Edition 109/XI/2010
 Search    Edition
Aneka Peristiwa | Cerita sampul | DNIKS | Dokter Anda | Forum Kita | Gema Redaksi | Gemari Show | Info | Kesejahteraan Kel | Kolom Khusus | Laporan Daerah | Laporan Khusus | Laporan Utama | Liputan Khusus | Opini | Pendidikan | Posdaya | Remaja & Pembangunan | Seputar Raker | Stop Press | Tokoh Teladan | Wawancara
 
Select Edition     
Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, MSi:
Kiprah Damandiri Berdayakan Masyarakat Sangat Nyata

Laporan: Herman
 
Di sela-sela peringatan ulang tahun Yayasan Damandiri ke-14 belum lama ini, Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, MSi, atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengucapkan selamat ulang tahun dan hari jadi Yayasan Damandiri ke-14. “Saya sungguh berbahagia karena kiprah Yayasan Damandiri dalam rangka memberdayakan masyarakat sungguh sangat nyata,” ucapnya saat ditemui Gemari di sela HUT Yayasan Damandiri ke-14 di Gedung Granadi, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, 15 Januari lalu.
Karena itu pula, kata Drs H Triyono Budi Sasongko, MSi, atas nama masyarakat Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga ia mengucapkan terima kasih, karena selama ini Yayasan Damandiri telah bermitra dengan Pemkab Purbalingga untuk mewujudkan masyarakat sejahtera melalui gerakan Posdaya.
Diakui Triyono, basic kegiatan di Purbalingga dengan keberadaan Posyandu Pratama dan Posyandu Madya dan Posyandu Mandiri, kemudian merevitalisasikan Posyandu Mandiri untuk lebih baik lagi, yaitu dengan aktivitas Pos Pemberdayaan Keluarga atau Posdaya. Di Posdaya inilah kegiatan semakin marak melalui pendidikan keluarga, kesehatan keluarga, ekonomi keluarga sekaligus pemberdayaan lingkungan.
“Jadi, empat pilar itu benar-benar dipahami dan dikembangkan oleh warga masyarakat Purbalingga, khususnya di Posdaya yang sudah terbentuk di hampir seluruh desa,” jelas Bupati Purbalingga ini, yang ketika itu didampingi istrinya saat wawancara berlangsung di loby Gedung Granadi, Jakarta.
“Kami punya 239 desa, setidaknya di masing-masing desa sudah ada Posdaya, dan itu menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat yang ada ditingkat grassroot. Ini merupakan suatu yang luar biasa di dalam rangka ingin memberdayakan masyarakat secara nyata,” urai Triyono semangat.
Ketika ditanya harapannya kepada kiprah Yayasan Damandiri, ia menjawab, Yayasan Damandiri diharapkan tetap bermitra dengan Pemkab Purbalingga dalam upaya memberantas kemiskinan dan memperluas lapangan pekerjaan di tingkat pedesaan, dengan upaya pemberdayaan masyarakat.
Ditanya lagi apa sarannya terhadap Yayasan Damandiri, Triyono mengimbau, Yayasan Damandiri perlu menjangkau secara lebih luas karena kebutuhan pengembangan kelembagaan SDM sekaligus stimulasi ekonomi rakyat ini memang perlu mendapat sentuhan lebih besar dari Yayasan Damandiri. “Tentunya bersama-sama stakeholder yang lain dan Pemkab Purbalingga,” harap Bupati Purbalingga ini lagi.
Ia mengungkapkan, memang tidak ada gading yang tak retak, namun kekurangan ini bisa disiasati dengan kebersamaan semua pihak, baik antara pemda dengan perguruan tinggi, termasuk juga Yayasan Damandiri sendiri. “Sehingga, seperti keterbatasan narasumber mungkin saya pikir itu ada, tetapi bisa ditanggulangi dengan perguruan tinggi setempat,” ujar Triyono akhirnya.
Selengkapnya…PDF
 
 
Isi Komentar  Baca Komentar
Kirim Artikel  Cetak Artikel

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online