LEMBAGA INDONESIA UNTUK PENGEMBANGAN MANUSIA
LATAR BELAKANG
Human Development Index (HDI) Indonesia berada di urutan ke-112 di antara negara di Dunia menurut laporan UNDP tahun 2003. Hal ini menunjukan kualitas manusia Indonesia belum baik. Untuk itu perlu dilakukan upaya yang konkrit dan terarah.
Upaya peningkatan mutu manusia (Human Development) antara lain dapat dilakukan melalui pembangunan berwawasan penduduk dengan fokus pada peningkatan kesehatan keluarga dan lingkungannya, pelaksanaan keluarga berencana secara lestari, pendidikan, pelatihan dan peningkatan partisipasi keluarga dalam kegiatan ekonomi produktip.
Salah satu wujud kepedulian Universitas Airlangga terhadap peningkatan Human Development Index,dikembangkan lembaga yang disebut Lembaga Indonesia untuk Pengembangan Manusia = LIPM (Indonesian Institute for Human Development), disingkat dengan IIHD. Lembaga atau Institute ini berada di bawah kewenangan Program Pascasarjana Universitas Airlangga. IIHD dibentuk atas kerjasama Universitas Airlangga dengan Bank Jatim dan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Yayasan DAMANDIRI).
Dalam melaksanakan program kerjanya IIHD dilandasi oleh pola pikir bahwa untuk meningkatkan mutu Manusia Indonesia, para perumus dan penentu kebijaksanaan, utamanya ditingkat Kabupaten dan Kota seyogyanya mengacu pada berbagai variabel utama dari Indikator Pembangunan Sumber Daya Manusia (HDI) yaitu Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi.
B. VISI DAN MISI
VISI
Terdepan dalam pengembangan manusia.
MISI:
Meningkatkan HDI melalui upaya kesehatan, pendidikan dan pelatihan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.
C. TUJUAN UMUM
Meningkatnya kesejahteraan keluarga sehingga memiliki kualitas hidup yang memadai secara mandiri, tanpa menanggalkan nilai dan norma budaya sesuai tujuan pembangunan nasional dan pembangunan yang bermuara pada meningkatnya kualitas sumber daya manusia.
D. TUJUAN KHUSUS
1.Meningkatnya pemahaman pembangunan yang berwawasan penduduk di Indonesia.
2.Menghasilkan studi tentang kebijakan (policies) dan perencanaan pembangunan penduduk didaerah perkotaan (urbanized area) atau kabupaten yang berkembang secara berkelanjutan.
3.Penyempurnaan akses serta pelayanan publik dibidang kesehatan dan keluarga berencana, pendidikan dan ekonomi
keluarga dan koperasi.
4.Terjalinnya kerjasama, pertukaran pengalaman dan informasi antar Kabupaten / Kota dalam penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan berwawasan penduduk.
5. Mengembangkan rancangan model pembangunan berwawasan penduduk secara komprehensip dan integratip.
E. MANFAAT YANG DIHARAPKAN
1.Meningkatnya kesadaran, pengetahuan dan pemahaman serta komitmen dari semua pihak yang berkaitan (Stakeholders).
2. Meningkatnya kemampuan Perencana Pembangunan dalam mengintegrasikan pembangunan berorientasi Penduduk sebagai bagian dari pembangunan wilayah.
3. Meningkatnya jejaring informasi dan kerjasama antar lembaga di bidang pembangunan kewilayahan khususnya masalah perkotaan.
F. ORGANISASI PELAKSANA
Tim Penasehat adalah Rektor Universitas Airlangga, Direktur Program Pascasarjana Universitas Airlangga dan Ketua Program Studi Program Magister llmu Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Sedangkan sebagai pelaksana adalah beberapa dosen Program Magister Program Studi llmu Pengembangan Sumber Daya Manusia yang mempunyai pengalaman dan komitmen terhadap misi IIHD.
G. LANGKAH-LANCKAH KEGIATAN
Untuk kelancaran komunikasi antar Lembaga terkait maka dibentuk forum komunikasi. Pada tahap awal diprioritaskan 10 Kabupaten / Kota terpilih yaitu Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tulungagung, Kota Semarang, Kota Solo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Purbalingga Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Karangasem.
IIHD menunjuk Tim Pendamping dari Universitas/Perguruan Tinggi yang berdekatan dengan Kabupaten / Kota tersebut, yaitu Program Magister llmu Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga, Lembaga Pengabdian Masyarakat pada Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jend. Soedirman, Universitas Udayana, dan Sekolah Tinggi Teknik Jembrana, yang diharapkan mendukung program IIHD.
Hasil kajian dan inovasi dari setiap Kabupaten/Kota akan disajikan oleh Bupati / Walikota dalam suatu pertemuan forum Komunikasi yang akan diselenggarakan oleh Tim Pelaksana Program pada bulan September 2004.
Dari pertemuan forum Komunikasi tersebut diharapkan menghasilkan rancangan program/kegiatan dari setiap Kabupaten / Kota untuk melengkapi dan memperkuat program-program yang telah ada dan disebarluaskan ke
Kabupaten / Kota lain dalam jejaring nasional maupun internasional melalui AUICK (Asian Urban Informations Center of Kobe).
BAGAN ORGANISASI IIHD
Indonesian Institute for Human Development (IIHD) PDF |