PEMBANGUNAN BERWAWASAN KEPENDUDUKAN HARUS MENJADI PRIMADONA (RAKERNAS KB 2005)
Laporan: H Nurochadi/Donni Hanafie
Revitalisasi dan re-estabilished Gerakan Keluarga Berencana Nasional (KB), kembali digodok para pakar dan petinggi negeri ini, di suasana bangsa padat tantangan awal tahun, tepatnya 21-24 Maret 2005. Tidak kurang dari 100 Bupati/Walikota, para Gubernur, kepala2 BKKBN Propinsi dan Kabupaten/Kota serta pimpinan departemen terkait berkumpul di Istana Negara untuk mendengarkan arahan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, tentang pentingnya Keluarga Berencana pada Pembukaan Rakernas BKKBN Tahun 2005.
Mantan Menko Kesra dan Taskin menilai langkah Presiden RI mengundang dan membuka Rapat Kerja Nasional di Istana Negara merupakan gebrakan strategis. Prof.Haryono Suyono yang juga mantan Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN meyakini, dalam suasana perhatian dunia terhadap masalah kependudukan sedang berubah bentuk seperti sekarang ini, Gebrakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengandung harapan yang besar bahwa Indonesia bisa kembali menjadi pionir dalam mengembangkan pemberdayaan penduduk yang besar sebagai kekuatan dan modal pembangunan bangsa.
Kata kuncinya adalah Pembangunan Berwawasan Kependudukan.Didalamnya terentang upaya pemberdayaan manusia dan Keluarga Indonesia untuk maju, mandiri serta berkualitas Dengan semangat kebersamaan, upaya secara terpadu didukung partisaipasi semua kekuatan pembangunan upaya memotong rantai kemiskinan yang melilit bangsa akan menjadi kenyataan.
Begitu pentingnya RAKERNAS BKKBN 2005 tanggal 21 Maret 2005, penggodokan program dilanjutkan dalam acara “Pasca Rapat Kerja Keluarga Berencana Nasional Tahun 2005” selama 3 hari (22 Maret - 24 Maret 2005). Untuk menyimak urun rembug para pakar kependudukan dan petinggi negeri ini Gemari online dalam STOP PRESS medio Maret 2005, menyajikan secara lengkap materi kegiatan tersebut, dengan harapan Pembangunan Berwawasan Kependudukan menjadi primadona gerakan pembangunan di tingkat pusat maupun di tingkat daerah di era Otonomi Daerah sekarang ini. Pada gilirannya Keluarga-keluarga Indonesia yang maju mandiri dan berkualitas akan menjadi kenyataan. Amin Redaksi.
RAPAT KERJA KELUARGA BERENCANA NASIONAL TAHUN 2005