Edition 94/IX/2008
 Search    Edition
Aneka Peristiwa | Cerita sampul | Dokter Anda | Forum Gemari | Forum Kita | Gema Redaksi | Gemari Show | Haryono Show | Kesejahteraan Kel | Kolom Khusus | Laporan Daerah | Laporan Utama | Liputan Khusus | Opini | Pendidikan | Posdaya | Remaja & Pembangunan | Stop Press | Tokoh Teladan | Wawancara | Wirausaha
 
Select Edition     
Award of Excellence untuk Prof. Dr. Haryono Suyono dari PARTNERS

Laporan: Haesa
 
Mantan Kepala BKKBN/Menteri Kependudukan dan Menko Kesra RI, Prof. Dr. Haryono Suyono, pada Konperensi Internasioanl Kependudukan dan Pembangunan yang diselenggarakan oleh Partners in Population and Development, UNFPA PBB dan Pemerintah Uganda di Kampala, telah menerima penghargaan dunia Award in Excellence karena jasa-jasanya dalam mendirikan dan mengembangkan Partners in Population and Development dan program kependudukan dunia dalam waktu yang lama, setidak-tidaknya yang mencapai puncaknya pada tahun 1994 di Kairo, Mesir.

Penghargaan yang untuk pertama kali diberikan kepada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa dalam bidang kependudukan dan pembangunan itu diserahkan secara langsung oleh Ibu Negara Republik Uganda, Mrs. Jonet K.Museveni, MP. Penghargaan itu diserahkn pada saat upacara pembukaan Konperensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan yang diadakan di Kampala, Ibukota Uganda pada hari Senin tanggal 24 Nopember 2008. Selain kepada Prof. Dr. Haryono Suyono dari Indonesia, penghargaan yang sama diserahkan juga kepada Dr. Nafis Sadik, mantan Deputy Sekjen PBB bidang Kependudukan, UNFPA, Dr. Jyoti Sangkar Singh, Deputy Dirjen UNFPA, Prof. Dr. Nabiha Guedana, mantan Menteri Sosial dan Kepala KB Tunisia, Dr. Steven Sinding, Mantan Dirjen IPPF, dan Dr. Sara Seims, Direktur Kependudukan The William and Flora Hewlett Foundation dari Amerika Serikat.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan dalam suatu upacara khusus secara khidmat yang antara lain dihadiri oleh Dr. Sugiri Syarif MPA, Kepala BKKBN Pusat, para Menteri dan Kepala Program Kependudukan dan KB anggota Partners, serta disaksikan oleh sekitar 500 peserta Konperensi yang berasal dari lebih 22 negara, wakil-wakil komunitas donor, para Menteri dan anggota parlemen Uganda serta para ahli dan LSM dari Uganda dan negara-negara sekitarnya seperti Kenya, Etiopia, Afrika Selatan, Ghana, Zimbabwe, Mesir dan lainnya. Penyerahan penghargaan itu sekaligus merupakan momentum yang diadakan khusus untuk membuka acara seri peringatan Konperensi Kependudukan Dunia 1994 yang sangat berhasil. Dalam Konperensi Kependudukan di Kairo di tahun 1994 itu, utusan Indonesia yang dipimpin Prof. Dr. Haryono Suyono, bersama utusan Tunisia, Zimbabwe, dan lainnya, dalam rangka Gerakan Non Blok, telah memainkan peran yang sangat strategis. Diprakarsai oleh Prof. Dr. Haryono Suyono dan Dr. Sreve Sindings, anggota negara-negara non blok dan beberapa negara maju, di Kairo, disepakati pembentukan organisasi Partners in Populayion and Development.

Konperensi Kependudukan di Uganda itu merupakan usaha untuk menggugah kembali penanganan kependudukan yang dimulai di negara-negara Asia dengan berhasil, dikaitkan dengan penanganan masalah kesehatan reproduksi, HIV AIDs serta MDGs. Dengan memberikan penghargaan itu, para ahli dan aktifis kependudukan bermaksud mengingat dan sekaligus melanjutkan program-program kependudukan dan KB yang berhasil di masa lalu. Dengan mengingat jasa-jasa tokoh-tokoh dunia itu mereka ingin mengembangkan komitmen yang sama untuk menyelesaikan target-target dan sasaran MDGs yang diharapkan tuntas pada tahun 2015.

Penyerahan pengahrgaan itu sekaligus merupakan awal dari Konperensi yang akan berlangsung sampai hari Kamis. Konperensi dilanjutkan dengan pertemuan para Menteri dan Kepala Kependudukan Dunia serta acara-acara lapangan sampai akhir minngu ini. Para peserta juga mendapat penjelasan, bahwa dengan balajar dari pengalaman mengajak pasangan usia subur ber-KB, dalam menangani HIV AIDs yang sangat luas di negaranya, telah berhasil menurunkan kasus HIVAIDS dari lebih 30 persen pada tahun 2005, menjadi hanya sekitar 6 persen tahun ini. Uapaya yang sangat berhasil itu dilakukan dengan melibatkan masyarakat, termasuk generasi muda secara intensif. (HS).
 
 
Isi Komentar  Baca Komentar
Kirim Artikel  Cetak Artikel

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online