Edition 73/VIII/2007
 Search    Edition
Aneka Peristiwa | Cerita sampul | Dokter Anda | Forum Kita | Gema Redaksi | Gema stroke | Info | Kesejahteraan Kel | Kolom Khusus | Laporan Daerah | Laporan Utama | Liputan Khusus | Opini | Pendidikan | Remaja & Pembangunan | Stop Press | Tokoh Teladan | Wawancara | Wirausaha
 
Select Edition     
11 Tahun Yayasan Damandiri:
Membangun Posdaya Meningkatkan Kesejahteran Keluarga

Laporan: Redaksi Damandiri
 
Tanggal 15 Januari 2007 Yayasan Damandiri genap berusia 11 tahun. Di usia ini Yayasan Damandiri semakin mantap memiliki keberpihakan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan. Berbagai program yang telah dan akan terus dilaksanakan, antara lain: Pembinaan Bidan Desa, Pengembangan SMA Unggul, Bantuan SPP Mahasiswa S1 dan bantuan Penelitian Mahasiswa S2/S3, serta bantuan modal usaha melalui aneka skim kredit bekerjasama dengan sejumlah mitra bank. Memasuki usia yang ke-11 ini, Yayasan Damandiri siap meluncurkan program baru yaitu Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) sebagai kekuatan utama dalam meningkatkan pembangunan keluarga sejahtera.

Hal ini terungkap dalam syukuran Ulang Tahun Yayasan Damandiri ke-11 yang dilaksanakan secara sederhana di Gedung Granadi lantai 2, Kuningan Jakarta. Syukuran ini dihadiri oleh sejumlah mitra Yayasan Damandiri dari unsur: perbankan, perguruan tinggi, sekolah, perusahaan asuransi, pimpinan dan staf Yayasan Damandiri, para wartawan dari media cetak dan elektronik, serta undangan lainnya. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Prof. Dr. Haryono Suyono sebagai Wakil Ketua I didampingi Bapak Subiakto Tjakrawerdaja sebagai Sektretaris Yayasan Damandiri.

Dalam syukuran ulang tahun ke-11 ini, Yayasan Damandiri secara simbolis menyerahkan asuransi kecelakaan (Asuransi Usahakoe) kepada lebih dari 100.000 nasabah Kredit Program Yayasan Damandiri (Kredit Pundi dan Sudara), asuransi pendidikan kepada lebih dari 4.500 siswa SMA yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan asuransi kecelakaan bagi karyawan dan wartawan media mitra kerja Yayasan Damandiri. Asuransi Usahakoe hasil kerjasama dengan PT Asuransi Bumida memberikan jaminan kecelakaan kepada pelaku usaha Kredit Pundi dan Kredit Sudara yang notabene nasabah Bank Mitra Yayasan Damandiri. Bagi nasabah yang mengalami resiko meninggal dunia akibat kecelakaan akan mendapat bantuan untuk keluarganya sebesar Rp 5.000.000 ditambah sumbangan pemakaman Rp 1.000.000. Nasabah yang mengalami resiko cacat tetap akibat kecelakaan akan memperoleh bantuan setinggi-tingginya Rp 5.000.000. Begitu juga asuransi pendidikan yang bekerjasama dengan PT Asuransi Umum Bumi Putera 1912, memberikan jaminan kecelakaan kepada orangtua anak SMA Unggul binaan Yayasan Damandiri hingga anak tersebut lulus dari sekolah. Asuransi ini merupakan kepedulian Yayasan Damandiri terhadap jaminan anak-anak untuk meningkatkan mutu sebagai sumbangan besar peningkatan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan.

Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Yayasan Damandiri) didirikan pada tanggal 15 Januari 1996 lalu oleh HM Soeharto sebagai pribadi yang bertepatan saat itu sebagai Presiden RI. Sebagai pendiri HM Soeharto juga menjadi ketua yayasan ini, didampingi oleh Haryono Suyono sebagai Wakil Ketua I. Tujuan utama Yayasan ini adalah membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan khususnya bidang kesehatan, pendidikan, dan kewirausahaan. Kiprah yayasan ini diawali dengan program Takesra (Tabungan Keluarga Sejahtera) dan Kukesra (Kredit Usaha Keluarga Sejahtera) bagi keluarga pra sejahtera dan sejahtera I. Kemudian ditingkatkan dengan program lanjutan yang bernama KPKU (Kredit Pengembangan Kemitraan Usaha) dan skim kredit lainnya. Sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat, Yayasan Damandiri menyalurkan skim kredit baru bernama Pundi (Pembinaan Usaha Mandiri) dan Kredit Sudara. Penyaluran kredit mikro ini sudah mencapai Rp 827,8 milyar modal bergulir untuk sekitar 200.000 nasabah mitra perbankan, yaitu 2 bank umum, 12 Bank Pembangunan Daerah, dan 30 Bank Perkreditan Rakyat.

Dalam pengembangan SDM, telah dilakukan pengembangan sekitar 200 Sekolah Menengah Atas Unggul (SMA Unggul). Pada sekolah ini, lebih dari 1.400 guru dan kepala sekolahnya telah diberikan kesempatan untuk magang di sekolah unggulan. Begitu pula sekitar 2.500 siswanya yang berasal dari keluarga kurang beruntung, diberikan pelatihan atau kursus life skills. Untuk menunjang kegiatan akademik, perpustakaannya diberikan bantuan komputer dan buku-buku pelajaran. Melalui upaya ini diharapkan mutu sekolah meningkat. Indikatornya adalah lulusan sekolah tersebut tidak ada yang menganggur. Mereka dapat melanjutkan sekolah ke PT pavorit atau bekerja dengan bekal hasil pelatihan tersebut.

Di tingkat perguruan tinggi, Yayasan Damandiri telah memberikan bantuan SPP kepada tidak kurang dari 8.500 mahasiswa S1, bantuan biaya penyusunan Tesis dan Disertasi kepada sekitar 1.000 mahasiswa S2 dan S3. Untuk membantu para bidan desa dalam melaksanakan tugasnya, Yayasan Damandiri juga telah memberikan pelatihan kepada sekitar 4.000 bidan desa.

Tahun 2007 program pemberdayaan SDM akan terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Upaya ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan dan kemampuan peran dan fungsi keluarga ke arah yang lebih baik. Untuk lebih memperkuat pengembangan Jaringan Posdaya ini secara global, Yayasan Damandiri sedang mengembangkan “Nasional and Internasional Strategic Cooperation and Training on Social Development”. Lembaga ini diharapkan menjadi forum dari Yayasan Damandiri untuk mengembangkan visi dan misinya secara profesional dan global serta bisa dinikmati rakyat banyak melalui berbagai penjabaran dalam bentuk program dan kegiatan yang dirancang oleh kalangan yang luas secara partisipatif. Oleh karena itu lembaga ini akan bekerja sama dengan berbagai lembaga pembangunan sosial ekonomi, seperti koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah, serta kalangan Perguruan Tinggi dan kaum intelektual dari dalam dan luar negeri. Intinya adalah melibatkan partisipasi masyarakat secara professional, mandiri, luas, terbuka dan berkelanjutan.

Di usia 11 tahun ini Yayasan Damandiri boleh berbangga hati karena program pemberdayaan yang dikembangkannya mendapat respon positif dari berbagai kalangan mulai dari pemerintah (pusat dan daerah), perguruan tinggi, sekolah, perbankan, LSM, serta keluarga dan masyarakat khususnya yang kurang beruntung. Namun hari ulang tahun ini merupakan momentum bagi Yayasan Damandiri untuk mengevaluasi program yang telah dilakukan dan sekaligus meningkatkannya sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan penuntasan kemiskinan. Semoga.





Yayasan Damandiri, Gedung Granadi Lt. 11
Jln. HR Rasuna Said Blok X Kav 8-9
Kuningan Jakarta Selatan 12950
Telp. 021-2524981, 84, 85 fax : 021-2524985
 
 
Isi Komentar  Baca Komentar
Kirim Artikel  Cetak Artikel

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online