Dari HUT Yayasan Damandiri ke-14: Seremonial bagi Penerima Penghargaan Damandiri Terbaik
Laporan: Hari Setyowanto
Siang itu, Jumat, 15 Januari 2010, ruang Paramitha Ballroom, Gedung Granadi, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, begitu riuh dan semarak. Orang-orang memenuhi ruangan yang sangat luas itu. Bahkan, seluruh sudut ruangan nyaris tak bersisa. Semua dipenuhi undangan maupun pengisi acara. Rupanya salah satu Yayasan yang didirikan HM Soeharto bersama tokoh-tokoh nasional, yaitu Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) merayakan hari ulang tahunnya yang ke-14. Pada perayaan kali ini, seperti juga dilakukan pada HUT yang lalu, Damandiri merayakannya bersama para mitra, para binaan, dan masyarakat berbagai kalangan.
Kebahagian dan kegembiraan semakin lengkap dengan kehadiran para pejuang kesejahteraan yang tak lain adalah para pelaku penggiat, pendamping, pembina pemberdayaan masyarakat. Mereka datang dari berbagai perguruan tinggi, pengusaha kecil, dosen, mahasiswa, tokoh masyarakat. Mereka inilah yang diundang secara khusus karena menjadi penerima Penghargaan Damandiri Terbaik dari empat kategori – Posdaya, Kewirausahaan, Mahasiswa KKN Tematik Posdaya, dan Dosen Pendamping Lapangan dalam kegiatan KKN Tematik Posdaya.
Dalam perayaan HUT Yayasan Damandiri 14 tahun ini bukan sekadar dikemas sebagai wujud syukur atas keberlangsungan berbagai program pemberdayaan masyarakat dalam mendorong meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) dan mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat secara ekonomi, tetapi ada unsur pembelajaran yang patut diacungi jempol, yakni dengan digelarnya sesi dialog yang dikemas dalam beberapa sesi dengan tema variatif: Posdaya, Kewirausahaan, Mahasiswa dan Dosen Pembina Lapangan. Tampil sebagai narasumber adalah mereka para penerima Penghargaan Damandiri Terbaik, serta walikota, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perbankan mitra Damandiri.
Host yang mengawal dialog ini merupakan sosok luar biasa dan istimewa Prof Dr Haryono Suyono (Menko Kesra era Pemerintahan Presiden HM Soeharto dan BJ Habibie), dan Dr Subiakto Tjakrawerdaja (Menteri Koperasi dan PPN dua periode era HM Soeharto) serta didampingi empat presenter dari empat stasiun TVRI (Pusat, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya).
Hamparan senyum, tawa, kegembiraan dan kebahagian bercampur jadi satu. Sementara dari sudut-sudut tertentu, beberapa angle kamera televisi siap merekam serta mengabadikan. Semoga saja misi yang digagas Pak Harto, pendiri Yayasan Damandiri, bisa seharum dan sewangi tujuan mulia yang diinginkannya, dan semua itu untuk membantu mewujudkan manusia seutuhnya. Semoga!
Syair Kesra…PDF Video Mars Posdaya Penerima Damandiri Award Posdaya(Video) Penerima Damandiri Award Wira Usaha(Video) Penerima Damandiri Award Mahasiswa/Pembina(Video) Selengkapnya…PDF