Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting. Keluaga adalah wahana pertama dan utama dalam pembangunan anggotanya, dan dengan demikian keluarga adalah wahana pembangunan bangsa. Namun, di banyak negara berkembang kondisi keluarga sangat lemah, pendidikan
Apabila Posyandu mampu menghayati fungsi-fungsi tersebut, dan selanjutnya menjadikannya sebagai program untuk memberdayakan keluarga secara konsisten dan berkelanjutan, diharapkan pada akhirnya setiap kelurga bisa menjadi keluarga sejahtera.Apabila setiap keluarga bisa berkembang menjadi keluarga
BAB III LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSYANDU MANDIRI -Pengembangan Program Posyandu Mandiri
1. Anak dalam Janin - Posyandu Pemberdayaan Ibu Hamil.
2. Anak Batita dan Balita - Posyandu Pemberdayaan Batita dan Balita
3. Anak Siap SD - SMP - Posyandu Pemberdayaan Anak Sekolah Remaja Usia SMA -
Posyandu Pemberdayaan Keluarga Remaja
5. Remaja Dewasa - Posyandu Pemberdayaan Keluarga Dewasa
6. Usia Lanjut - Lansia - Posyandu Pemberdayaan Keluaiga Lansia
-Program-Program Khusus Posyandu Mandiri
1. Penurunan Tingkat Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan
2. Dukungan pencegahan penyakit Kurang Gizi, Flu Burung dan
lainnya
3. Dukungan Kampanye Sadar HIV/AIDS
4. Program Wajib Belajar
5. Dukungan Program Pemberantasan Buta Aksara
6. Dukungan Kampanye Keluarga Sejahtera
BAB IV PENUTUP Pokok-pokok uraian diatas memberi prioritas kepada arahan penempatan penduduk dan keluarga sebagai titik sentral pembangunan. Apabila kita tidak waspada maka kegiatan bisa saja beralih kepadafokus perhatian pada program-program Posyandu . Tidak mustahil Posyandu melupakan sasarannya, keluarga dan manusia anggotanya, yang harus menjadi perhatian utama. Kegiatannya diusahakan menjadi sangat baik, bermutu dan diikuti