Kamis, 02 Juli 2015
Edisi 173/XVI/2015
 Cari Artikel    Pada Edisi
  Cerita sampul | Forum Kita | Gema Redaksi | In Memoriam | Kolom Khusus | Laporan Utama | Pendidikan | Posdaya | PWRI | Sambut Tasyakuran | Stop Press
 
 
Polling
   
  
 Hasil Sementara 



Streaming Radio DFM Jakarta


22399540 Pengunjung
Sejak 28 Juni 2002
Pindah Edisi    
In Memoriam Pak Harto
Negarawan yang Membumi

Jenderal Besar TNI (Purn) Haji Muhammad Soeharto yang wafat pada Minggu, 27 Januari 2008 pukul 13.10 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, sepanjang hidupnya hanya memikirkan bagaimana menyejahterakan rakyat. Jauh dari kesan hidup mewah. Bahkan, almarhum Pak Harto (demikian beliau biasa disapa) memilih tinggal di rumah sederhananya di Tapos, Bogor agar tetap menyatu dengan rakyat. Begitulah ciri negarawan sejati yang selalu ingin membumi dengan kehidupan rakyat jelata. Selengkapnya...PDF
 
  Gema Redaksi  
Hari Keluarga Nasional
Para pembaca yang budiman, Akhir bulan lalu Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang yang dipimpin oleh Rektornya Prof Dr H Muhibbin, MAg, mengirim ratusan mahasiswa ke desa-desa di Kabupaten Temanggung melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Posdaya. Para mahasiswa melakukan pendataan seluruh keluarga pada Posdaya yang dibentuknya di setiap desa. Setelah pendataan diselesaikan, mereka menempatkan seluruh keluarga menurut posisinya dalam suatu roadmap menuju kepada keluarga sejahtera. Keluarga dibagi menjadi keluarga prasejahtera, keluarga sejahtera I, sejahtera II, sejahtera III dan sejahtera III plus.
 
  Posdaya  
Program CSR Holcim Tuban Bina 26 Posdaya
Setelah PT Holcim Indonesia Tbk, Pabrik Cilacap dan Bogor, melalui program CSR Holcim Pabrik Tuban melaunching 26 Posdaya di 6 desa, di 3 kecamatan sekitar wilayah ring 1. Posdaya dikembangkan sebagai salah satu sarana meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
  Stop Press  
Wong Ndeso (Orang Desa)
Sedulur... Dino iki aku lan kowe kabeh padha kumpul. Rembuge gayeng koyo kumbang kang lagi mbrengengeng. Saudara... Hari ini aku dan kamu semua berkumpul. Pembicaraan ramai meriah bersemangat seperti ramai/riuhnya suara kumbang yang sedang bertemu. Nanging... aku seneng. Paribasan nganti pating pethentheng, amrih warege weteng. Sedulur... Ana unen unen ngudari Gumbala ruwet...Tegese ngudari bolah ruwet...
 
  Laporan Utama  
Posdaya Solusi Meningkatan Kesejahteraan Keluarga
Kemiskinan menjadi persoalan serius dalam masyarakat Indonesia. Optimalisasi berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan. Mengentaskan kemiskinan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Partisipasi seluruh elemen bangsa, termasuk Posdaya melalui berbagai kegiatannya berkewajiban memberikan solusi ikut ambil perannya mengentaskan kemiskinan.
 
  Sambut Tasyakuran  
Dari Acara Family Gathering Ultah Prof Haryono ke-77
Berjuang Demi kesejahteraan Keluarga Indonesia

Alhamdulillaahirabbil’aalamiin. Demikian ucapan syukur yang diungkapkan Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono saat tasyakuran Ulang Tahun (Ultah) ke-77 pada Sabtu pagi 9 Mei 2015 lalu. “Hari ini adalah hari di mana kita semua bersatu padu. Hari ini adalah hari luar biasa yang saya mohon kita semua membulatkan tekad untuk tetap berjuang. Berjuang demi kebahagiaan dan kesejahteran keluarga di seluruh Indonesia.”
 
  Pendidikan  
Universitas Trilogi Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI
Kokohkan Rasa Kebangsaan Warga

Kemajuan ilmu pengetahuan dan tekonologi dewasa ini ternyata tidak seiring dengan semakin meningkatnya semangat kebangsaan warga di tanah air. Bahkan yang terjadi justru sebaliknya, kesadaran nasionalisme warga negara kian memudar. Apalagi diperparah berbagai problematika kebangsaan yang terjadi mulai dari kalangan elit bangsa hingga masyarakat kecil di pedesaan. Kondisi itulah yang menarik perhatian Civitas Akademika Universitas Trilogi Jakarta dengan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada Rabu, 27 Mei 2015 lalu.
 
  Forum Kita  
Dampak Positif Adanya Posdaya
Saat ini proses pemberdayaan keluarga melalui Posdaya mulai menggeliat dan mendapatkan perhatian yang sangat positif dari berbagai kalangan, utamanya dari perguruan tinggi, pemerintah daerah dan masyarakat luas. Adanya Posdaya di desa-desa akhir-akhir ini telah mampu merubah paradigma upaya pengentasan kemiskinan yang selama ini dianggap sukar dan hanya dalam angan-angan, berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan dan ada hasilnya. Kepedulian antar warga mulai muncul dan budaya bangsa, yaitu budaya gotong-royong yang selama proses reformasi berjalan terlihat mengendor, telah mampu dibangkitkan kembali. Orang kaya yang biasanya tidak peduli kepada tetangganya mulai berubah menjadi peduli dan perhatian.
 
  PWRI  
PWRI Peringati Halun Sejak Oktober 2014
Kurangnya rasa kepedulian sebagian masyarakat terhadap para lanjut usia dan penyandang disabilitas, mendorong seluruh anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) untuk menggaungkan Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN). Gaung GAUN ini akan terus bergema dalam rangka menyambut Hari Lanjut Usia Nasional pada 29 Mei 2015.
 
  In Memoriam  
Pesan Pak Harto:
Semoga Rakyat Banyak Dapat Pekerjaan, Indonesia Jaya dan Makmur

Tanggal 8 Juni 2015, merupakan Haul ke 94 almarhum HM Soeharto. Lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 8 Juni 1921, dan meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada usia 86 tahun. Ada satu pesan mulia menjelang wafatnya.
 
  Kolom Khusus  
MEMPERINGATI HARI KELUARGA NASIONAL
Hari Senin minggu depan, tepatnya tanggal 29 Juni 2015, adalah Hari Keluarga Nasional (Harganas). Hari Keluarga Nasional diperingati sebagai simbul peristiwa kembalinya keluarga Indonesia berkumpul kembali dengan seluruh anggotanya tatkala untuk beberapa bulan mereka dipisah-pisah oleh adanya penjajah Belanda yang ingin kembali merebut Indonesia setelah kita menyatakan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Beberapa tahun yang lalu Hari Keluarga Nasional diperingati bersama dengan Hari Koperasi dan Hari Pertanian karena sebagian besar keluarga Indonesia adalah keluarga petani dengan kegiatan utama dalam bidang pertanian. Untuk maju dalam bidang ekonomi, keluarga Indonesia dianjurkan agar dalam bidang ekonomi bergabung bersama keluarga lain dalam koperasi.


Username

@gemari.or.id
Password
Email Gratis, Klik disini
 
Stoppress
Wong Ndeso (Orang Desa)
Pandu Bangsaku di Radio DFM 103,4 Jakarta
Pramuka Pelopor Peduli Lingkungan
Majalah Gemari Tetap Santuni Keluarga Penderita Stroke
Konsisten Tigkatkan Kualitas SDM dan
Kesejahteraan Keluarga Indonesia
Penghargaan MURI untuk Damandiri
Dari Musda Hipprada Jateng 2014
“Hipprada Baru” Kembangkan Gudep Wilayah Berbasis Masyarakat melalui Posdaya
Mbak Titiek Soeharto:
Pilih Wakil Rakyat yang Jujur dan Bersih
Putri Bungsu Prof Dr Haryono Suyono
Rina Raih Sarjana Kedokteran
3 Pesan Bunda PAUD Nasional
Delegasi 3 Negara Terpikat Posdaya
 
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli

Kantor Berita Indonesia Gemari


Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Gemari : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 Gemari.or.id
designed by Gemari-Online