar IPA siswa SD yang diajar dengan Kit IPA dengan prestasi belajar
IPA siswa SD yang diajar tanpa Kit IPA;
2. Mengetahui apakah ada perbedaan signifikan pada prestasi
belajar IPA siswa SD dengan motivasi belajar tinggi yang diajar dengan
Kit IPA dengan prestasi belajar IPA siswa SD yang diajar tanpa Kit IPA;
3. Mengetahui apakah ada perbedaan signifikan pada prestasi
belajar IPA siswa SD dengan motivasi belajar rendah yang diajar dengan
Kit IPA dengan prestasi belajar IPA siswa SD yang diajar tanpa Kit IPA.
Penelitian menggunakan jenis penelitian experimental, dengan
teknik acak sederhana. Subyek penelitian adalah siswa sekolah dasar negeri
kelas VI di Kecamatan Purworejo Pasuruan. Sampel adalah siswa kelas VI
SD Tembokrejo 1 dan 2. Variabel bebas yang digunakan adalah pembelajaran
IPA dengan KIT dan pembelajaran tanpa KIT IPA. Variabel dependen adalah
prestasi belajar IPA. Data dianalisis menggunakan uji t.
Oleh :
Dra. NANIK TISNOHERAWATI
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
2004
PENGARUH
PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA
USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
Dalam upaya minimalisasi kelemahan-kelemahan UKMK, Departemen
Koperasi Dan UKM, melakukan pembinaan terhadap UKMK diantaranya dengan
Program Business Development Services (BDS). Program ini dilaksanakan
dalam upaya meningkatkan kinerja UKM. Program Business Development Services
(BDS) merupakan jasa layanan pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja
perusahaan, akses pasar dan kemampuan bersaing, yang bersifat non finansial,
bersifat dinamis dengan cakupan yang luas serta fokus pada kebutuhan UKMK.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh
Program Business Development Services (BDS) terhadap Kinerja Pengelola
Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur dan untuk mengukur serta membuktikan
faktor-faktor Program Business Development Services (BDS) yang dominan
pengaruhnya terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa
Timur.
Oleh:
IMRON ROSYADI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
PENGENDALIAN
HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG
ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
Belalang kembara dalam kehidupannya berjalan, berpindah
dan berputar dengan menggunakan kaki serta terbang dengan menggetarkan
sayap. Belalang kembara memiliki alat indra mata, telinga dan kumis yang
digunakan sebagai antena. Alat indra tersebut berfungsi untuk mengatur
sistem perpindahan, informasi serta komunikasi antara belalang kembara
jantan dan betina dalam perkembangbiakannya. Berdasarkan pengamatan dan
literatur komunikasi sesama belalang kembara ini berada pada rentang frekuensi
puluhan kilo hertz dan merupakan jenis gelombang ultrasonik.
Gelombang ultrasonik (Ultrasonic waves) merupakan gelombang
mekanik longitudinal dengan frekuensi di atas 20 kHz yaitu daerah batas
pendengaran manusia. Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium
padat, cair dan gas. Hal ini disebabkan karena gelombang ultrasonik merupakan
rambatan energi dan momentum mekanik, rambatan energi ini berinteraksi
tergantung pada molekul dan sifat inersia medium yang dilaluinya.
Oleh:
STEPANUS SAHALA SITOMPUL
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
PERAN
DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS
DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan
menggunakan program SPSS versi 10. Uji yang digunakan adalah uji t dan
F, R² (koefisien determinasi) serta uji asumsi klasik. Pemanfaatan
dana Kukesra sebagian besar adalah untuk usaha ekonomi produktif dan hanya
sebagian kecil saja yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Dana Kukesra,
modal sendiri, pengalaman usaha dan tenaga kerja berpengaruh signifikan
dan positip terhadap pendapatan usaha.
Oleh:
NING HANDAYANI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2004
Analisis
Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan
Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan
Cukai)
Penelitian ini dimaksud untuk menguji pengaruh karakteristik
individu yang meliputi : keahlian, pendidikan, pengalaman kerja dan karakteristik
organisasi yang meliputi : sumber daya, iklim dan struktur sebagai variabel
bebas terhadap pengembangan karir pegawai sebagai variabel tidak bebas
atau terikat. Kuisioner yang digunakan untuk menguji berdasarkan kajian
teoritis. Pertanyaan dalam kuisinoer tersebut telah teruji validitasnya.
Responden penelitian ini adalah seluruh pegawai Kanwil VII DJBC Surabaya
yang berjumlah l86. Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 93.
Dan semua kuisioner dikembalikan serta diisi dengan benar sehingga layak
untuk diolah.
Oleh:
Siti Mahmodha Almalifah
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
ANALISIS
PERMINTAAN ANAK PADA WANITA PASANGAN USIA MUDA DI KOTA MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran persepsi nilai anak dan kecenderungan permintaan anak pada wanita
terutama wanita dari pasangan usia muda. Berdasarkan Tabel Krejcie, sampel
yang terpilih secara accidental sampling sebanyak 382 orang wanita pasangan
usia muda yang tinggal di Kota Makassar. Hasilnya menunjukkan ada perbedaan
persepsi nilai anak menurut kondisi pemukiman, status migrasi dan kematian
bayi/balita.
Oleh:
RAHMAWATI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR
2003
KAJIAN
TUMBUH KEMBANG KARKAS DAN KOMPONENNYA SERTA PENAMPILAN DOMBA SUNGEI PUTIH
DAN LOKAL SUMATERA YANG MENGGUNAKAN PAKAN LIMBAH KELAPA SAWIT
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tumbuh-kembang
karkas dan komponennya, serta potongan komersial karkas, penampilan domba,
komposisi kimia dan kadar kolesterol otot Longissimi thoracis et lumborum
pada domba Sungei Putih dan Lokal Sumatera yang diberi dua macam pakan
pada bobot potong yang berbeda.
Oleh:
H A S N U D I
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
IMPLEMENTASI
MODEL BELAJAR KONSTRUKTIVIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGUBAH MISKONSEPSI
DITINJAU DARI PENALARAN FORMAL SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model
belajar konstruktivis terhadap miskonsepsi siswa ditinjau dari penalaran
formal siswa.
Penelitian eksperimen ini dilakukan di SLTP Negeri 4 Busungbiu
pada semester kedua untuk tahun pelajaran 2002/2003, dengan rancangan
pra-tes post-tes kelompok kontrol tanpa diacak dan faktorial 2x2.
Oleh:
I PUTU EKA WILANTARA
IKIP SINGARAJA PROGRAM PASCASARJANA
AGUSTUS 2003
OPTIMASI
UPAYA PENANGKAPAN UDANG DI PERAIRAN DELTA MAHAKAM DAN SEKITARNYA
Penelitian ini mengkaji optimasi upaya penangkapan udang
di perairan Delta Mahakam dan sekitarnya. Data terdiri atas posisi towing,
total upaya penangkapan per bulan, total armada trawl di setiap basis,
peta kedalaman, produksi harian, ukuran utama kapal dan alat tangkap trawl,
nilai investasi, biaya tetap dan tidak tetap operasi serta harga udang,
yang dikumpulkan dari 21 basis armada trawl.
Oleh:
JULIANI
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2005
“ANALISIS
KOMPARASI TEKNOLOGI BUBU DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN
DI KLUNGKUNG BALI”
Penelitian dilaksanakan di Klungkung, pulau Bali untuk membandingkan
secara teknis dan ekonomi dari bubu tradisional (perangkap yang dibuat
bambu) dan besi. Perangkap bubu bambu secara kebiasaan digunakan oleh
nelayan lokal sedangkan perangkap bubu besi dirancang dan diperkenalkan
untuk menggantikan bubu bambu sebagai alat tangkap.
Oleh:
R THOMAS MAHULETTE
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
KAJIAN
PERTUMBUHAN DAN DISTRIBUSI DAGING SERTA ESTIMASI PRODUKTIVITAS KARKAS
SAPI HASIL PENGGEMUKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan dan
distribusi daging pada komponen karkas dan potongan komersial karkas,
produktivitas karkas sapi dan estimasi produktivitas karkas sapi Australian
Commercial Cross (ACC) dan Brahman Cross (BX) berdasarkan kategori jenis
kelamin cow, heifer dan steer (sex class) dengan konformasi butt shape
yang berbeda. Jumlah sapi yang digunakan sebanyak 165 ekor dengan kisaran
bobot potong 330 - 500 kg, berasal dari penggemukan feedlot.
Oleh:
HARAPIN HAFID H
SEKOLAH PASCASARJANA IPB 2005
RESPONS
RUMINAN TERHADAP PEMBERIAN HIJAUAN PAKAN YANG DIPUPUK AIR BELERANG
Penelitian ini bertujuan memanfaatkan unsur hara (S) yang
ada dalam air belerang agar dapat digunakan oleh hijauan pakan, yang kemudian
diberikan ke ternak ruminan.
Oleh:
CHARLES LODEWIJK KAUNANG
DISERTASI PROGRAM STUDI ILMU TERNAK
SEKOLAH PASCASARJANA IPB 2004
MODEL
EKONOMI SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP YANG BERKELANJUTAN DI PERAIRAN KABUPATEN
MOROWALI
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mempelajari karakteristik
pengelolaan sumberdaya perikanan tangkap, (2) mengestimasi potensi sumberdaya
perikanan tangkap, (3) menentukan besarnya pemanfaatan dan pencapaian
tujuan pengelolaan sumberdaya perikanan tangkap yang optimal, dan (4)
menganalisis dampak kebijakan perikanan terhadap kesejahteraan masyarakat
dan kelestarian sumberdaya perikanan tangkap di Kabupaten Morowali. Tujuan
penelitian (1) dianalisis dengan metode tabulasi, tujuan (2) dianalisis
dengan metode Surplus Produksi menggunakan data time series (1990-2000),
sedangkan tujuan (3) dan (4) dianalisis dengan metode Linear Goal Programming
menggunakan kombinasi hasil tujuan (2) dan data primer (cross section)
hasil survei.
Oleh:
ALIMUDIN LAAPO
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
KETAHANAN
PANGAN RUMAH TANGGA, POLA PENGASUHAN, KONSUMSI ZAT GIZI
Anak baduta merupakan anggota rumah tangga yang memerlukan
perhatian khusus dari orang tuanya atau orang yang dekat dengannya dan
sangat bergantung baik secara fisik maupun emosi sehingga memerlukan pertolongan
dalam berbagai kegiatan. Namun yang terpenting bahwa pertumbuhan otak
seorang anak sangat ditentukan pada masa awal (baduta). Apabila anak pada
usia tersebut mengalami kurang gizi maka dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan
otak yang mempengaruhi kualitas dan tingkat kecerdasannya. Faktor lain
yang berkaitan dengan pertumbuhan anak baduta adalah penyakit infeksi.
Oleh:
ST. WAHIDAH
Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
PENGARUH
PENDAMPINGAN TUTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR
Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis mengenai pengaruh pendampingan tutor terhadap motivasi belajar
warga belajar pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Taman Belajar
Kecamatan kenjeran Surabaya.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel 100 orang
warga belajar dengan menggunakan teknik sampling random proporsional.
Komposisi sampel tersebut terdiri atas 15 warga belajar Kejar Paket A,
35 warga belajar Kejar Paket B, dan 50 warga belajar Kejar Paket C. Pengukuran
data didasarkan pada penilaian yang dilakukan responden melalui kuesioner
dengan menggunakan modifikasi Skala Likert. Teknik analisis yang digunakan
adalah Analisis Regresi Berganda dengan taraf siginifikansi alpha sebesar
0,05.
Oleh:
Moh. Muzaqi. S.PD
N.I.M: 090114484M
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
PENGARUH
MEDIA CETAK BROSUR DALAM PROSES ADOPSI DAN DIFUSI INOVASI BETERNAK AYAM
Penelitian pengaruh media cetak brosur dalam proses adopsi
dan difusi inovasi beternak ayam broiler, bertujuan mengetahui: pengaruh
faktor internak peternak (pengetahuan, motivasi kerja dan sikap peternak),
besarnya tingkat adopsi inovasi beternak ayam broiler, faktor-faktor yang
mempengaruhi, dan hubungan antara tingkat adopsi dan difusi inovasi beternak
ayam broiler.
Oleh:
Syarifuddin
Program Studi Ilmu Pertanian
Jurusan Ilmu-Ilmu Pertanian
Program Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta
2003
PENGARUH
WIRAUSAHA TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR INDIVIDU PADA DISTRIBUTOR MLM
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Wirausaha
Terhadap Pengembangan Karir Individu Pada Distributor Multilevel Marketing
“X” di Malang. Wirausaha dalam hal ini adalah semangat yang ada pada distributor
MLM yang meliputi Kreatif, Inovatif, dan Berani. Karir dalam dalam hal
ini adalah urutan aktifitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku-
perilaku, nilai-nilai, dan aspirasi seseorang selama rentang hidup orang
tersebut. Sedangkan Pengembangan karir adalah suatu kondisi yang menunjukkan
adanya peningkatan jenjang atau status seseoarng dalam pekerjaanya.
Oleh:
Mochamad Isa Anshori
Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia
Minat Studi Industri dan Bisnis
Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2003
PROSES
DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF (JIGSAW)
Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk;
(1) Mengembangkan perangkat pembelajaran biologi SMU/MA yang bercirikan
model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, dan (2) Mengetahui kualitas
proses dan hasil belajar biologi melalui penerapan perangkat pembelajaran
dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.
Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu (1) Tahap Pengembangan
Perangkat, dan (2) Tahap Pembelajaran Nyata. Perangkat pembelajaran yang
dikembangkan adalah Materi Ajar, Rencana Pembelajaran, Lembar Kegiatan
Siswa, dan Instrumen Tes Hasil Belajar.
Oleh:
Yusuf
Program Studi Pendidikan Sains
Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya
2003
ANALISIS
POLA KONSUMSI KELUARGA DI KECAMATAN TALLO KOTA MAKASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
kondisi sosial ekonomi keluarga (pendapatan, pendidikan, jenis pekerjaan
dan ukuran keluarga) terhadap pola konsumsi. Penelitian ini dilakukan
di Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar dengan jumlah populasi
sebanyak 1.652 keluarga, berlangsung dari bulan Juni sampai Agustus 2003.
Sampel yang diamati sebanyak 10 % dari jumlah populasi yaitu 170 keluarga,
diambil dengan teknik acak berstratifikasi. Data dianalisis dengan menggunakan
statistik inferensial dan deskriptif kualitatif.
Oleh:
Akmal
Pasca Sarjana Universitas Hasanudin Makasar
ANALISIS
KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SLTP
Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan Standar Kompetensi
Minimal (SKM) yang terdiri dari Kompetensi Standar dan Kompetensi Dasar
yang memungkinkan pebelajar dapat mengapresiasi dan menghormati pluralisme
budaya (cultural diversity). Bentuk akhir dari hasil penelitian ini adalah
sebuah kisi-kisi silabus tentang pendidikan multikultural yang sesuai
dengan kebutuhan akademik dan sosio-kultural siswa.
Oleh:
ERNIE ISIS AISYAH AMINI
Institut Keguruan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja
Program Pasca Sarjana
Januari 2004
ANALISIS
TIPE STRATEGI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KAWASAN SARBAGITA, BALI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelompokkan
tipe strategi industri kecil dan menengah dan untuk mengetahui karakteristik
masing-masing kelompok serta perbedaan kesuksesan usaha antar kelompok
tipe strategi yang terbentuk.
Penelitian ini dilaksanakan pada industri kecil dan menengah
di Kawasan Sarbagita, Bali dengan menggunakan metode purposive sampling
dan proportional sampling dengan jumlah sampel sebesar 99 responden. Sedangkan,
teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik
kuesioner, observasi dan interview.
Oleh:
I PUTU SUGI DARMAWAN
Studi Managemen Minat Strategik
Program Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang,
18 Agustus 2004
“DAMPAK
KEBIJAKAN PENDIDIKAN TERHADAP AKSESIBILITAS MASYARAKAT DALAM MEMPEROLEH
KESEMPATAN PEMERATAAN PENDIDIKAN TINGGI”
Sumber Daya Manusia ( SDM ) Indonesia kini berada di posisi
dibawah Negara Vietnam, nota bene dimana Vietnam adalah negara yang baru
saja merdeka. Indikasi pemicu dari keterpurukan ini disebabkan oleh banyak
factor, akan tetapi yang paling bertanggung jawab adalah bidang pendidikan,
Perguruan Tinggi ( PT ). Sebab itu focus dari pada penelitian ini adalah
masalah Evaluasi Kebijakan pendidikan, utamanya Kebijakan Biaya Masuk
di Universitas, dengan studi perbandingan di Universitas Brawijaya, Universitas
Negeri Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang.
Oleh:
Eko Ilham
PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA
KEKHUSUSAN KEBIJAKAN PUBLIK
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2004
MENGEMBANGKAN
MANUSIA PARIWISATA DENGAN METODE ANALISIS SITUASIONAL SEBAGAI MODEL KOMPETENSI
SDM DI DISPARINKOM KABUPATEN GRESIK
Penelitian yang berjudul “Mengembangkan Manusia Pariwisata
Dengan Metode Analisis Situasional Sebagai Model Kompetensi SDM Di DISPARINKOM
Kabupaten Gresik” ini mengajukan beberapa masalah yaitu; (a) situasi lingkungan
bagaimana sajakah yang menentukan pengembangan model kompetensi SDM di
DISPARINKOM Gresik, (b) situasi organisasi bagaimana sajakah yang menentukan
pengembangan model kompetensi SDM di DISPARINKOM Gresik, dan (c) bagaimana
model kompetensi SDM yang dibangun oleh DISPARINKOM Gresik.
Oleh:
DIDIK WAHONO
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PERUBAHAN
PENGGUNAAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERADAAN SITU (STUDI KASUS
KOTA DEPOK)
Tujuan penelitian ini adalah (1) mempelajari perubahan luas
situ dan kondisi situ (2) mempelajari dinamika perubahan penggunaan lahan
di sekitar kawasan situ, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
keberadaan situ dan (4) mempelajari pemahaman dan pemanfaatan situ oleh
masyarakat. Metode yang dipakai adalah analisis data spasial dengan bantuan
Sistem Informasi Geografis (SIG), analisis Korelasi Pearson, regresi berganda
dan khi kuadrat.
Oleh:
ROSNILA
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2 0 0 4
HUBUNGAN
ANTARA KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DENGAN KINERJA KARYAWAN PT. ELANG EXPRESS
SURABAYA
Penelitian dengan rancangan cross sectional analysis ini
bertujuan untuk menguji hubungan kemampuan berbahasa Inggris dengan kinerja,
dengan menguji 3 hipotesis penelitian ini yaitu 1) ada hubungan bermakna
antara pengetahuan berbahasa Inggris dengan sikap berbahasa Inggris, 2)
ada hubungan bermakna antara sikap berbahasa Inggris dengan perilaku berbahasa
Inggris, dan ada hubungan bermakna antara perilaku berbahasa Inggris dengan
kinerja. Dengan metode total populasi, sampel sejumlah 47 orang diambil
pada perusahaan ekspedisi PT. Elang Express dengan menggunakan kuisioner
pengetahuan berbahasa Inggris, skala sikap dan perilaku, skala kinerja
karyawan serta wawancara.
Oleh:
NURLAILA
MINAT STUDI INDUSTRI BISNIS
PROGRAM STUDI PSDM
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003
MODEL
PENGEMBANGAN POLA KARIR PEGAWAI DI PT. TELKOM DIVRE V JAWA TIMUR
Salah satu strategi pengelolaan SDM di perusahaan yang mampu
meningkatkan semangat dan gairah kerja seseorang adalah pola karir. Sistem
pengembangan pola karir yang tepat mampu memberikan arah bagi karyawan
untuk pengembangan dirinya. Sistem pengembangan pola karir yang tepat
mampu mempercepat pencapaian tujuan organisasi. Sebagai perusahaan telekomunikasi
yang sangat besar, PT. Telkom telah menyadarinya dengan baik sehingga
dibuatlah sistem pengembangan pola karir bagi pegawai PT. Telkom yang
tertuang pada Surat Keputusan Direksi PT. Telkom No. KD.21 /PS 180/SDM/12/98
tanggal 11 September 1998 tentang pola karir pegawai. Namun dalam perkembangan
5 (lima) tahun berjalan tersebut penerapan sistem pola karir pegawai ini
justru terjadi percepatan kenaikan jenjang karir bagi pegawai yang beprestasi.
Akibat dari percepatan jenjang karir ini terjadi penumpukan (penggelembungan)
pada level tengah (middle management). Pada sisi yang lain, secara esensial
PT. Telkom digerakkan menuju hirarki piramid. Penggelembungan level tengah
ini mengakibatkan struktur organisasi PT. Telkom tidak sesuai dengan hirarki
piramid, sehingga dikhawatirkan dalam beberapa tahun ke depan visi, misi
dan tujuan organisasi tidak tercapai.
Oleh:
TITIK EKO PRASETYANINGTYAS
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003
ANALISIS
TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PROSES HIRARKI ANALITIK DAN METODA
VALUASI KONTINGENSI (Studi Kasus Di Jakarta Timur)
This study integrate Analytic Hierarchy Process
(AHP) and Contingent Valuation Method (CVM) as a logical framework to
accommodate all stakeholders’s outlook in term of analyzing municipal
solid waste processing technology in East Jakarta. The AHP was used to
decided what exactly suitable technology for municipal solid waste processing,
while the CVM considered most society point of view on refuse tax, that
indicated a willingness to pay for environment cleanness improvement.
Oleh:
INDRA PERMANA AMURWARAHARJA
ILMU PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
ANALISIS
SOSIAL-EKONOMI RUMAHTANGGA INDUSTRI PRODUK JADI ROTAN DI KOTA PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi alokasi waktu kerja,
pendapatan dan pengeluaran rumahtangga serta menganalisis dampak perubahan
kebijakan ekonomi yang berkenaan dengan pengembangan industri produk jadi
rotan terhadap pengambilan keputusan ekonomi rumahtangga.
Oleh:
ELINUR
ILMU EKONOMI PERTANIAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2004
PENGEMBANGAN
MODEL PELATIHAN BIMBINGAN IBADAH HAJI DI KABUPATEN GRESIK
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengembangkan
model pelatihan bimbingan ibadah haji yang sesuai di Kabupaten Gresik,
dengan tujuan khusus menganalisis permasalahan dan harapan calon jamaah
haji dan jama’ah haji serta menggali keinginan calon jama’ah haji dan
jama’ah haji tentang pelatihan bimbingan ibadah haji yang terkait dengan
peserta, materi, metode, pelatih dan lama latihan yang sesuai.
Oleh:
FARIDA ARIANI
ILMU PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003
HUBUNGAN
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DENGAN KOMPETENSI
PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP NEGERI DI KABUPATEN PANDEGLANG
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh
informasi tentang hubungan antara (1) kepemimpinan kepala sekolah dengan
kompetensi profesional guru, (2) sikap guru terhadap pekerjaan dengan
kompetensi profesional guru, dan (3) kepemimpinan kepala sekolah dan sikap
guru terhadap pekerjaan dengan kompetensi profesional guru.
Oleh:
Sugeng
Magister Pendidikan
Program Pascasarjana
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Jakarta
ANALISIS
JALUR HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI BERDASARKAN KECERDASAN, STRATEGI-STRATEGI
METAKOGNITIF, DAN PENGETAHUAN AWAL
Tujuan penelitian ini adalah untuk memecahkan
masalah tentang apakah ada hubungan langsung antara kecerdasan dengan
pengetahuan awal? Apakah ada hubungan langsung antara kecerdasan dengan
hasil belajar mata pelajaran ekonomi? Apakah ada hubungan langsung antara
strategi-strategi metakognitif dengan pengetahuan awal? Apakah ada hubungan
langsung antara strategi-strategi metakognitif dengan hasil belajar mata
pelajaran ekonomi? Apakah ada hubungan langsung antara pengetahuan awal
dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi? Apakah ada hubungan tidak
langsung antara kecerdasan dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi
melalui pengetahuan awal? Apakah ada hubungan tidak langsung antara strategi-strategi
metakognitif dengan hasil belajar mata pelajaran ekonomi melalui pengetahuan
awal?
Oleh:
MUISMAN
Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN NEGERI SINGARAJA
PROGRAM PASCASARJANA
NOVEMBER 2003
Pengaruh
Locus of Control, Orientasi Tujuan Pembelajaran dan Lingkungan Kerja Terhadap
Self Efficacy dan Transfer Pelatihan Karyawan PT. Telkom Kandatel Surabaya
Timur
Penelitian dilakukan pada karyawan PT. Telkom
Kandatel Surabaya Timur, yang pernah mengikuti pelatihan pada tahun 2002,
dengan responden sejumlah 104 karyawan. Cara pengumpulan data menggunakan
kuesioner dengan teknik purposive sampling. Adapun analisis dilakukan
dengan menggunakan Structural liquation Modelling dengan model yang lengkap
(simultan), yaitu untuk menguji kausalitas melalui uji data empirik.
Oleh:
KUSTINI
Studi Ilmu Pengembangan Sumber Daya Manusia
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
Analisis
Kebijakan Pengembangan Marikultur di Kabupaten Administrasi Kepulauan
Seribu Propinsi DKI Jakarta
Penelitian ini bertujuan antara lain: (1)
menganalisis skenario pemanfaatan yang optimal dalam pengembangan marikultur
di kawasan Kepulauan Seribu, (2) mengetahui factor-faktor penyebab terjadinya
konflik pemanfaatan ruang dan konflik kewenangan, (3) mengetahui fungsi
dan kewenangan dari setiap lembaga pemerintah yang terlibat dalam pengelolaan
sumberdaya di Kawasan Kepulauan Seribu berdasarkan ketentuan perundang-undangan
yang ada, dan (4) merumuskan alternatif kebijakan pengembangan marikultur
yang terpadu dan berkelanjutan.
Sedangkan manfaat Penelitian diharapkan dapat memberikan
masukan dan informasi bagi para perencana dan pengambil keputusan khususnya
lembaga/instansi pemerintah yang terlibat dalam penentuan kebijakan pengelolaan
sumberdaya wilayah pesisir dan lautan terutama kebijakan dalam pengembangan
marikultur di wilayah Kepulauan Seribu.
Oleh:
ARIADI NOOR
Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
PROGRAM PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
PENGEMBANGAN
MODEL REMUNERASI BERBASIS KOMPETENSI DI PT. PAL INDONESIA
Peneltian jni dilakukan, pertama, untuk mempelajari
model berdasarkan teori. Kedua, untuk menyusun model remunerasi berdasarkan
kebijakan perusahaan. Ketiga, untuk menyusun pengembargan model remunerasi
berbasis kompetensi berdasar kondisi pcrusahaan dan aspirasi karyawan
dimana berisikan struktur lengkap klasifikasi penggajian karyawan Keempat,
untuk mengetahui bagaimana peluang dalam implementasi pengembangan model
remunerasi berbasis kompetensi tersebut bagi PT. PAL Indonesia.
Oleh:
EKO ESTHY WATI
Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pada Program Pascasarjana Universitas Airlangga
2003
POTENSI
DAN DAYA DUKUNG LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN
SOPPENG SULAWESI SELATAN
Potensi limbah pertanian sebagai pakan sapi
potong di Kabupaten Soppeng cukup tinggi, dimana produksi segarnya 356.309
ton, produksi kering udara 231.930 ton, produksi BK 205.074 ton, produksi
PK 12.157 dan produksi TDN 92.283 ton. Produksi tertinggi dari jerami
padi, dan ketersediaannya tergolong dalam kategori sangat aman sebagai
pakan sapi potong. Limbah pertanian berdasarkan produksi segarnya dapat
menampung/mendukung 139.456 ST, berdasarkan kering udara 127.085 ST, berdasrkan
BK 89.896 ST, berdasarkan PK 50.467 ST dan berdasarkan TDN 58.798 ST.
Sehingga berdasarkan daya dukung/daya tampungnya, populasi sapi potong
di Kabupaten Soppeng masih dapat ditingkatkan / ditambah masing-masing
berdasarkan produksi segar 129.515 ST, kering udara 117.144 ST, BK 79.954
ST, PK 40.526 ST dan TDN 48.857 ST.
Strategi untuk mengembangkan limbah pertanian sebagai pakan
sapi potong di Kabupaten Soppeng adalah mendukung strategi konservasi
berdasarkan hasil analisis SWOT, yaitu meningkatkan kualitas limbah pertanian
sebelum dikonsumsi oleh ternak, tidak membakar jerami sehabis panen, perlu
ada tempat penampungan khusus limbah pertanian
Oleh:
H A E R U D D I N
Program Studi Ilmu Ternak
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2004
ANALISIS
TIPOLOGI DAN PENGEMBANGAN DESA-DESA PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG
Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota/kabupaten
di Provinsi Lampung yang memiliki wilayah pesisir, dengan panjang garis
pantai 27,01 km dan luas desa pesisir 56,57 km2. Selain merupakan ibukota
provinsi, Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan tersibuk di
provinsi ini. Kawasan pesisir Kota Bandar Lampung merupakan kawasan yang
paling mendapat tekanan di Provinsi Lampung akibat tingginya intensitas
pemanfaatan sumberdaya di kawasan ini. Berkembangnya kawasan ini menjadi
sentra industri, pemukiman, perhubungan, pariwisata, dan perikanan menjadikan
kawasan ini salah satu kawasan yang paling terancam secara ekologis dan
rawan terhadap berbagai konflik sosial ekonomi.
Oleh:
Evi Rahmalia
Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
PENGARUH
KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PT. CHEIL JEDANG INDONESIA
DI JOMBANG JAWA TIMUR
Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauhmana
kompetensi komunikasi, kompetensi kerjasama kelompok, kompetensi pengambilan
keputusan secara analisis terhadap kinerja karyawan PT. Cheil Jedang Indonesia.
Analisis penelitian dengan regresi linier berganda, dengan variabel bebas
kompetensi dan variabel terikat kinerja. Variabel bebas terdiri dari :
kompetensi komunikasi, kompetensi kerjasama kelompok, kompetensi kepemimpinan
dan kompetensi pengambilan keputusan secara analisis. Populasi penelitian
ini seluruh karyawan yang berjumlah 60 orang.
Oleh:
Rosidah
Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2003
POLA
HUBUNGAN HUKUM PADA PROGRAM KEMITRAAN USAHATANI TEMBAKAU DI PULAU LOMBOK
NUSA TENGGARA BARAT
Usaha tani sebagai salah satu kegiatan ekonomi
yang dilakukan oleh sebagian besar penduduk Indonesia harus didukung dan
didorong kemampuannya agar tetap eksis, sehingga dapat memperluas kesempatan
usaha dan memperluas lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja yang terus
bertambah jumlahnya serta untuk meningkatkan penghasilan petani dan masyarakat
secara lebih merata.
Oleh:
Ari Rahmat Hakim
Program Pascasarjana Universitas Diponegoro
Semarang
2004
PENGARUH
LINGKUNGAN BISNIS EXTERNAL DAN PERENCANAAN STRATEGI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
MANUFAKTUR
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris
dan menemukan kejelasan tentang fenomena pengaruh lingkungan bisnis eksternal
dan perencanaan strategik terhadap kinerja perusahaan manufaktur yang
terdaftar pada Bursa Efek Jakarta..
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi
terhadap pengembangan ilmu akuntansi manajemen, sistem pengendalian manajemen
dan manajemen strategik. Bagi perusahaan dan praktisi penelitian ini diharapkan
dapat memberikan kontribusi terhadap penyusunan rencana strategik dengan
meperhitungkan perubahan lingkungan bisnis eksternal yang semakin tidak
pasti itu serta menilai kinerja dengan perspektif yang lain dari pada
keuangan.
Oleh:
Yurniwati
Studi Ilmu Pertanian
Program Pasca Sarjana
Universitas Padjadjaran Bandung
POTENSI
DAN DAYA DUKUNG LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN
SOPPENG SULAWESI SELATAN
Potensi limbah pertanian sebagai pakan sapi potong di Kabupaten
Soppeng cukup tinggi, dimana produksi segarnya 356.309 ton, produksi kering
udara 231.930 ton, produksi BK 205.074 ton, produksi PK 12.157 dan produksi
TDN 92.283 ton. Produksi tertinggi dari jerami padi, dan ketersediaannya
tergolong dalam kategori sangat aman sebagai pakan sapi potong. Limbah
pertanian berdasarkan produksi segarnya dapat menampung/mendukung 139.456
ST, berdasarkan kering udara 127.085 ST, berdasrkan BK 89.896 ST, berdasarkan
PK 50.467 ST dan berdasarkan TDN 58.798 ST. Sehingga berdasarkan daya
dukung/daya tampungnya, populasi sapi potong di Kabupaten Soppeng masih
dapat ditingkatkan / ditambah masing-masing berdasarkan produksi segar
129.515 ST, kering udara 117.144 ST, BK 79.954 ST, PK 40.526 ST dan TDN
48.857 ST.
Strategi untuk mengembangkan limbah pertanian sebagai pakan
sapi potong di Kabupaten Soppeng adalah mendukung strategi konservasi
berdasarkan hasil analisis SWOT, yaitu meningkatkan kualitas limbah pertanian
sebelum dikonsumsi oleh ternak, tidak membakar jerami sehabis panen, perlu
ada tempat penampungan khusus limbah pertanian
Oleh:
H A E R U D D I N
Program Studi Ilmu Ternak
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2004
ANALISIS
TIPOLOGI DAN PENGEMBANGAN DESA-DESA PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG
PENGARUH
KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PT. CHEIL JEDANG INDONESIA
DI JOMBANG JAWA TIMUR
Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota/kabupaten
di Provinsi Lampung yang memiliki wilayah pesisir, dengan panjang garis
pantai 27,01 km dan luas desa pesisir 56,57 km2. Selain merupakan ibukota
provinsi, Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan tersibuk di
provinsi ini. Kawasan pesisir Kota Bandar Lampung merupakan kawasan yang
paling mendapat tekanan di Provinsi Lampung akibat tingginya intensitas
pemanfaatan sumberdaya di kawasan ini. Berkembangnya kawasan ini menjadi
sentra industri, pemukiman, perhubungan, pariwisata, dan perikanan menjadikan
kawasan ini salah satu kawasan yang paling terancam secara ekologis dan
rawan terhadap berbagai konflik sosial ekonomi.
Oleh:
Evi Rahmalia
Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003
PEMANFAATAN
DANA INPRES DESA TERTINGGAL PASCA PROGRAM STUDI DI DESA KOPEN KECAMATAN
TERAS KABUPATEN BOYOLALI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh jenis usaha, besar dana yang diterima dan partisipasi anggota
terhadap keberlanjutan pemanfaatan dana IDT, yang diharapkan sebagai bahan
informasi bagi pihak yang berkepentingan dalam membuat kebijaksanaan untuk
memilih strategi pelaksanaan program sejenis.
Analisa data menggunakan program komputer SPSS versi 10,
Uji yang dilakukan adalah Uji validitas dan reliabilitas, Uji t, Uji F,
dan Koefesien Determinasi (R²) serta Uji asumsi klasik yaitu uji
normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisiti.
Oleh :
WALUYO JATI
Magister dalam Ilmu Manajemen
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2004
STRATEGI
PENGEMBANGAN “DANGKE” SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL DI KABUPATEN ENREKANG
SULAWESI SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja
produk industri kecil dangke, faktor-faktor kunci pengembangan serta alternative
strategi pengembangan sebagai produk unggulan lokal di kabupaten Enrekang
Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di sentra pengembangan industri
kecil dangke di kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan, selama 7 (tujuh)
bulan terhitung bulan Maret-September 2004, menggunakan analisis integrasi
Quality Function Deployment dan Analisis Prospektif.
Oleh:
MUH. RIDWAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2005
PERTUMBUHAN
DAN HASIL TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) YANG DIBERI PUPUK ORGANIK
DIFERMENTASI, Azospirillum sp., DAN PUPUK NITROGEN DI PANGALENGAN DAN
CISARUA
Penelitian dilaksanakan untuk mengkaji respons tanaman kentang
(Solanum tuberosum L.) terhadap pemberian pupuk organik difermentasi (porasi)
tanpa atau dengan pemberian inokulan Azospirillum sp. bersama pupuk N
serta untuk menentukan dosis optimum porasi dan pupuk N tanpa atau dengan
masukan inokulan Azospirillum sp. Percobaan telah dilakukan di dua lokasi,
yaitu Pangalengan, Jawa Barat, mulai bulan Mei 2002 sampai bulan September
2002 dan Kebun Percobaan PT. Biofarma, Cisarua, Jawa Barat, mulai bulan
Juni 2003 sampai bulan Oktober 2003 berupa percobaan lapangan.
Oleh :
NURMAYULIS
Magister Ilmu Pertanian
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2005
PERTUMBUHAN
DAN HASIL RAMI (Boehmeria nivea (L.) Gaud.) YANG DIBERI RAW MIX SEMEN
DAN MIKROORGANISME EFEKTIF M-BIO PADA TANAH GAMBUT
Penelitian telah dilakukan untuk mengkaji respons tanaman
rami (Boehmeria nivea (L.)Gaud.) klon Pujon 10 dengan masukan raw mix
semen dan mikroorganisme efektif M-Bio pada lahan gambut. Pada penelitian
itu dilaksanakan percobaan pot di dalam rumah kaca Fakultas Pertanian
UNAND dan percobaan lapang di lahan gambut masyarakat Anai-Lubuk Alung,
Sumatera Barat, mulai bulan November 2000 sampai Agustus 2002.
Oleh
RENI MAYERNI
Studi Ilmu Pertanian
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2004
PERSEPSI
ANGGOTA TENTANG PERAN PEMIMPIN KELOMPOK PADA MASYARAKAT MISKIN KOTA DI
KECAMATAN BOGOR TIMUR, KOTA BOGOR
Penelitian ini bertujuan: (1) Mengidentifikasi faktor-faktor
internal dan eksternal anggota kelompok swadaya masyarakat miskin perkotaan,
(2) Mengetahui persepsi anggota tentang peran pemimpin kelompok swadaya
masyarakat miskin perkotaan, dan (3) Menjelaskan hubungan antara faktor
internal dan eksternal dengan pesepsi anggota tentang peran pempimpin
kelompok pada masyarakat miskin perkotaan. Populasi penelitian ini adalah
anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) miskin kota di Kecamatan Bogor
Timur yang berada di bawah pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan
Perkotaan (P2KP) dengan sampel berjumlah 105 orang yang dipilih sesuai
kriteria kelompok yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode survey
dan untuk mendapatkan data dilakukan wawancara dengan responden dengan
menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Usaha untuk melihat hubungan
antar variabel yang diamati dianalisis dengan menggunakan tehnik korelasi
jenjang Spearman dan tehnik korelasi Tau-b Kendall.
Oleh:
SETIA BUDI MH
Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2005
PENGARUH
PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA
USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
Dalam upaya minimalisasi kelemahan-kelemahan UKMK, Departemen
Koperasi Dan UKM, melakukan pembinaan terhadap UKMK diantaranya dengan
Program Business Development Services (BDS). Program ini dilaksanakan
dalam upaya meningkatkan kinerja UKM. Program Business Development Services
(BDS) merupakan jasa layanan pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja
perusahaan, akses pasar dan kemampuan bersaing, yang bersifat non finansial,
bersifat dinamis dengan cakupan yang luas serta fokus pada kebutuhan UKMK.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
pengaruh Program Business Development Services (BDS) terhadap Kinerja
Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur dan untuk mengukur
serta membuktikan faktor-faktor Program Business Development Services
(BDS) yang dominan pengaruhnya terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil
Menengah (UKM) di Jawa Timur.
Oleh:
IMRON ROSYADI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
PENGENDALIAN
HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG
ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
Belalang kembara dalam kehidupannya berjalan, berpindah
dan berputar dengan menggunakan kaki serta terbang dengan menggetarkan
sayap. Belalang kembara memiliki alat indra mata, telinga dan kumis yang
digunakan sebagai antena. Alat indra tersebut berfungsi untuk mengatur
sistem perpindahan, informasi serta komunikasi antara belalang kembara
jantan dan betina dalam perkembangbiakannya. Berdasarkan pengamatan dan
literatur komunikasi sesama belalang kembara ini berada pada rentang frekuensi
puluhan kilo hertz dan merupakan jenis gelombang ultrasonik.
Gelombang ultrasonik (Ultrasonic waves) merupakan gelombang
mekanik longitudinal dengan frekuensi di atas 20 kHz yaitu daerah batas
pendengaran manusia. Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium
padat, cair dan gas. Hal ini disebabkan karena gelombang ultrasonik merupakan
rambatan energi dan momentum mekanik, rambatan energi ini berinteraksi
tergantung pada molekul dan sifat inersia medium yang dilaluinya.
Oleh:
STEPANUS SAHALA SITOMPUL
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
PERAN
DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS
DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
Penelitian ini menggunakan analisis regresi
berganda dengan menggunakan program SPSS versi 10. Uji yang digunakan
adalah uji t dan F, R² (koefisien determinasi) serta uji asumsi klasik.
Pemanfaatan dana Kukesra sebagian besar adalah untuk usaha ekonomi produktif
dan hanya sebagian kecil saja yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi.
Dana Kukesra, modal sendiri, pengalaman usaha dan tenaga kerja berpengaruh
signifikan dan positip terhadap pendapatan usaha.
Oleh:
NING HANDAYANI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2004
Analisis
Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan
Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan
Cukai)
Penelitian ini dimaksud untuk menguji pengaruh karakteristik
individu yang meliputi : keahlian, pendidikan, pengalaman kerja dan karakteristik
organisasi yang meliputi : sumber daya, iklim dan struktur sebagai variabel
bebas terhadap pengembangan karir pegawai sebagai variabel tidak bebas
atau terikat. Kuisioner yang digunakan untuk menguji berdasarkan kajian
teoritis. Pertanyaan dalam kuisinoer tersebut telah teruji validitasnya.
Responden penelitian ini adalah seluruh pegawai Kanwil VII DJBC Surabaya
yang berjumlah l86. Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 93.
Dan semua kuisioner dikembalikan serta diisi dengan benar sehingga layak
untuk diolah.
Oleh:
Siti Mahmodha Almalifah
Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
2004
PENGEMBANGAN
MODEL DATABASE SEBAGAI PENENTUAN INSENTIF BERBASIS PRESTASI KERJA STAF
ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN REKTORAT ITS
Dalam penelitian ini, meneliti hubungan antara variabel-variabel
yang mempengaruhi prestasi kerja yang meliputi variabel presensi, variabel
kualitas kerja, variabel kemampuan kerja, dan variabel potensi. Populasi
untuk penelitian ini adalah seluruh karyawan kantor rektorat ITS dengan
menggunakan sampel total populasi berjumlah 200 orang. Instrumen penelitian
yang digunakan menggunakan kuisioner. Variabel yang diteliti dalam penelitian
ini adalah variabel presensi, variabel kualitas kerja, variabel kemampuan
kerja dan variabel potensi. Teknik analisis data menggunakan model regresi
linier berganda.
Oleh :
ANY WERDHIASTUTIE
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SDM
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
PENGARUH
MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEKERJA SOSIAL PADA
UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SOSIAL PROPINSI JAWA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Apakah ada pengaruh
motivasi kerja terhadap kinerja pekerja sosial, Apakah ada pengaruh budaya
organisasi terhadap kinerja pekerja sosial dan Apakah motivasi kerja dan
budaya organisasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pekerja
sosial.
Hasil penelitian membuktikan bahwa motivasi kerja dan budaya
organisasi secara parsial mempengaruhi kinerja pekerja sosial. Yaitu Pengaruh
motivasi kerja terhadap kinerja pekerja sosial adalah positif. Hal ini
dapat dilihat dari nilai koefisien regresinya sebesar +0,444. berarti
semakin besar motivasi kerja pekerja sosial maka kinerjanya akan semakin
baik.
Oleh:
DEWI MA’RIFAH
Studi Pengembangan Sumber Daya Alam
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya
KOMITMEN
ORGANISASI POLITIK PADA PARTISIPASI PEREMPUAN DI TINGKAT JAWA TIMUR
Komitmen organisasi merupakan komitmen anggota baik laki
maupun perempuan pada suatu organisasi, karena menurut jumlah populasi
penduduk perempuan adalah mayoritas, maka untuk mengetahui sejauhmana
komitmen organisasi pada partisipasi perempuan dapat di ukur dari seberapa
banyak perempuan yang aktif , sejauhmana keterlibatan anggota perempuan
pada forum-forum permusyawaratan serta pada posisi apa perempuan dilibatkan
dalam suatu organisasi politik.
Meskipun partisipasi perempuan mengalami banyak hambatan,
terutama budaya organisasi serta system dan sumberdaya perempuan sendiri,
akan tetapi perjuangan untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan gender
harus terus diperjuangkan oleh kelompok perempuan yang selama ini termarginalisasikan.
Oleh:
YULIA ISTI’ANAH
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGA
SURABAYA
2004
BUDAYA
KERJA, KEMAMPUAN DAN KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO KEPEGAWAIAN
SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR
Penelitian ini termasuk penelitian analitik design cross
sectional dimana populasinya adalah pegawai negeri sipil di Biro Kepegawaian
Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur yang berjumlah 156 pegawai dengan
lamanya bekerja minimal 2 tahun. Besar sampel ditentukan berdasarkan rumus
n yaitu sejumlah 102 pegawai. Oleh karena populasi memiliki karakteristik
tertentu maka penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple
random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner.
Pengukuran terhadap variabel-variabel dijabarkan dalam item-item pernyataan
yang merujuk pada skala Likert, dengan kisaran skor antara 0 – 4. Variabel
dalam penelitian ini adalah variabel bebas budaya kerja yang terdiri dari
budaya kejujuran (X1), budaya ketekunan (X2), budaya kreativitas (X3),
budaya kedisiplinan (X4) dan budaya iptek (X5) sedangkan variabel terikatnya
adalah kemampuan (Y1) dan komitmen (Y2). Data dianalisis menggunakan analisis
regresi linear berganda (multiple regresi).
Oleh :
WIDYO YUDO PRAYITNO
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2004
FAKTOR
- FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PADA
PROGRAM GERDU TASKIN DI KABUPATEN JOMBANG
Penelitian ini berupaya menjawab permasalahan penelitian
yakni bagaimanakah pengaruh persepsi penerima program, intervensi perangkat
dan kinerja tenaga pendamping masyarakat terhadap pemberdayaan ekonomi
keluarga pada Program Gerdu Taskin di Kabupaten Jombang?. Untuk menjawab
permasalahan penelitian tersebut maka penelitian ini bermaksud menguji
variabel bebas dan variabel terikat dengan subyek penelitian yakni keluarga
miskin yang menjadi sasaran Program Gerdu Taskin tahun 2003 di Kabupaten
Jombang dengan sampel sebesar 201 rumah tangga miskin(RTM). Dengan penelitian
ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan penajaman konsep
tentang efektifitas pemberdayaan masyarakat miskin, serta untuk pembuatan
kebijakan tentang kemiskinan.
Oleh :
SYAIFUL BAHRI
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005
PENGEMBANGAN
MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT
LAMONGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pendidikan
berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh pondok pesantren Sunan Drajat
Lamongan sebagai obyek penelitian.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitikBesar
sampel adalah 200 orang dari santri dan pendidik. Teknik pengambilan sampel
pada penelitian ini dengan cara Accidental sample. Teknik analisis deskriptif
dalam hal ini antara lain penyajian data melalui tabel atau grafik. Perhitungan
data dengan menggunakan frekuensi dan penggunaan prosentase.
Oleh :
Ahmad Suyuthi
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya
PENGARUH
STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. H.M. SAMPOERNA
Tbk SURABAYA
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris,
variable stres kerja (konflik kerja, beban kerja, waktu kerja, karakteristik
tugas, dukungan kelompok dan pengaruh pimpinan) secara simultan dan parsial
berpengaruh signifikan terhadap kinerja motivasi kerja karyawan PT. H.M.
SAMPOERNA Tbk Surabaya.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi
tambahan bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam dunia industri tentang
stress kerja yang ada hubungannya dengan motivasi kerja dan kinerja karyawan
sehingga dapat dilakukan usaha-usaha untuk mengurangi stress kerja pada
karyawan.
Oleh:
Ni Nyoman Novitasari Andraeni
Studi Pengembangan Sumber Daya Alam
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya
DAMPAK
PROGRAM YAYASAN DAMANDIRI TERHADAP PEMENUHAN PENDIDIKAN ANAK DI KOTA SURABAYA
(Analisis
Pada Keluarga Binaan Dengan Skim Pundi Kencana)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
skim pundi kencana dari Yayasan Damandiri terhadap pemenuhan pendidikan
anak. Oleh karena program pundi kencana tidak berhubungan langsung dengan
pembiayaan pendidikan anak, maka sebelumnya diteliti pengaruh pemberian
kredit terhadap kesejahteraan keluarga debitur. Untuk itu hipotesis yang
diajukan dalam penelitian ini adalah pertama bahwa ada pengaruh yang signifikan
antara pemberian skim kredit pundi kencana terhadap tingkat kesejahteraan
keluarga debitur, kedua bahwa peningkatan kesejahteraan keluarga debitur
berpengaruh terhadap pemenuhan pendidikan anak.
Oleh :
Indah Ahdiah
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
JANUARI 2004
FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAHAN
DESA DI KABUPATEN KATINGAN PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
Penelitian ini bertujuan: pertama, untuk mengetahui
pengaruh tingkat pendidikan, pelatihan, motivasi, pengalaman kerja, sikap
loyal dan budaya kerja bersama-sama terhadap kinerja Kepala Desa di Kabupaten
Katingan; kedua, untuk mengetahui variabel mana yang dominan berpengaruhnya
terhadap kinerja Kepala Desa di Kabupaten Katingan, ketiga untuk mengetahui
perbedaan kinerja antara Kepala Desa berpendidikan SLTP ke bawah dengan
Kepala Desa berpendidikan di atas SLTP.
Oleh:
SAMSUDIN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
HUBUNGAN
KONTROL DIRI DAN PERSEPSI REMAJA TERHADAP PENERAPAN DISIPLIN ORANG TUA
DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK
Subjek dalam penelitian ini sebanyak 134 orang,
diambil dari siswa kelas 2 Madrasah Aliyah kota Jogjakarta dan yang tinggal
bersama orangtua. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala
kontrol diri, skala persepsi remaja terhadap penerapan disiplin otoriter
orangtua, skala persepsi remaja terhadap penerapan disiplin demokratis
orangtua, skala persepsi remaja terhadap penerapan disiplin permisif orangtua
dan skala prokrastinasi akademik.
Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi
sederhana dengan bantuan komputer program SPSS or Window 11.00
Oleh:
M Nur Ghufron
Program Pasca Sarjana
Universitas Gajah Mada Yogyakarta 2003
STRATEGI
PENGEMBANGAN “DANGKE” SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL DI KABUPATEN ENREKANG
SULAWESI SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
tingkat kinerja produk industri kecil dangke, faktor-faktor kunci pengembangan
serta alternative strategi pengembangan sebagai produk unggulan lokal
di kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di
sentra pengembangan industri kecil dangke di kabupaten Enrekang Sulawesi
Selatan, selama 7 (tujuh) bulan terhitung bulan Maret-September 2004,
menggunakan analisis integrasi Quality Function Deployment dan Analisis
Prospektif.
Oleh:
MUH. RIDWAN
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2005
PERTUMBUHAN
DAN HASIL TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) YANG DIBERI PUPUK ORGANIK
DIFERMENTASI, Azospirillum sp., DAN PUPUK NITROGEN DI PANGALENGAN DAN
CISARUA
Penelitian dilaksanakan untuk mengkaji respons
tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) terhadap pemberian pupuk organik
difermentasi (porasi) tanpa atau dengan pemberian inokulan Azospirillum
sp. bersama pupuk N serta untuk menentukan dosis optimum porasi dan pupuk
N tanpa atau dengan masukan inokulan Azospirillum sp. Percobaan telah
dilakukan di dua lokasi, yaitu Pangalengan, Jawa Barat, mulai bulan Mei
2002 sampai bulan September 2002 dan Kebun Percobaan PT. Biofarma, Cisarua,
Jawa Barat, mulai bulan Juni 2003 sampai bulan Oktober 2003 berupa percobaan
lapangan.
Oleh :
NURMAYULIS
Magister Ilmu Pertanian
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BANDUNG
2005
|