Media massa dinilai punya andil besar dalam mempromosikan program Keluarga Berencana (KB) di masyarakat. Terkait hal ini, Kantor Keluarga Berencana Jakarta Timur pada 13 Oktober 2009 lalu menggelar Seminar Sosialisasi kepada Media Massa tentang Implementasi Program Kelangsungan Hidup Ibu, Bayi dan Anak (KHIBA) di Kantor BKKB Kodya Jaktim.
Hadir sebagai nara sumber, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP dan KB) Provinsi DKI Jakarta Drs Hendry Nofrizal dan Kepala Klinik Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia (PKMI) dr Asri, didampingi Kasubdit PSM Kantor KB Jakarta Timur Drs H Herry Sudradjat sebagai pemandu acara.
Menurut Kepala Kantor KB Jakarta Timur Syrus Siregar, dalam lima tahun belakangan program KB mulai ditinggalkan masyarakat. Hal ini berbeda saat di masa Orde Baru, di mana program KB menjadi primadona. “Agar program KB dapat berjalan dengan baik dan maksimal, kami meminta dukungan dari media massa dan instansi terkait lainnya untuk ikut mensosialisasikan program dan pelayanan KB kepada masyarakat,” imbaunya.
Syrus mengungkapkan, pelayanan kesehatan dengan KB memiliki perbedaan cukup tajam. “Jika KB, walau petugas yang mencari-cari calon akseptor serta dikasih ongkos dan diberikan obat secara gratis, tetap masih saja susah mencari calon akseptor. Tetapi jika kesehatan beda. Karena justru mereka yang mencari dokter, sesudah itu harus membayar dan membeli obatnya,” paparnya.
Untuk meningkatkan akseptor KB di Jakarta Timur, ungkap Syrus, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke tempat-tempat kumuh yang umumnya dihuni masyarakat kurang mampu. “Seperti kita ketahui bahwa di tempat-tempat kumuh seperti itulah banyak warga tidak melakukan program KB. Saya berharap sosialisasi tentang program KB ke tempat tersebut dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya program KB.
Sosialisasi KHIBA diikuti sekitar 70 orang, terdiri dari wartawan yang ada di Jakarta Timur serta unsur penyuluh KB, mulai dari tingkat kecamatan sampai kelurahan. Materi yang dibahas antara lain implementasi program KHIBA untuk perencanaan kehamilan yang aman dan sehat, serta membahas perawatan ibu dan anak pasca melahirkan.
Selengkapnya…PDF |